Kriminal
Share this on:

DPO Curat Tewas Didor

  • DPO Curat Tewas Didor
  • DPO Curat Tewas Didor

BATURAJA - Pencarian terhadap Andi Irawan (32) meski sudah terkena tembakan polisi, cukup menyita waktu. Butuh waktu dua hari bagi Tim Resmob Polres OKU untuk menemukan spesialis pelaku curat yang memiliki ajimat dan diduga ilmu kebal.

Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari, didampingi Kasat Reskrim, AKP Alex Andrian, menjelaskan, pihaknya sempat baku tembak dengan tersangka, Selasa (31/7), sekitar pukul 21.30 WIB. Digerebek di sebuah gubuk di sawah, Desa Way Heling, Kecamatan Lengkiti, OKI.

Tapi, tersangka melawan dengan dua kali tembakan mengenai pintu kiri mobil opsnal tim Resmob. Dibalas anggota, tersangka sempat terjatuh terkena tembakan. ”Tersangka bangun dan kabur lagi, baru ditemukan, Kamis (2/8), sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Kapolres dalam rilis ungkap kasus di kamar jenazah RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja.

Disebutnya, tersangka sempat sesumbar memiliki ilmu kebal. Pada tubuhnya yang dipenuti tato, juga ditemukan beberapa ajimat. Seperti keris semar mesem (ukuran kecil), dua keong tembaka, dan jimat bulu (kijang alas). “Mungkin karena jimatnya, tersangka jadi menutup pandangan. Sudah dikejar anggota, masih bisa menghilang,” ujarnya.

Yang jelas, tersangka Andi ini terlibat 15 kasus curat di Baturaja, 1 kasus di Simpang Martapura, Kabupaten OKU Selatan. Dia juga pelarian dari Lapas Muara Enim tahun 2011. “Uniknya, setiap usai beraksi, tersangka selalu meninggalkan kotoran (buang air besar) di TKP pencuriannya,” beber kapolres.

Kanit Pidum Ipda Karbianto, menambahkan, tersangka sudah tujuh kali digerebek sejak tahun 2011, namun licin dan selalu lolos. Aksi terakhir di sebuah minimarket daerah RSS Sriwijaya, Baturaja, 13 April 2018, terekam kamera CCTV. “Sejumlah barang bukti kami sita, seperti 11 HP, golok, senpi rakitan, 2 peluru, 2 selongsong, dan lainnya,” tambahnya.

Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, memberikan apresiasi dengan ditangkapnya tersangka spesialis curat tersebut. “Dengan gencarnya polisi melakukan tindakan seperti ini, diharapkan tindak kejahatan di OKU bisa dieliminasi,” katanya. (bis/air/ce3/jpg)

Berita Sebelumnya

Nunggu Keluarga Operasi, HP Diembat
Nunggu Keluarga Operasi, HP Diembat

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Cemburu, Mantan Kekasih Istri Ditusuk sampai Tewas

Cemburu, Mantan Kekasih Istri Ditusuk sampai Tewas

Darah segar mengalir deras dari tubuh Edi Wijayansyah (19).


Terobos Palang Pintu, Satu Keluarga Tewas Seketika

Terobos Palang Pintu, Satu Keluarga Tewas Seketika

Kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api (KA) kembali terjadi.


Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMK N 4 Semarang kelas I, jurusan animasi, Samuel Kevin Hutagaul (15), ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya.


 Terobis palang, Pengedara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Terobis palang, Pengedara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Nasib nahas dialami seorang pengendara motor yang tersambar kereta api barang di Pintu Perlintasan Sebidang Kereta Api Desa Sarirejo Kecamatan Kaliwungu.


Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Untuk kesekian kalinya, rumah kos di Kota Santri menjadi sasaran pencurian dengan pemberatan (Curat).


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Seorang perempuan ditemukan tewas dengan cara gantung diri di dalam sebuah rumah mess karyawan E Plazza di Jalan Sriwijaya, Pleburan, Semarang.


Empat dari Lima Perampok Rumah Janda di Brebes Didor

Empat dari Lima Perampok Rumah Janda di Brebes Didor

Lima pelaku perampokan di Kecamatan Paguyangan berhasil diamankan Tim Resmob Polres Brebes, bersama Unit Reskrim Polsek Paguyagan, kemarin.


Rampas Tas Pengunjung Taman, Jambret Didor

Rampas Tas Pengunjung Taman, Jambret Didor

Polisi melumpuhkan Achmad Habib Mudhofar (25), dengan menembak kaki kanannya.


Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Anna Pujiastutik (42), warga Jalan Kalimas Baru 2 Lebar /64 B, Surabaya, tewas saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari pelaku begal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!