Kriminal
Share this on:

Ditabrak Korban, Jambret HP Dimassa

  • Ditabrak Korban, Jambret HP Dimassa
  • Ditabrak Korban, Jambret HP Dimassa

SURABAYA - Gara-gara menjambret handphone(HP)milik Choiriyah Nuraini, 18, warga Jalan Ngaglik Baru VI, Surabaya, pelaku Adi Purnomo, 23, warga Wiyung dimassa, Selasa (4/9) pukul 07.00.

Korban Choriyah mengatakan, kejadian berawal saat dia mengendarai motor menuju ke tempat kerjanya di toko roti Baker’s Recipe Jalan Ngagel Jaya. Sesampainya di depan toko tersebut, korban berhenti di pinggir jalan. Ia duduk di atas motor sambil mengeluarkan HP di dalam tasnya.

“Saat itu saya membuka aplikasi WhatsApp tiba-tiba dari arah belakang ada yang merampas HP saya,” katanya saat ditemui di rumahnya.

HP korban ini dijambret oleh pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio hitam. Korban langsung mengejar pelaku yang kabur ke arah Ngagel Jaya Selatan. Korban menggeber sepeda motornya sambil berteriak minta tolong.

Pelaku yang merasa dikejar langsung masuk ke arah Krukah Lama I dan masuk ke Pasar Bratang Wetan. Korban terus membuntuti pelaku hingga akhirnya berhasil menabrak pelaku di Jalan Bratang Wetan II.

Akibatnya, korban tersungkur ke arah depan hingga mengalami luka di kaki dan tangannya. Pelaku yang juga terjatuh tidak menyerah begitu saja. Pelaku berdiri, kemudian lari ke arah Bratang Wetan IV dan masuk ke arah Pasar Krukah. Korban yang sudah kesakitan akhirnya bangun.

“Saya bangun dan teriak maling sambil berlari mengejarnya,” ujarnya menceritakan kejadian pagi itu.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung menangkap pelaku dan menghajarnya di lokasi. Kemudian pelaku dan korban dibawa ke rumah ketua RW setempat. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Polsek Gubeng.

“Pelaku sempat tidak mengakui jika mengambil HP saya. Dia mengatakan jika temannya yang mengambil tapi kabur. Setelah ditanya polisi, ia baru mengakui jika ia sendiri yang mengambilnya,” tutur korban.

Sementara itu, Ketua RW 8 Bratang Wetan Slamet Riyadi mengatakan, saat kejadian ia memang mendengar ada suara sesuatu terjatuh. Ia mengira jika yang jatuh rombong, karena lokasinya dekat dengan pasar. Tapi warga semakin ramai sehingga ia penasaran keluar. Setelah tahu ada jambret tertangkap, ia langsung membawanya ke rumah.

Ia mengatakan, saat dibawa ke rumahnya, korban mengalami luka di kaki dan tangan. Sementara pelaku yang diperkirakan umur 23 tahun itu habis dihajar massa mengalami luka di wajahnya.

Saat tertangkap massa, pelaku sempat berkelit akan menyervis HP ke wilayah Krukah. Setelah diusut, ternyata HP itu milik korban. “Saya awalnya menghubungi Polsek Wonokromo, namun ternyata yang tiba petugas dari Polsek Gubeng karena lokasi penjambretan di Ngagel Jaya dekat Kimia Farma,” katanya.

Kanitreskrim Polsek Gubeng Ipda Joko membenarkan jika ada kejadian penjambretan di wilayahnya. Kini pelaku masih dalam proses penyidikan. (gun/no/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Penyelidikan kasus penembakan saat kerusuhan 21-22 Mei makin terang. Polisi mengklaim telah mengetahui identitas pelaku.


LPSK Apresiasi Vonis MA Bebaskan Anak Korban Pemerkosaan

LPSK Apresiasi Vonis MA Bebaskan Anak Korban Pemerkosaan

Keputusan Mahkamah Agung (MA) membebaskan anak korban perkosaan dari tudingan melakukan menggugurkan anak (aborsi), diapresiasi LPSK.


Kemenlu Kesulitan Data WNI Korban TPPO di China

Kemenlu Kesulitan Data WNI Korban TPPO di China

Kasus yang menimpa 29 WNI diduga menjadi korban perdagangan orang di China, masih terus didalami oleh Kementerian Luar Negeri.


KPK Soroti Reklamasi Tambang di Sultra

KPK Soroti Reklamasi Tambang di Sultra

Reklamasi lahan pasca tambang di sejumlah daerah masih menyisakan problem pelik, mulai dari korban jiwa hingga masalah lingkungan.


29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 perempuan warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban perdagangan orang yang melibatkan sindikat China dan Indonesia.


Tiga Tersangka Kebakaran Pabrik Korek Api Langsung Ditahan

Tiga Tersangka Kebakaran Pabrik Korek Api Langsung Ditahan

Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kebakaran yang merenggut 30 korban jiwa di pabrik korek api di Binjai, Jumat (21/6) lalu.


Peluru Terindikasi dari Senjata Rakitan

Peluru Terindikasi dari Senjata Rakitan

Uji balistik terhadap proyektil yang ditemukan di empat korban kerusuhan 22 Mei selesai.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


LPSK Harus Lindungi Hakim MK

LPSK Harus Lindungi Hakim MK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diminta ikut melindungi dan menjamin keamanan seluruh hakim Mahkamah Konstitusi (MK).


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!