Kriminal
Share this on:

Dua Orang DPO Dugaan Korupsi Terus Diburu

  • Dua Orang DPO Dugaan Korupsi Terus Diburu
  • Dua Orang DPO Dugaan Korupsi Terus Diburu

NGAWI - Sepanjang 2018 Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana korupsi (tipikor). Namun, masih ada dua PR (pekerjaan rumah) yang belum rampung.

Pertama, dua kasus dugaan penyimpangan penyaluran dana simpan pinjam koperasi di dinas koperasi dan usaha mikro (Dinkop-UM) 2016. Kedua, menangkap dua tersangka tipikor yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Kejari (Kajari) Ngawi Waito Wongateleng menyampaikan kasus di dinkop-UM masih dalam proses penyidikan. Dia menyebut ada dua koperasi simpan pinjam (KSP) agribisnis yang disidik. Yakni, KSP Rukun Agawe Santosa dan KSP Sumber Rejeki.

Keduanya diduga menyelewengkan pengelolaan dana bergulir dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM). Total bantuan yang digulirkan pemerintah Rp500 juta untuk masing-masing KSP.

Namun, sejauh ini belum ada tersangkanya. Dia menjelaskan saat ini masih sebatas penyidikan umum. Yakni, menggali sejumlah keterangan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun penerima manfaat dana bergulir itu.

‘’Secepatnya akan kami umumkan jika sudah ditetapkan (tersangkanya),’’ ungkap Waito.

Informasinya, kejari bakal menetapkan tersangka awal bulan depan. Begitu juga jumlah kerugian negara yang masih dihitung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). ‘’Sekarang masih proses penghitungan oleh BPKP untuk kerugian negara yang ditimbulkan,’’ terangnya.

Sedangkan dua orang buron, Sukmana Endy Wijaya dan Musyafak Khoirudin. Sukmana adalah terdakwa perkara penyimpangan proyek pembangunan ruang poliklinik RSUD dr Soeroto Ngawi 2009. Dia merupakan rekanan pelaksana proyek tersebut. Sedangkan Musyafak terdakwa perkara penyimpangan pengelolaan dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) 2008.

‘’Keduanya diperkirakan merugikan negara Rp100 juta lebih,’’ sebutnya.

Sepanjang 2018 ini, kejaksaan sudah memburu kedua terdakwa tersebut. Pun akan terus dikejar sampai kapan pun. Pihaknya cukup kesulitan meringkusnya lantaran alamat tempat tinggal mereka berpindah-pindah.

‘’Tapi akan terus kami cari sampai tertangkap,’’ tegasnya.

Sepanjang 2018 ini pula Kejari Ngawi juga telah mengembalikan kerugian negara sebanyak Rp 212,5 juta ke kas negara dari hasil pengungkapan kasus tipikor. (tif/c1/sat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Pencuri Motor Masih Bawah Umur

Dua Pencuri Motor Masih Bawah Umur

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Paser belakangan ini marak terjadi, Lantas, salah satunya berhasil diungkap Polsek Kuaro.


Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana rehabilitasi untuk masjid yang rusak akibat gempa di NTB jadi bancakan korupsi.


Kambing di Kandang Dicuri Orang, Disembelih Sebelum Dibawa

Kambing di Kandang Dicuri Orang, Disembelih Sebelum Dibawa

Solihudin, 46, warga Gambarsari, Kebasen kehilangan dua ekor kambing miliknya. Kambing milik korban diketahui hilang di kandang, Senin (14/1) lalu.


Tunggu Kasasi, Lima Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi

Tunggu Kasasi, Lima Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi

Eksekusi terhadap lima terpidana korupsi penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di Hutan Sekaroh, Lombok Timur, belum dilakukan jaksa penuntut umum (JPU).


Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

Seorang pemuda tega membakar rumah milik orang tuanya sendiri Sabtu (12/1) lalu.


Gilir Pacar dengan Teman, Dua Pemuda Masuk Bui

Gilir Pacar dengan Teman, Dua Pemuda Masuk Bui

Seorang gadis berusia 16 tahun, sebut saja Rara (nama samaran) menjadi korban persetubuhan dua orang pemuda.


Dua Pemeras Diringkus, Seorang Dibuat Pincang

Dua Pemeras Diringkus, Seorang Dibuat Pincang

Anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontiak meringkus dua pelaku pemerasan dan penggelapan.


2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

Selama 2018 lalu, 41 nyawa melayang sia-sia di jalan raya Kota Tegal. Sementara untuk luka berat 0 orang dan luka ringan 248 orang.


Remaja Penganiaya Siswi sampai Meninggal Dunia Didor

Remaja Penganiaya Siswi sampai Meninggal Dunia Didor

Polres Lombok Timur berhasil menangkap SAS (18) tahun, DPO pelaku kekerasan seksual dan penganiayaan terhadap EA (15) tahun, kemarin (1/1).


Jadi Tersangka, Mantan Direktur PT DPS Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Mantan Direktur PT DPS Tak Ditahan

Penyidikan dugaan korupsi di PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) terus berlanjut.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!