Kriminal
Share this on:

Divonis Bersalah Mencabuli, Joko Langsung Banding

  • Divonis Bersalah Mencabuli, Joko Langsung Banding
  • Divonis Bersalah Mencabuli, Joko Langsung Banding

SEMARANG - Divonis bersalah melakukan persetubuhan dan percabulan terhadap anak dibawah umur, Joko Susilo banding di Pengadilan Tinggi (PT) Jateng. Dalam kasus itu, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Demak telah menjatuhkan vonis pidana penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp60 juta.

Kuasa hukum Joko Susilo Henry D. Nainggolan menilai putusan tersebut telah mencederai rasa keadilan. Bukan cuma untuk kliennya, melainkan juga menciderai rasa keadilan masyarakat. Pihaknya berharap masih ada rasa keadilan di di Indonesia, oleh karena itu pihaknya langsung menempuh upaya hukum banding.

Henry menyampaikan kejanggalan dami kejanggalan muncul dalam perkara itu. Di antaranya pada tingkat penyidikan kepolisian mengenai laporan polisi dari ibu kandung korban. Sebab, hanya didasarkan pada keterangan saksi Makeput, yang berdasarkan tes DNA merupakan ayah biologis dari balita yang dilahirkan EPA.

”Ironisnya kejanggalan tersebut terus berlanjut sampai pada pemeriksaan di PN Demak dan berujung pada pemidanaan kepada Joko Susilo,” kata Henry kepada awak media, kemarin.

Bahkan, lanjut Henry, saksi Makeput mengaku tidak pernah melihat perbuatan Joko Susilo, di mana keterangan tersebut justru bertentangan dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Demak. Namun majelis hakim yang memeriksa perkara itu tetap memutuskan Joko Susilo bersalah dan mengganjar dengan pidana penjara dan denda.

“Jika hal ini dibiarkan tentu akan merusak tatanan peradilan pidana kita, oleh karenanya kami akan terus berupaya mencari dan mendapatkan keadilan bagi klien kami,” tandas advokat dari LBH Mawar Saron ini.

Sama halnya dengan, terdakwa Joko Susilo menyatakan kecewa dengan putusan majelis hakim, yang memutus perkara dengan sekilas pandang dan tidak didasarkan pada fakta hukum yang menyeluruh. Dalam kasus itu, dia merasa dikambinghitamkan.

“Ini seharusnya menjadi keprihatinan bersama, karena majelis hakim telah keliru dalam memutus perkara ini dengan mengabaikan fakta persidangan,” ungkapnya.

Dalam persidangan terungkap fakta bahwa tidak ada satu orang saksi pun yang melihat persetubuhan, namun anehnya majelis hakim mendasarkan pada keterangan saksi Makeput. Padahal berdasarkan hasil test DNA menyatakan bahwa MAS (anak korban EPA) 99,9 persen adalah anak biologis saksi Makeput. (jks/jpnn)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung langsung mengambil tindakan terhadap dugaan mesum yang dilakukan oleh sesama oknum anggota Polres Lampung Utara.


Rampok dan Bawa Uang Rp40 Juta Korbannya, Ibu dan Dua Anaknya Divonis 2,5 Tahun

Rampok dan Bawa Uang Rp40 Juta Korbannya, Ibu dan Dua Anaknya Divonis 2,5 Tahun

Masih mengenakan baju tahanan, Tuti Endah Rahayu (50) dan anaknya, Nur Istiqomah (28), serta tetangga mereka, Dodi Setiawan (31) masuk ke ruang sidang PN Balikp


Seorang Taruna Akpol Divonis Setahun, Tiga Lainnya 6 Bulan 20 Hari

Seorang Taruna Akpol Divonis Setahun, Tiga Lainnya 6 Bulan 20 Hari

4 taruna tingkat III Akademi Kepolisian Semarang divonis hakim Pengadilan Negeri Semarang diduga melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan kematian.


Setelah Dicabuli, Enam Siswi SD Cantik Diberi Uang Tutup Mulut

Setelah Dicabuli, Enam Siswi SD Cantik Diberi Uang Tutup Mulut

Tukang kebun SD, Madkur (46), mencabuli enam siswi salah satu SD di Surabaya Barat.


Empat Tahun Disetubuhi Ayah, Anak Tiri Hamil 2 Bulan

Empat Tahun Disetubuhi Ayah, Anak Tiri Hamil 2 Bulan

Iw sungguh tega. Dia mencabuli anak tirinya berulang kali hingga hamil. Sebut saja Melati.


Bejat! Kakek Cabuli Siswi SD Selama 5 Tahun

Bejat! Kakek Cabuli Siswi SD Selama 5 Tahun

Seorang kakek di Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, AK, diduga tega mencabuli dan menyetubuhi tetangganya yang masih berusia 10 tahun.


Ngebut, Ibu Muda Hantam Truk Parkir Langsung Tewas

Ngebut, Ibu Muda Hantam Truk Parkir Langsung Tewas

Naas dialami Indri (34), warga Kampung Ciater 1 RT 02/06 Kelurahan Lengkong Wetan Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel).


Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

Pascakericuhan yang melibatkan oknum dua institusi TNI, Kodam VI/Mulawarman langsung bergerak cepat menyelesaikan persoalan.


Cemburu Lalu Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Dihukum 8 Tahun

Cemburu Lalu Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Dihukum 8 Tahun

Akibat cemburu dan menikam korban Dina (istrinya) sampai meninggal dunia, terdakwa Rm divonis 8 tahun penjara.


Dituntut 15 Tahun, Residivis Divonis Seumur Hidup

Dituntut 15 Tahun, Residivis Divonis Seumur Hidup

Residivis kasus narkoba asal Surakarta, Dicky Abednego alias Ciduk (31), mengajukan banding terkait putusan seumur hidup.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!