Kriminal
Share this on:

Dua Calon Rektor Diperiksa

  • Dua Calon Rektor Diperiksa
  • Dua Calon Rektor Diperiksa

**JAKARTA ** - Indikasi adanya aliran uang ke Romahurmuziy alias Romy dalam seleksi pengisian jabatan rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus ditelusuri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pendalaman itu dilakukan dengan kembali memeriksa sejumlah akademisi yang pernah ikut seleksi calon rektor PTKIN, kemarin (18/6).

Saksi yang dipanggil kemarin merupakan akademisi yang ikut seleksi calon rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh 2018 lalu. Yakni, Farid Wajdi Ibrahim (calon rektor petahana) dan Syahrizal (calon rektor/guru besar). "Kami periksa dalam kapasitas pernah menjadi calon rektor atau mengikuti proses seleksi jabatan rektor," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Sama dengan pemeriksaan saksi sebelumnya, dua calon rektor itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Romy. KPK juga mendalami indikasi adanya peran mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut dalam proses seleksi rektor di UIN Ar-Raniry.

"Misalnya, apakah mereka pernah dihubungi atau mendengar atau bahkan melihat secara langsung peristiwa terkait dengan pokok perkara ini (suap jual beli jabatan di Kementerian Agama, red)," jelasnya.

Lantas apakah KPK sudah menemukan indikasi aliran uang dari calon rektor kepada Romy? Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan hal itu yang saat ini masih didalami oleh penyidik. Menurut dia, informasi tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.

"Apakah pemilihan rektor itu juga ada semacam (suap) seperti penunjukan kanwil kemenag Jawa Timur? Nanti kalau ada perkembangan baru, pasti akan diekspose," ungkap Alex (sebutan Alexander Marwata). (riz/zul/ful)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Tiga Wisatawan Digulung Ombak, Dua Orang Belum Ditemukan

Tiga Wisatawan Digulung Ombak, Dua Orang Belum Ditemukan

Tiga wisatawan Pantai Bagedur digulung ombang saat berenang di pantai tersebut, Jumat (15/11) kemarin.


Diperiksa KPK, Mantan Menag Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan

Diperiksa KPK, Mantan Menag Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan

Lukman Hakim Saifuddin dipanggil penyelidik dalam kapasitas sebagai saksi penyelidikan yang tengah dijalani oleh KPK.


Dua Bos PTPN Digarap KPK

Dua Bos PTPN Digarap KPK

Pertama Direktur Utama (Dirut) PT PTPN X Dwi Satriyo Annugora. Sedangkan yang kedua Dirut PTPN XI Gede Meivera Utama Andjana Putra.


KPK Beber Dua Kasus Korupsi yang Jadi Perhatian Jokowi

KPK Beber Dua Kasus Korupsi yang Jadi Perhatian Jokowi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak bisa menerka kasus korupsi yang pernah dilaporkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke lembaga antirasuah.


Dua Bule Bobol 17 Rekening, Seorang Ditembak mati

Dua Bule Bobol 17 Rekening, Seorang Ditembak mati

Dua warga negara (WN) Rumania diduga melakukan kejahatan perbankan dengan membobol 17 rekening. Salah satu pelaku ditembak mati polisi.


Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Diperiksa KPK Lagi

Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Diperiksa KPK Lagi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo.


Pengusaha Penyuap Bupati Lampung Tengah Divonis Setahun

Pengusaha Penyuap Bupati Lampung Tengah Divonis Setahun

Dua pengusaha dinilai terbukti menyuap Bupati Lampung Tengah Mustafa senilai total Rp12,5 miliar.


Waspadai Buku KIR Palsu

Waspadai Buku KIR Palsu

Dua pelaku pemalsuan buku Kir kendaraan ditangkap polisi. Keduanya merupakan bapak dan anak yang telah beraksi selama 12 tahun.


Ini Empat Jendral Polisi yang Pantas Jadi Kabareskrim

Ini Empat Jendral Polisi yang Pantas Jadi Kabareskrim

Indonesia Police Watch (IPW) menyebut ada empat nama jenderal bintang dua (inspektur jenderal atau irjen) yang sangat berpotensi mengisi jabatan Kabareskrim.


Diduga Terlibat Narkoba, Pansel Bisa Batalkan Gumsoni

Diduga Terlibat Narkoba, Pansel Bisa Batalkan Gumsoni

Lolosnya Gumsoni AS dalam seleksi administrasi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk calon Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Lampung disesalk



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!