Kriminal
Share this on:

Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

  • Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP
  • Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

TANGERANG - Seorang guru hononer SD Kecematan Rajeg, Kabupaten Tangerang ditangkap aparat polisi karena terbukti menyodomi 25 siswa SD dan SMP yang masih di bawah umur. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku bernama WS alias Babeh (49), dijebloskan ke penjara Polresta Tangerang.

Kapolresanta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, terbongkarnya kasus pencabulan yang dilakukan warga Kampung Sakem Desa Tamiang Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang, Selasa (2/1) lalu. Di mana, satu dari tiga orang tua bocah korban sodomi itu melaporkannya ke Mapolsek Rajeg.

Ketiga siswa ini merasakan sakit di bagian anus karena telah disodomi pelaku di salah satu gubuk di sebuah lahan. ”Dari sana kami langsung memproses kasus ini dengan melakukan visum kepada korban. Alhasil, ada bekas lecet di dubur korban. Tanpa buang waktu petugas kami langsung menangkap pelaku di sebuah gubuk milik di Desa Tamiang sendiri,” kata Sabilul kepada Iindopos (Jawa Pos Group), kemarin.

Di hadapan petugas, kata Sabilul, guru honorer SD mengaku menyodomi 25 anak di bawah umur. Aksi sodomi itu dilakukan sejak April 201, saat ditinggal istrinya yang bekerja di Malaysia.

Rata-rata usia anak yang menjadi korban kekerasan seksual Babeh antara 10-15 tahun dan semua berjenis kelamin laki-laki. ”Tentunya kami terkejut sekali, karena jumlah korbannya sangat banyak. Rata-rata warga di Desa Tamiang semua. Modus pelaku melakukan itu karena para korban akan diberikan ajian pelet, soalnya Bebah mengaku punya semar mesem. Dari sana para korban tertarik dan menuruti semua kemauan pelaku,” paparnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan menuturkan, keberhasilan Babeh melakukan perbuatan itu lantaran memiliki ajian semar mesem. Kepincut dengan ajian sakti tersebut, para korban pun mendatangi pelaku agar diberikan ajian pemikat lawan jenis ini.

Kemudian, kata dia, Babeh pun bersedia memberikan ajian ini kepada 25 korban dengan syarat sebuah mahar alias kompensasi berupa uang. ”Karena korban tidak punya duit, pelaku menggantikan mahar itu dengan melakukan hubungan intim. Berdasarkan pengakuan tersangka, anak-anak bersedia dilecehkan secara seksual,” tuturnya. (cok/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun

Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah dengan hukuman selama 18 bulan kurungan penjar


Dimarahi karena Pacaran, Siswi SMP Lompat dari Flyover Tol

Dimarahi karena Pacaran, Siswi SMP Lompat dari Flyover Tol

AN, siswi kelas tiga salah satu SMP negeri di Kota Cirebon berbuat nekat.


Kenalan di FB, Ponsel dan Uang Dibawa Kabur

Kenalan di FB, Ponsel dan Uang Dibawa Kabur

Meski kasus penipuan di media sosial (medsos) kerap terjadi, tapi masih banyak terjadi.


Pacaran di Tempat Gelap, Sejoli Ditodong Pisau dan Dibegal

Pacaran di Tempat Gelap, Sejoli Ditodong Pisau dan Dibegal

Aryadi hanya bisa menahan sakit pada betis kirinya setelah ditembak Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur, kemarin.


Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Polresta Tangerang membuka posko pengaduan terhadap kasus sodomi anak di bawah umur yang dilakukan Wawan Sutiono, yang kini mendekam ditahanan.


Dua Bocah Penjambret Diringkus

Dua Bocah Penjambret Diringkus

Kelakukan dua bocah berinisial RK (16) dan CN (15) tak patut ditiru, dua sekawan ini nekat menjadi penjembret di Kota Sampit.


Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal menggelar tes urine secara mendadak bagi supir dan awak angkutan bus di Terminal Tipe A, kemarin.


Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu

Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu

Polresta Tangerang memberikan sanksi tilang dan denda kepada kendaraan yang menggunakan knalpot bising.


“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung langsung mengambil tindakan terhadap dugaan mesum yang dilakukan oleh sesama oknum anggota Polres Lampung Utara.


Diduga Pencuri, Dua Orang Kritis Diamuk Massa

Diduga Pencuri, Dua Orang Kritis Diamuk Massa

Sarpani Lubis (48) dan Kowi (52) nyaris tewas lantaran jadi sasaran amuk massa.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!