Kriminal
Share this on:

Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri

  • Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri
  • Dirayu Akan Dinikahi, ABG Diperawani Pria Beristri

PURWOKERTO - Tergiur rayuan akan dinikahi, seorang ABG digagahi pria beristri. Korban yang kecewa telah ditipu, akhirnya melapor polisi.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK, melalui Kasatreskrim AKP Bayu Puji Hariyanto SH SIK MH mengatakan, mulanya korban BS (17), warga Kecamatan Karanglewas berkenalan dengan Imron (37), warga Sidamulih, Rawalo. Keduanya saling kenal melalui teman korban sejak Februari silam.

”Imron sebagai tersangka mengaku perjaka dan sedang mencari calon istri. Padahal, tersangka sudah punya istri dan dua orang anak,” kata dia.

Perkenalan itu membuat hubungan keduanya semakin dekat. Bahkan, tersangka mengaku siap menikahi korban. ”Akhirnya, Minggu (2/9) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB tersangka mengajak korban berkencan. Keduanya pergi bersama naik mobil Suzuki Futura R 1786 YE ke Baturraden,” sebut dia.

Setibanya di Baturraden, korban diajak ke Hotel Tresna Asih. Di dalam kamar hotel, tersangka merayu korban agar mau disetubuhi. ”Tersangka merayu korban akan dinikahi. Karena saat berkenalan mengaku perjaka, korban menuruti keinginan tersangka,” jelas Bayu.

Setelah puas melampiaskan nafsunya, tersangka mengajak korban pulang. Waktu terus berlalu, dan korban menagih janji tersangka. Rupanya, janji hanya sekadar janji. Tersangka selalu berkilah dan tak menepati janjinya.

”Karena merasa dibohongi, korban menceritakan apa yang dialaminya ke orang tua. Akhirnya, korban dilaporkan polisi oleh orang tuanya,” ungkap Kasatreskrim.

Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Setelah sekian lama, diperoleh informasi tersangka berada di Desa Singasari, Karanglewas. ”Akhirnya, tersangka ditangkap oleh penyidik pada Rabu (12/9), sekitar pukul 23.00. Tersangka langsung dibawa ke Satreskrim Polres Banyumas untuk proses lebih lanjut,” terang dia.

Perbuatan tersangka, melanggar Pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka, terancam hukuman pidana penjara selama 15 tahun. (mif/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemerintah Akan Tindak Tegas Aksi Massa di MK

Pemerintah Akan Tindak Tegas Aksi Massa di MK

Tak ada alasan dari pihak manapun untuk menggerakan aksi massa di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6) besok.


Tak Usah Takut, 13 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan MK

Tak Usah Takut, 13 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan MK

Sebanyak 13 ribu personel gabungan TNI-Polri akan melakukan pengamanan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK).


TKN Akan Laporkan Saksi Paslon 02

TKN Akan Laporkan Saksi Paslon 02

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf berencana akan melaporkan salah satu saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.


Hakim MK Rapat Senin sampai Kamis

Hakim MK Rapat Senin sampai Kamis

Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan perkara sengketa Pilpres 2019 paling lambat, Jumat (28/6) nanti.


KPK Buka Lagi Dugaan Korupsi FPJP Bank Century

KPK Buka Lagi Dugaan Korupsi FPJP Bank Century

KPK akan mengundang para penyidik lamanya untuk menuntaskan dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century.


Tersangka Kasus Malaysia Airlines MH17 Bakal Diungkap

Tersangka Kasus Malaysia Airlines MH17 Bakal Diungkap

Penyelidik internasional yang dipimpin Belanda, akan memulai proses pidana atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17, 17 Juli 2014 silam.


Perkara Situng, 02 Klaim Cukup Bukti

Perkara Situng, 02 Klaim Cukup Bukti

Para pihak yang bersengketa atas hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) akan beradu bukti pekan depan.


Sofyan Jacob Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Makar

Sofyan Jacob Pertanyakan Penetapannya Sebagai Tersangka Makar

Polda Metro Jaya akan kembali melakukan panggilan kepada mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) M Sofyan Jacob, Senin (17/6) hari ini.


Jika Enggan Diperiksa KPK, Sjamsul Nursalim Terancam KUHAP

Jika Enggan Diperiksa KPK, Sjamsul Nursalim Terancam KUHAP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan akan bekerja sama dengan Interpol.


Ingin Namanya Viral, Ancam Ledakan Mako Brimob

Ingin Namanya Viral, Ancam Ledakan Mako Brimob

Seorang pria penangguran diamankan tim Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!