Kriminal
Share this on:

Diimingi Duit Rp75 Ribu, Siswi SMP Mau Diintimi Berkali-kali

  • Diimingi Duit Rp75 Ribu, Siswi SMP Mau Diintimi Berkali-kali
  • Diimingi Duit Rp75 Ribu, Siswi SMP Mau Diintimi Berkali-kali

KOTABUMI - Siswi yang masih duduk di bangku Kelas III SMP Negeri di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengaku jadi korban pencabulan dan pemerkosaan oleh pelaku berinisial Im, yang terhitung masih tetangga korban itu sendiri.

Menurut pengakuan korban dihadapan petugas, perbuatan pelaku lebih dari dua kali. Dengan diiming-imingkan uang Rp75 ribu, korban terperdaya bujuk rayu sang predator anak tersebut.

Mirisnya lagi, perbuatan korban ada kaitannya dengan rekannya berinisial Tr (14) yang juga masih duduk di bangku SMP. Rekannya diduga meneria uang dari pelaku berkisar Rp75-100 ribu. Uang tersebut, dipergunakan pelaku untuk melancarkan aksi bejatnya kepada korban.

Korban berinisial PS (14), melapor ke Mapolres Lampura dengan ditemani sang kakak Wardana (33). Laporan itu tertuang di LP/84/B-1/I/2018/Polda Lampung/ SPKT-RES Lampura, tentang perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Bedasarkan informasi diperoleh, perbuatan pelaku diketahui oleh tetangga korban yang sering melihat korban dan pelaku Im bertemu di belakang kediaman pelaku tersebut. Setelah, diselidiki oleh pihak keluarga korban, ternyata korban mengaku sering diintimi pelaku di belakang rumahnya.

Pelaku yang masih tetangga sendiri itu, sering memberikan sejumlah uang kepada rekan korban. Sementara, korban diajak kencan berkali-kali hingga korban sendiri tidak ingat berapa kali di intimi Im yang diketahui telah lanjut usia tersebut.

Keluarga korban meminta kepada jajaran Polres Lampuyra, agar pelakunya segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan hukuman yang berlaku. “Kami tidak terima perlakuan Im terhadap adik saya. Dia (pelaku, Red) telah memperkosa dan mencabuli adik saya berkali-kali dengan iming uang Rp75 ribu,” kata Wardana, usai mendampingi adiknya melapor ke Mapolres Lampura, kemarin.

Sementara di hadapan petugas, korban menceritakan jika dirinya sering mendapatkan ancaman, jika dirinya menceritakan dengan orang lain perbuatan bejat tersangka. “Saya mendapatkan perilaku kasar jika tidak datang ke rumah dia (pelaku, red). Selain itu, dia juga sering mengancam akan membongkar rahasia itu kepada orang,” ucap korban PS.

Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Syahrial membenarkan, jika korban telah melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Lampura. “Laporan telah kita terima. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Secepatnya pelaku akan kita ringkus. Korban juga telah kita visum, dan hasilnya nanti kita ambil di RSUD Ryacudu Kotabumi,” pungaksnya. (ozy/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Duel, Pemuda Tewas Ditusuk Perutnya
Duel, Pemuda Tewas Ditusuk Perutnya

Berita Sejenis

Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Untuk kesekian kali, kasus pengeroyokan kembali terjadi.


Residivis Sabu Disergap, Seorang Lainnya Tengah On

Residivis Sabu Disergap, Seorang Lainnya Tengah On

Dua budak sabu berhasil dicokok Polres Ngawi. Kali pertama, petugas menangkap Habillah Dimas Setiawan (22), asal Magetan.


Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Sepasang ibu dan anak, warga Dusun Kendalduwur Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang ternyata sudah lima kali mengantarkan Uang Palsu kepada pemesan.


Tenteng Sabu, Oknum Polisi Dibekuk Polisi

Tenteng Sabu, Oknum Polisi Dibekuk Polisi

Wajah kepolisian Surabaya kali ini tercoreng.


Tas Dijambret, Mahasiswi PENS Terjatuh dan Koma

Tas Dijambret, Mahasiswi PENS Terjatuh dan Koma

Aksi perampasan kembali marak di Surabaya, kali ini korbannya adalah Lanisya Febriani,19.


Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Tidak tahan dengan ancaman yang dialaminya, Ji (16), warga Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, melaporkan kasus pencabulan ke Polsekta Telukbetung Utara.


Mau Ditolong, Ternyata Jambret

Mau Ditolong, Ternyata Jambret

Semula warga mau menolong Muhamad Matholil alias Sodik, karena dikira mengalami kecelakaan, Selasa (19/6) sekira pukul 18.00.


Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Tak punya uang untuk bayar uang Sekolah, siswa SMK Hofiuddin nekat menjambret handphone (HP) milik Siti (14), siswi SMP.


Rampung Ujian, Empat Pelajar SMP Pesta Miras di Kuburan

Rampung Ujian, Empat Pelajar SMP Pesta Miras di Kuburan

Ada-ada saja yang dilakukan para pelajar zaman now. Saking nylenehnya, mereka nekat menggelar pesta minuman keras (miras) di tempat pemakaman umum (TPU).


Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sedikitnya sembilan remaja yang masih duduk di bangku SMP terpaksa harus diturunkan di tengah jalan oleh petugas kepolisian Polsek Bener.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!