Kriminal
Share this on:

Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS

  • Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS
  • Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS

SURABAYA - Meski sudah susah payah mengumpulkan uang untuk membeli sabu-sabu (SS). Namun dua remaja ini tetap tak bisa merasakan sensasi mengisapnya.

Sebab saat baru merakit alat isap, mereka sudah digerebek polisi. Dua remaja itu adalah, Dicka Musyafilla Ardana,18, warga Jalan Sememi Jaya VI A nomor 60 Benowo dan Dicky Oddy Saputra,18, Jalan Sememi Jaya Gang VI nomor 26 Benowo Surabaya.

Penangkapan terhadap dua pemuda tersebut dilakukan tim Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal pada Rabu (16/9). Keduanya ditangkap di sebuah rumah kos di Jalan Manukan Kasman Nomor 15, Benowo. Saat ditangkap keduanya sedang merakit alat isap SS.

“Dari penggerebakan itu, kami mengamankan barang bukti berupa satu poket SS seberat 0,3 gram lengkap dengan alat isapnya,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto, Jumat (28/9).

Misdianto mengatakan penangkapan keduanya berawal dari informasi masyarakat yang mendapati kedua remaja usai melakukan transaksi SS di kawasan Benowo. Setelah didalami, polisi akhirnya mendapati identitas keduanya yang saat itu berada di kos.

“Setelah kami intai, keduanya bersiap untuk menggelar pesta SS. Kami pun segera melakukan penggerebekan,” terangnya.

Saat diperiksa di lokasi, keduanya tak bisa berkutik dan mengakui jika SS itu memang milik mereka. Menurut Misdianto, SS tersebut dibeli dari seorang kurir yang biasa mengambil SS dari kawasan Jalan Kunti. Mereka memesan melalui short message service (SMS) dengan harga Rp 200 ribu.

“Keduanya patungan untuk membeli SS ini,” lanjutnya.

Sementara itu, kepada polisi kedua pemuda ini mengaku baru pertama kali membeli SS dengan uang sendiri. Sebab keduanya mengaku penasaran dengan sensasi menikmati SS setelah sempat diajak oleh temannya.

“Saat itu saya diajak mengisap SS sama teman namun hanya sedikit. Lalu saya penasaran hingga ingin membeli sendiri,” ungkapnya. (yua/rud/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Dua anggota Polri dihadang kelompom kriminal bersenjata di sekitar kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8) kemarin.


Bawa Dua Koper, KPK Geledah Tiga Lokasi

Bawa Dua Koper, KPK Geledah Tiga Lokasi

Bukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) namanya jika tidak bereaksi cepat. Ini setelah mendapatkan beberapa sinyal kuat atas kasus dugaan suap impor bawang.


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


Jokowi Ancam Copot Pejabat yang Gagal Atasi Kebakaran Hutan

Jokowi Ancam Copot Pejabat yang Gagal Atasi Kebakaran Hutan

Presiden Joko Widodo memberikan arahan tegas terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

Tim jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mulai meneliti berkas kasus sabu Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat dan suaminya.


Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

PT INTI membantah dua orang yang terjaring OTT KPK, Rabu (31/7) dan Kamis (1/8) lalu, bukan pegawai perusahaan.


Amankan Dua Tersangka Suap, KPK Sita Dolar Singapura Hampir Semiliar

Amankan Dua Tersangka Suap, KPK Sita Dolar Singapura Hampir Semiliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo (APP).


Dua Tersangka Baru Kasus Meikarta JAKARTA -

Dua Tersangka Baru Kasus Meikarta JAKARTA -

KPK menetapkan Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto dalam dua perkara yang berbeda.


Kapal Terbalik, 150 Imigran Diperkirakan Tewas

Kapal Terbalik, 150 Imigran Diperkirakan Tewas

Sebanyak 150 imigran diperkirakan tewas, setelah dua kapal yang mereka tumpangi terbalik di lepas pantai Libya, Kamis (25/7) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!