Kriminal
Share this on:

Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung

  • Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung
  • Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung

DIKELER - Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo SH MH menunjukkan hasil kejahatan illegal logging berikut tersangkanya, kemarin. (hermas purwadi/radar slawi)

SLAWI - Berakhir sudah sepak terjang dua kawanan yang sempat mencuri kayu jati dan jaringan kabel milik PLN di wilayah Kabupaten Tegal. Keduanya diringkus Satuan Reskrim Polres Tegal usai melakukan aksinya di Dukuh Jatilawang Desa Jembayat Kecamatan Margasati dini hari lalu.

Kapolres AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Purnomo SH MH menyatakan, sebelumnya kedua tersangka sempat melakukan aksi pencurian kayu jati sebanyak 5 gelondong yang dilakukan pada 19 November 2018 silam.

"Kawanan ini sempat menebang kayu jati dan mengangkut kayu tersebut tanpa izin dengan menggunakan pick up. Kawanan ini melakukan aksinya dini hari sekitar pukul 02.45 WIB di petak 127A RPH Wrayan BKPH Jatinegara KPH Pemalang yang berlokasi di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara," ujarnya, Kamis (28/2) kemarin.

Setelah lama dicari keberadaannya, kawanan ini kembali melakukan aksinya pada Minggu (24/2) dini hari dengan melakukan aksi pencurian kabel baja jaringan PLN di Dukuh Jatilawang Desa Jembayat Kecamatan Margasari.

Kedua tersangka yang berhasil diringkus masing-masing Suherman, 35, warga Dukuh Karet Desa Lebakwangi RT 07,RW 03 Kecamatan Jatinegara dan Sumirja, 57, warga Desa Capar RT 06 RW 03 Kecamatan Jatinegara.

"Kami masih memburu dua rekan mereka masing-masing PS ,35, dan CR ,35, masing-masing warga Desa Capar Kecamatan Jatinegara dan Desa Karangdawa Kecamatan Margasari," tambahnya.

Dalam modus pencurian kabel jaringan PLN, kawanan ini melakukanya dengan memotong kabel PLN yang sudah tidak ada arus listriknya dengan menggunakan gergaji besi. Setelah terpotong, kabel baja itu digulung dan diangkut dengan menggunakan mobil jenis Suzuki APV.

Untuk kasus illegal loging tersangka bakal dijerat dengan Pasal 83 Ayat (1) huruf B jo Pasal 12 Huruf E UURI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan Ancaman Hukuman Selama- lamanya 5 tahun.

"Dan untuk kasus pencurian kabel jaringan PLN, tersangka kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman selama-lamanya 7 tahun," ungkapnya. (her/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sanksi Oknum dan Pejabat Lapas Harus Dipublikasikan

Sanksi Oknum dan Pejabat Lapas Harus Dipublikasikan

Pemindahan Setya Novanto (Setnov) dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur dinilai belum menyelesaikan masalah.


LPSK Harus Lindungi Hakim MK

LPSK Harus Lindungi Hakim MK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diminta ikut melindungi dan menjamin keamanan seluruh hakim Mahkamah Konstitusi (MK).


Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis

Sofyan Basir Dikenalan Pasal Berlapis

Fakta-fakta hukum terkait keterlibatan Dirut (nonaktif) PLN Sofyan Basir dalam korupsi proyek PLTU Riau 1 bakal dipaparkan dalam sidang.


Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

KPK mengaku tidak bisa melakukan audit dana kampanye capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.


Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan makar dua tokoh ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pekan ini.


Nasib Permohonan Perlindungan Hukum Kivlan Zein

Nasib Permohonan Perlindungan Hukum Kivlan Zein

Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zein meminta perlindungan hukum kepada Kemenenko Polhukam dan Kementerian Pertahanan (Menhan), Rabu (12/6


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Bareskrim memastikan laporan soal tim mawar harus menunggu kajian dan rekomendasi dari Dewan Pers.


Sjamsul Nursalim dan Istrinya Diminta Kooperatif

Sjamsul Nursalim dan Istrinya Diminta Kooperatif

Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim diminta untuk kooperatif menjalani proses hukum yang tengah ditangani penyidik KPK.


Insya Allah, Putusan PHPU Selesai Habis Salat Jumat

Insya Allah, Putusan PHPU Selesai Habis Salat Jumat

Ketua MK Anwar Usman berharap situasi keamanan pasca-putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2019 terkendali.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!