Kriminal
Share this on:

Diputus Cintanya, Update Status, Lalu Gantung Diri

GORONTALO - Keramaian kompleks Pasar sentral Kota Gorontalo dibuat gempar dengan peristiwa gantung diri, Senin pagi (19/3). Inang S Antu alias Depy (21) ditemukan tewas gantung diri di salah satu kamar kosan miliknya yang terletak di dekat Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Depy nekat mengakhiri hidupnya diduga karena diputuskan oleh sang pacar. Hal ini terlihat dari status medsos miliknya sehari sebelum ditemukan tewas. Informasi yang dihimpun Gorontalo Post menyebutkan, jenazah Depy pertama kali ditemukan oleh sang pemilik kos, Mira Bagulu (57) yang curiga sempat dimintai tali oleh korban. Depy ditemukan sudah tergantung dengan seutas tali di tiang pintu kamar kos miliknya.

Sebelumnya, Depy sendiri sudah memperlihatkan gelagat mencurigakan sejak pagi hari. Wanita yang baru dua bulan menempati kamar kosan milik Mira Bagulu itu, sempat membuat status lewat media sosial whatsupp (WA) yang bernada perpisahan.

Dalam status WA miliknya, Depy seolah menumpahkan rasa kecewanya kepada salah seorang pria yang diduga merupakan mantan pacarnya. Usut punya usut mantan pacar Depy sendiri merupakan salah seorang pria warga Kabupaten Gorontalo, berinisial YT.

Dalam personal status yang dibuatnya melalui WA minggu (18/3) sekira pukul 16.36 wita, Depy menulis kata-kata seperti ini, "Nggak ada gunanya lagi aku hidup, mungkin ini yang kamu mau, jika dengan melihat aku hancur bisa membuat kamu bahagia, oke aku akan melakukan itu, nanti kamu datang, ngantarin aku ke tempat peristirahatan aku yang terakhir. nanti lia jo kalau memang nda percaya".

Tak hanya itu, masih dihari yang sama sekira pukul 18.16 wita, Depy kembali menulis status dengan nada sendu, "Mungkin nanti so jadi mayat ini diri baru dia mo percaya stow, jadi oke MAKASIH SO BEKENG KITA YAKIN AMBE INI KEPUTUSAN". Deretan status inilah yang kemudian membuat sebagian besar warga menduga, aksi nekat yang dilakukan oleh Depy itu karena stres dengan pacarnya.

Dikonfirmasi di lokasi kejadian, Ka SPKT Polsek Kota Selatan, Bripka Husain M. mengatakan, usai membuat status, Depy sempat menemui Mira Bagulu yang tidak lain merupakan pemilik kos untuk meminta seutas tali. Namun saat itu tidak diberikan oleh Mira. "Mira sempat tanya ke Depy kalau tali mo dibuat apa, tapi tidak dijawab, makanya tali tidak dikasih, nggak taunya tali dia yang dipakai gantung diri kalau dapat dari mana," terangnya.

Tak berselang lama kemudian, Mira menemukan Depy sudah tergantung di tiang pintu kamar kosnya sendiri. Mendapati hal ini, sekira pukul 10.30 wita, Mira langsung melaporkan persoalan ini kepada pihak kepolisian terdekat. Tiba di lokasi kejadian, polisi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu buah handphone yang diduga milik korban.

Husain juga mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus gantung diri itu. "Ada dua saksi yang kami periksa, termasuk salah seorang teman dekat korban," ujarnya.

Sementara itu, terpisah Lurah Limba U1 Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Rio Lamusu saat ditemui Gorontalo Post di lokasi kejadian mengatakan, korban sendiri baru sekira dua bulan tinggal di kosan itu. Novi tinggal bersama salah seorang rekannya, hanya saja saat itu temannya tengah pulang kampung.

"Korban juga sempat saling telpon dengan pemilik toko tempat ia bekerja sekira pukul 08.00 wita, dan mengaku kurang enak badan sehingga tidak masuk kerja," ujarnya. Lebih lanjut Rio mengatakan, hingga saat ini kasus antung diri itu sudah diserahkan pihaknya kepada pihak Kepolisian. (tr-45/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kaget lalu Banting Stir, Truk Tabrak Tembok

Kaget lalu Banting Stir, Truk Tabrak Tembok

Sebuah truk menabrak tembok kantor UPK Pekuncen, Selasa (27/11). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.


Juru Parkir Diringkus Terekam CCTV saat Embat Dompet

Juru Parkir Diringkus Terekam CCTV saat Embat Dompet

Seorang juru parkir, Didik Nurhadi , warga Dukuh Gembong Selatan Kecamatan Kedungwuni Barat, diringkus anggota Polsek Kedungwuni, Sabtu lalu (24/11).


Polisi Seriusi Razia Preman

Polisi Seriusi Razia Preman

Polsek Purwokerto Selatan menggelar razia preman, Kamis (22/11) lalu. Hasilnya, tiga anak jalanan diamankan dan diberi pembinaan.


Bawor Gasak Ratusan Botol Miras

Bawor Gasak Ratusan Botol Miras

Tim Bawor Satria Polres Banyumas kembali beraksi. Ratusan botol miras disita hasil razia akhir pekan lalu.


Siang Bolong, Kawanan Perampok Bawa Mobil dan Kuras Barang Berharga

Siang Bolong, Kawanan Perampok Bawa Mobil dan Kuras Barang Berharga

Rabu (17/10) lalu, Rumah Tri Mulacih (45) di Perum Taman Mandiri No. 16 Blok C Taman, Pemalang didatangi kawanan perampok.


Ditinggal Istri ke Sawah, Suami Nekat Gantung Diri

Ditinggal Istri ke Sawah, Suami Nekat Gantung Diri

Slamet Al Mansur (54), warga Purwodadi, Tambak nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMK N 4 Semarang kelas I, jurusan animasi, Samuel Kevin Hutagaul (15), ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya.


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Seorang perempuan ditemukan tewas dengan cara gantung diri di dalam sebuah rumah mess karyawan E Plazza di Jalan Sriwijaya, Pleburan, Semarang.


Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi bayi malang yang ditemukan di sela bangunan salah satu department store Jalan A Yani, Kota Magelang, Selasa (2/10) lalu, saat ini dalam kondisi sehat.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!