Kriminal
Share this on:

Dirayu lewat SMS, ABG Cabuli ABG

  • Dirayu lewat SMS, ABG Cabuli ABG
  • Dirayu lewat SMS, ABG Cabuli ABG

BANDARLAMPUNG - Berbekal rayuan melalui pesan singkat (SMS/short message service), Caesar Ryan Agustiantoro (18) mendekati Pr (15). Pemuda yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan ini kemudian berhasil mencabuli anak baru gede (ABG) tersebut.

Kasus ini dilaporkan ke polisi dan Caesar ditangkap. Rabu (17/1), dia menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang dengan agenda pembacaan tuntutan.

Dalam sidang tersebut, jaksa Sondang H. Marbun menuntut Caesar menjalani pidana penjara selama sembilan tahun. Kemudian membayar denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Jaksa menilai, Caesar terbukti melanggar pasal 81 UU Nomor 17/2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Pertimbangan yang memberatkan, kata jaksa, perbuatan Caesar menghilangkan masa depan Pr. ”Kemudian meninggalkan trauma bagi korban dan keluarganya,” sebut Sondang.

Sementara pengacara Caesar, Debby Oktavian membantah alat bukti yang disodorkan jaksa. Menurut dia, visum et repertum tidak sesuai dengan fakta persidangan. ”Itu luka robek di alat vital korban sudah lama terjadi dan diakui korban di persidangan," kata Debby usai sidang.

Selain itu, terus Debby, antara kliennya dan korban suka sama suka. Karena itu, ia berharap majelis hakim menjatuhkan putusan sesuai fakta persidangan.

Pencabulan tersebut terjadi September 2017 lalu. Sebelumnya Caesar bertemu Pr dan mengaku sebagai rekan kakaknya. Kemudian dia mengirimkan rayuan melalui pesan singkat dan mengajak Pr menjalani hubungan dekat.

Saat itu Pr sempat menolak. Namun Caesar memaksa dan menerima Caesar. Sebelum kejadian, Caesar menjemput Pr di sekolah dan membawa ke rumah kerabatnya.

”Kemudian terdakwa mengajak korban berhubungan intim,” kata jaksa. Untuk meyakinkan Pr, Caesar berjanji setia dan tidak akan meninggalkannya. (nca/pip/c1/ais/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

Mengawali tahun 2019, kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kabupaten Tapin.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.


Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62 tahun asal wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan itu tega mencabuli Bunga.


Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

ABG berinisial WK (14) diamankan petugas Satuan Polisi Perairan Polres Tegal Kota lantaran diduga membobol sejumlah warung di Obyek Wisata PAI.


Hiii... Dikira Ikan, Ternyata Kail Pemancing Nyangkut di Tubuh Mayat ABG

Hiii... Dikira Ikan, Ternyata Kail Pemancing Nyangkut di Tubuh Mayat ABG

Setelah penemuan mayat di Sungai Desa Penggarit Kecamatan Taman, warga Kabupaten Pemalang kembali digegerkan penemuan yang sama.


Korban Berteriak, Jambret Tas Dibekuk

Korban Berteriak, Jambret Tas Dibekuk

Pelaku jambret yang melibatkan anak baru gede (ABG) kembali terjadi.


Asyik Ngelem, Lima ABG Diamankan

Asyik Ngelem, Lima ABG Diamankan

Penyalahgunaan lem fox rupanya masih menjadi momok di kota ini.


Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Malang nasib Bunga (bukan nama sebenarnya, red). Gadis berusia 16 tahun ini harus menjadi koran pencabulan. Pelaku tidak lain orangtua angkatnya sendiri.


Gagal Rampas Tas, Dua ABG Dimassa

Gagal Rampas Tas, Dua ABG Dimassa

Aksi perampasan dengan melibatkan pelaku remaja kembali terjadi.


Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Naas menimpa seorang pemuda Untung Slamet (19), warga Dukuh Jlubangan Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi, Sabtu (1/12).



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!