• Home
  • Berita Kriminal
  • Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

Kriminal
Share this on:

Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

  • Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya
  • Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

TARAKAN - Pascakericuhan yang melibatkan oknum dua institusi TNI, yakni anggota Yonif Rider 613/Raja Alam dan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII/Tarakan di tempat hiburan malam (THM) De Javu, Ahad (5/11) dini hari, Kodam VI/Mulawarman langsung bergerak cepat menyelesaikan persoalan.

Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Sonhadji turun langsung ke Tarakan untuk melihat kondisi korban di RSAL dan mencari tahu persoalan yang sebenarnya. Itu dibenarkan Pejabat Sementara Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel (Inf) Ketut Gede Wetan Pastia.

“Iya mas,” singkatnya menjawab pertanyaan awak media di grup WhatsApp Kodam VI/Mulawarman, kemarin.

Tidak hanya Kodam VI/Mulawarman, Ketut juga menyatakan setelah terjadinya gesekan antara oknum kedua institusi TNI itu, masing-masing pimpinan sudah melakukan koordinasi penyelesaian permasalahan agar persoalan ini tidak berkembang. Hasil dari pertemuan pimpinan kedua institusi itu, masing-masing satuan kembali melakukan pengecekan.

Atas perintah Pangdam, pihaknya juga sudah mengirim Pasintel dan Polisi Militer Kodam (Pomdam) untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Sementara itu, untuk motif pengeroyokan, Ketut belum bisa membeberkan karena masih terus didalami.

Yang jelas, kata dia, dari keributan tersebut, satu orang korban dari TNI AL masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut. Informasinya yang diperolehnya, korban mengalami luka pada bagian kepala belakang.

Namun sudah ditangani dengan mendapat enam jahitan. Kondisi korban saat ini juga dalam keadaan sadar. Ketika pewarta mencoba untuk mengonfirmasi kondisi terkini korban, manajemen RSAL tidak memperbolehkan untuk masuk.

Begitu juga saat pewarta mendatangi Subdenpom dan Pilisi Militer Angkatan Laut (Pomal). “Lebih baik tanyakan langsung pada Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan,” kata salah seorang anggota Subdenpom yang saat itu sedang bertugas.

Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Pujud Sudarmanto juga membenarkan bahwa hingga saat ini kejadian tersebut masih dalam proses. “Kami (TNI) ini satu. Yang salah, ya salah. Dan, ini dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, dari kejadian itu anggota yang terlibat akan diselesaikan oleh instansi masing-masing, dalam hal ini Subdenpom dan Pomal. Pihaknya sendiri menyayangkan kejadian tersebut, ditambah lagi terjadi di THM. Padahal, pihaknya sudah pernah melibatkan beberapa instansi demi menunjukkan solidaritas antar TNI, Polri serta masyarakat.

“Ke depan akan kami intensitaskan lagi kegiatan tersebut. Sehingga saling mengenal antara satu sama lain,” tambahnya.

Menurutnya, dalam Undang-Undang TNI sudah tegas melarang anggota mendatangi THM. Terlebih untuk masuk serta mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Terkecuali, TNI mendapat surat resmi pelaksanaan operasi Garnisun untuk mendatangi tempat-tempat terlarang dalam bentuk razia.

Saat ditanya apakah di THM ada menempatkan anggota TNI, dia mengaku sampai saat ini tidak ada.

Terpisah, Komandan Batalyon Raider Yonif 613/Raja Alam Mayor (Inf) Anang Sofyan Effendy dan Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni, enggan untuk memberikan komentar lebih lanjut terkait anggotanya yang terlibat perkelahian tersebut.

Begitu juga dengan kedatangan Pangdam VI Mulawarman ke Markas Batalyon Raider Yonif 613/Raja Alam pada Ahad (5/11) lalu. “Untuk kegiatan Pangdam sudah kewenangannya Kapendam. Saya tidak bisa menyampaikan,” ujar Anang. (mrs/fen/jpnn)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tabrakan Karambol, Dua Orang Tewas

Tabrakan Karambol, Dua Orang Tewas

Kecelakaan maut melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Jalan Abdulrahman Saleh, Manyaran Semarang Barat, tepatnya samping Swalayan Ramai Manyaran.


Sebar Gambar Hoax, Dua Camat Dilaporkan ke Panwaslu

Sebar Gambar Hoax, Dua Camat Dilaporkan ke Panwaslu

Dua camat di Kota Bekasi dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat, Rabu (3/1).


Dua Bocah Penjambret Diringkus

Dua Bocah Penjambret Diringkus

Kelakukan dua bocah berinisial RK (16) dan CN (15) tak patut ditiru, dua sekawan ini nekat menjadi penjembret di Kota Sampit.


Congkel Jok Motor Polwan, Dua Residivis Dilubangi

Congkel Jok Motor Polwan, Dua Residivis Dilubangi

Dua residivis spesialis pebobol jok sepeda motor berhasil dilumpuhkan oleh anggota Satreskrim Polres Pekalongan, kemarin.


“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung langsung mengambil tindakan terhadap dugaan mesum yang dilakukan oleh sesama oknum anggota Polres Lampung Utara.


Diduga Pencuri, Dua Orang Kritis Diamuk Massa

Diduga Pencuri, Dua Orang Kritis Diamuk Massa

Sarpani Lubis (48) dan Kowi (52) nyaris tewas lantaran jadi sasaran amuk massa.


Rampok dan Bawa Uang Rp40 Juta Korbannya, Ibu dan Dua Anaknya Divonis 2,5 Tahun

Rampok dan Bawa Uang Rp40 Juta Korbannya, Ibu dan Dua Anaknya Divonis 2,5 Tahun

Masih mengenakan baju tahanan, Tuti Endah Rahayu (50) dan anaknya, Nur Istiqomah (28), serta tetangga mereka, Dodi Setiawan (31) masuk ke ruang sidang PN Balikp


Gondol AC, Dua Kids Zaman Now Nyaris Dimassa

Gondol AC, Dua Kids Zaman Now Nyaris Dimassa

Dua pelaku pencuri komponen outdoor unit AC di Komplek Bumi Seroja, Jalan Padat Karya, Pontianak Timur, Minggu (17/12) kemarin, berhasil diciduk polisi.


Nekat Lawan Jambret, Ibu-ibu Tewas Didor

Nekat Lawan Jambret, Ibu-ibu Tewas Didor

Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus dua pelaku perampas tas yang menewaskan Suminah (47), warga Jalan Pesapen Gang III/ 25, Surabaya.


Dua Pembunuh Sadis Simpan Jazad Tiga Hari di Kamar

Dua Pembunuh Sadis Simpan Jazad Tiga Hari di Kamar

Dua pelaku pembunuhan sadis terhadap korban Agus Salam (50), dibekuk jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!