Kriminal
Share this on:

Digerebek Polisi, Joki Balap Liar Kocar-kacir

  • Digerebek Polisi, Joki Balap Liar Kocar-kacir
  • Digerebek Polisi, Joki Balap Liar Kocar-kacir

**** - Suara dan terang lampu sirine mobil patroli anggota Satlantas Polres Ponorogo membuat puluhan pemuda di Jalan Baru semburat. Mereka berusaha menghindari petugas yang melakukan razia balap liar kemarin dini hari (19/8).

Sebelum turun ke jalan, polisi telah merancang strategi. Dengan menyebar dua tim sekaligus. Tim pertama bertugas menutup akses dari arah Stadion Batoro Katong. Tim kedua menutup jalur dari Jalan Juanda. Beberapa anggota lainnya bersiaga. Saat melihat petugas datang dari arah berlawanan, anak motor itu spontan berhamburan. Namun, tidak bisa kabur. Sebab, tim yang lain sudah menutup jalan.

Di lokasi tersebut, memang terpantau sejumlah pemuda yang berkumpul dan menyiapkan motor untuk balap liar. Jalan Baru memang biasa dijadikan sebagai ”sirkuit” bagi penggemar balap liar. Mereka memanfaatkan mulusnya jalan dan kelengahan petugas.

Kanit Patroli Satlantas Polres Ponorogo Ipda Syaiful Bahri mengatakan, selain jalan terusan menuju ke Stadion Batoro Katong tersebut, pihaknya memetakan beberapa titik potensi balap liar lainnya. Di antaranya, Jalan Raya Ponorogo-Pacitan (Denguk ke selatan), Jalan Aloon-Aloon Timur, dan Jalan Baru. ‘’Sebenarnya razia rutin terus kami gelar. Tapi, mereka tetap membandel,’’ katanya kepada Radar Ponorogo.

Polisi mengamankan tujuh unit sepeda motor. Mayoritas protolan dan berknalpot brong. Polisi lantas memeriksa satu per satu pengendara dan kelengkapan surat kendaraan. Hasilnya, 10 motor tidak dilengkapi STNK dan tidak membawa SIM.

Syaiful mengungkapkan razia balap liar digelar atas aduan dari masyarakat. Mereka kerap mengeluhkan aksi ugal-ugalan para remaja mengendarai sepeda motor di seputaran Jalan Baru. ‘’Barang bukti (sepeda motor) boleh diambil kalau mereka bisa memperlihatkan surat-suratnya dan mengembalikan spesifikasi motor seperti sediakala,’’ terangnya. (her/fin/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Usai membunuh Briptu Hedar, Senin (12/8), teror serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua terhadap personel kepolisian kembali terjadi di Kampung


Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas perkasa kasus penembakan yang dilakukan tersangka Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rahmat Efendi telah selesai. Dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.


Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Polisi Meksiko menemukan sembilan mayat dalam kondisi tergantung di jembatan layang Kota Uruapan, Negara Bagian Michoacan, Kamis (8/8).


Polisi Endus Metode Baru Pengiriman Barang Haram

Polisi Endus Metode Baru Pengiriman Barang Haram

Bandar narkotika terus mencari cara menyelundupkan narkotika.


Hubungan Polri dan Masyarakat Masih Buruk

Hubungan Polri dan Masyarakat Masih Buruk

Kasus pengeroyokan empat anggota polisi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan menunjukan hubungan Polri dan masyarakat masih buruk.


Tersangka Suap Bakamla Bertambah

Tersangka Suap Bakamla Bertambah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) menetapkan empat tersangka baru.


Hasil Test Psikologi Polisi yang Tembak Polisi Keluar 14 Hari Lagi

Hasil Test Psikologi Polisi yang Tembak Polisi Keluar 14 Hari Lagi

Brigadir Rangga Tianto, tersangka penembakan Bripka Rahmat di ruang SPKT Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7), kini ditahan di Rumah tahanan (Rutan


Polisi Dalami Isu Jual-Beli e-KTP dan KK di Medsos

Polisi Dalami Isu Jual-Beli e-KTP dan KK di Medsos

Jagat media sosial dibuat ramai dengan sebuah isu jual-beli data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK).


Polisi Tembak Polisi, Beban Kerja Berat Penghasilan Minim

Polisi Tembak Polisi, Beban Kerja Berat Penghasilan Minim

Bentuk arogansi polisi sangat kentara dalam kasus polisi tembak mati polisi di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7) malam.


Polisi Tembak Polisi, 7 Peluru Tewaskan Bripka Rachmat Effendy

Polisi Tembak Polisi, 7 Peluru Tewaskan Bripka Rachmat Effendy

Peristiwa tragis terjadi di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Polisi menembak polisi hanya karena ingin membebaskan salah satu tersangka tawuran.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!