Kriminal
Share this on:

Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

  • Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap
  • Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

DIAMANKAN – Kepala BPOM Kota Semarang Endang Pudjiwati menunjukkan jamu ilagal yang diedarkan warga Desa Ujungrusi, Kabupaten Tegal. (afiati tsalitsati/radar semarang)

SEMARANG - Seorang penjual jamu ilegal di Kabupaten Tegal berhasil diringkus oleh petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang, Selasa (10/4).

Dari pelaku yang berinisial RN (40), petugas juga mengamankan setidaknya 2.904 dos jamu ilegal yang terdiri dari 27 item. Diketahui, pelaku mengedarkan jamu tersebut melalui media online.

Kasi Pendidikan BPOM Kota Semarang Agung Supriyanto menjelaskan, RN diamankan petugas di rumahnya di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Menurut dia, petugas sempat mengalami kesulitan saat meringkus RN, lantaran lorong gang menuju rumahnya sempit.

”Tadi kita tangkap penjual jamu ilegal berinisial RN di rumahnya, Kabupaten Tegal. RN selama ini jual jamu ilegal itu sampai ke Brebes dan Pemalang,” ujarnya Agung saat gelar di Kantor BPOM Semarang, Banyumanik.

Kepala BPOM Kota Semarang Endang Pudjiwati membeberkan, ribuan barang bukti jamu yang disita terdiri dari berbagai jenis mulai kemasan jamu pegal linu, obat kuat, hingga pil jamu jenis lainnya. Menurut Endang, jamu-jamu tersebut mengandung bahan kimia berbahaya.

Lebih jauh, RN telah mengedarkan jamu ilegal tersebut selama tiga tahun terakhir. Saat ini, petugas masih terus memperdalam penyelidikan untuk menelusuri jaringan pengedar jamu ilegal lainnya. RN menjual produk-produk racikan jamu ilegal tersebut melalui akun Facebook.

”Kami melakukan pengawasan terhadap akun media sosial yang menjual-belikan obat tradisional dengan berbagai macam khasiat. Obat yang kita amankan ini macam-macam, ada obat pegal linu, obat kuat, dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Barang bukti yang disita petugas, lanjut Endang, diduga mengandung bahan kimia. Jika dibiarkan, efek sampingnya sangat berbahaya apabila diminum tanpa dosis yang ditentukan, yakni dapat menyerang ginjal, lambung, hingga organ tubuh lainnya.

Kendati demikian, beberapa produk dari ribuan yang disita sebenarnya sudah terdaftar di BPOM. Namun, peredarannya telah dihentikan atau ditarik dari pasar lantaran kedapatan mengandung bahan kimia.

”Sebenarnya, pada tiap kemasan tercantum izinnya, tapi begitu dicek nomor registrasinya menggunakan aplikasi kami, tidak terdaftar (produknya),” imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, Endang mengimbau kepada masyarakat untuk dapat melaporkan bila menemukan hal serupa. Dia berharap, masyarakat memiliki peran aktif untuk menangkal peredaran jamu ilegal.

”Biar warga sekitar terlindungi. Karena itulah, konsumen harus jeli mengecek kemasan, segel, dan cek label. Izin edarnya juga harus berbadan hukum,” tambahnyaa.

Atas perbuatannya, RN dijerat dengan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 dengan penjara 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar. (tsa/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur
Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Berita Sejenis

Asyik Remi di Tengah Sawah, Dua Pria Ditangkap

Asyik Remi di Tengah Sawah, Dua Pria Ditangkap

Dua pria paruh baya ditangkap Unit Reskrim Polsek Kesesi Polres Pekalongan, Senin kemarin.


Asyik Pesta Miras, Gerombolan Muda Mudi di Lesehan Dibubarkan Polisi

Asyik Pesta Miras, Gerombolan Muda Mudi di Lesehan Dibubarkan Polisi

Sejumlah muda mudi yang tengah asyik berpesta minuman keras (miras) di salah satu lesehan di Jl. A. Yani Kota Tegal dibubarkan polisi.


Penjual Ciu di Gardu Perumahan Digerebek

Penjual Ciu di Gardu Perumahan Digerebek

Unit Reskrim Polsek Kedungwuni menggerebek Arofik , warga Dukuh Praan Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang nekad menjual miras.


Gembong Curat Miliki Senjata M16

Gembong Curat Miliki Senjata M16

Spesialis bobol rumah tewas ditembak aparat Satreskrim Polres Lahat lantaran pelaku berusaha melawan saat akan ditangkap.


Bawa Sabu 1 Kilogram, Pasutri Ditangkap BNN

Bawa Sabu 1 Kilogram, Pasutri Ditangkap BNN

Pasangan suami istri diamankan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Jambi di depan Polsek Jujuhan.


Mayat Pria Tanpa Identitas di Teras Rumah Belum Teridentifikasi

Mayat Pria Tanpa Identitas di Teras Rumah Belum Teridentifikasi

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di rumah milik H. Muntoha di Desa Pepedan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal.


Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok, Pedagang Diringkus

Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok, Pedagang Diringkus

Syaiful Bahrudin (29), warga Desa Karanganyar Gang 16 Kecamatan Tirto Kota Pekaongan ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Kamis (30/8) lalu.


Anggota Komplotan Curanmor di Brebes Ditangkap

Anggota Komplotan Curanmor di Brebes Ditangkap

Unit Reskrim Polsek Brebes berhasil mengungkap pelaku kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Desa Kalimati Kecamatan Brebes, kemarin.


Waspadai Penjualan Oli Oplosan

Waspadai Penjualan Oli Oplosan

Lantaran mengoplos oli ternama berbagai merk, pemilik bengkel kendaraan bermotor di kawasan Pesanggrahan ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Selatan.


Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Kemaluannya

Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Kemaluannya

Seorang warga negara Malaysia berinisial WK (38), ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta (Sotta) karena mencoba menyelundupkan narkoba.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!