Kriminal
Share this on:

Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli

  • Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli
  • Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli

BEKASI - Dua anak berusia belasan tahun menjadi korban persekusi (penganiayaan secara sistematis terhadap sekelompok orang atau individu) di Kampung Rawa Bambu Besar Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara.

Pasalnya, dua bocah berinisal AJ dan HL diarak sambil ditelanjangi dan dipukuli. Atas kejadian itu pihak keluarga melaporkan kekerasan tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota, kemarin.

Kuasa hukum korban, Ruri Arifroyanto mengatakam, peristiwa persekusi itu terjadi pada Minggu (8/4), ketika HL (13) dan AJ (12), diajak nongkrong oleh rekannya berinsial RL (14). Tiba-tiba HL mencuri sepotong jaket yang sedang dijemur warga.

"Tapi aksinya ketahuan si pemilik jaket," katanya, kemarin.

Ruri yang juga sebagai anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi menambahkan, karena aksi HL ketahuan dia langsung melarikan diri. Sontak dua rekannya yakni AJ dan RL terkejut melihat HL kocar kacir.

"Akhirnya AJ dan RL ikut lari. Tapi keburu ketangkap warga," ujarnya.

Kedua bocah yang tertangkap kata Ruri harus menerima kemarahan warga. Mereka dipukuli hingga pakaiannya dilucuti. Bahkan, oleh warga keduanya diminta menunjukan rumahnya yang ada di Jalan Albahar RT 01 RW 01, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Jadi korban diarak dengan telanjang sejauh 300 meter," jelasnya.

Melihat anaknya dibuat tidak manusiawi, kata Ruri, pihak orangtua langsung melaporkan kejadian tersebut ke KPAI. Dan baru Kamis (12/4) siang laporan itu diteruskan ke pihak kepolisian. "Yang melapor hanya orangtua AJ. Dua rekannya belum melapor. Tapi dalam surat laporan itu sudah menyebutkan nama-nama mereka," imbuhnya.

Laporan itu, kata Ruri, ditunjukan kepada seseorang yang bernama Nur atas kasus kekerasan anak. Pria itu diketahui yang memukuli dan melucuti pakaian dua korban. Korban AJ sudah melakukan visum atas luka lebam yang dialaminya.

"Tapi kalau rekannya HL sudah diungsikan oleh sanak keluarganya. Tapi dari keluarga RL saya belum mendapat kabar," ujarnya.

Sementara itu, orangtua AJ, Sudirman (40), mengaku, anaknya tengah mengalami defresi setelah tindakan yang dialaminya. Dia memilih untuk tidak mau sekolah, dan meminta pindah. "Anak saya sudah tidak mau sekolah lagi karena malu sudah ditelanjangi lantaran mencuri sepotong jaket," katanya, Kamis (12/4).

Sudirman mengatakan, awal kejadian anaknya lebih dulu meminta uang untuk membeli nasi goreng di pos ronda sambil begadang. Karena dinilai sedang bersama-sama rekannya Sudirman langsung memberi uang tersebut.

"Tapi setelah pulang-pulang malah di arak warga. Saya sedih melihatnya," ujarnya.

Pasalnya, kata Sudirman, bukan hanya kekerasan fisik yang dialami AJ. Tapi kondisi mentalnya sudah terganggu. Saat ini anaknya sudah berubah menjadi pendiam dan sering murung. Bahkan, untuk keluar rumah pun sudah tidak mau.

"Padahal, disuruh ke warung yang ada di depan rumah malah tidak mau," ujarnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, saat ini kasusnya sudah ditangani Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Metro Bekasi Kota.

"Pelapor masih diperiksa penyidik. Nanti hasil perkembangannya kami akan beberkan semuanya," tandasnya. (dny/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Polisi Nyaris Tewas Dikeroyok
Polisi Nyaris Tewas Dikeroyok

Berita Sejenis

Curi Burung Pakai Mobil Pinjaman, Malah Terekam CCTV

Curi Burung Pakai Mobil Pinjaman, Malah Terekam CCTV

Dua pelaku pencurian burung yang menggunakan mobil di tiga TKP Perumahan Taman Wiguna Selatan, Gununganyar Surabaya Selasa (26/6) lalu akhirnya diringkus.


Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menjerat Sutrisna, 33, dan Anwaruddin, 37, dengan pasal pembunuhan berencana ancamannya hukuman mati.


Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Penyebab tewasnya, Maya Savitri (45) di Jalan Arjuno, Kamis dini hari (5/7) masih menyimpan teka-teki.


Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

Dua pelaku pencurian sepeda motor dan penadahnya diringkus Satreskrim Polresta Bekasi Kota di Kota Bekasi.


Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Dua orang pengecer sekaligus bandar Togel, Wasmin (56), diciduk anggota Reskrim Polsek Kesesi.


Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Kecelakaan maut kembali terjadi di pertigaan Pasar Kertek, Sabtu lalu (30/7). Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan dua orang lainya mengalami luka parah.


Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Warga Jalan Durian RT 096 RW 036, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, dihebohkan dengan meninggalnya seorang perempuan.


Motor Mogok, Dua Jambret Dimassa Seorang Tewas

Motor Mogok, Dua Jambret Dimassa Seorang Tewas

Meski dalam kondisi babak belur dan mendekam di tahanan, namun Faizal (20) masih bernasib baik.


Kecelakaan di Suramadu, Dua Motor Terbakar

Kecelakaan di Suramadu, Dua Motor Terbakar

Pengguna jalan yang melintas menuju Surabaya maupun sebaliknya di Jalur Tol Jembatan Suramadu KM 5200 mendadak heboh Selasa (19/6) sekitar pukul 06.30.


Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua dari empat pelaku begal yang berhasil melarikan diri usai beraksi pada Jumat (8/6) di perbatasan Desa Penawar dengan Desa Kemantan Hilir, Kerinci.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!