Kriminal
Share this on:

Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu

  • Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu
  • Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu

SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang menangkap dua pelajar bermain game online jenis battle royal (PUBG) yang lagi ngetrend. Masalahnya, mereka tidak hanya main game, akan tetapi juga pesta sabu-sabu (SS).

Tersangka diketahui bernama RL, 18, yang tinggal di Jalan Dukuh Gogor III, Jajartunggal dan AW, 18, warga Jalan Gemol Kali, Jajartunggal, Wiyung. Keduanya ditangkap di rumah Edo Sabtu (16/2) sekitar pukul 12.30.

Penangkapan terhadap kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat. Jika keduanya kerap melangsungkan pesta SS sambil main game.

Begitu ada info jika keduanya menggelar pesta narkoba, polisi langsung bergerak ke lokasi. Tak berselang lama, aparat tidak berseragam lantas masuk dan menggerebek keduanya yang tengah asyik main game diselingi mengisap SS.

"Saat digerebek mereka sedang main game online dan pesta sabu," kata Kapolsek Karangpilang Kompol Widjanarko didampingi Kanit Reskrim Iptu Wardi Waluyo Minggu (17/2).

Dia menuturkan, keduanya saat itu tak bisa membantah. Apalagi barang bukti seperangkat alat isap SS dan sisa SS ditemukan di lantai depan. Kedua tersangka lalu digelandang ke Mapolsek Karangpilang untuk diproses hukum.

Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku baru sekali memakai SS. Namun dugaan polisi itu hanya akal-akalan keduanya. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan terhadap kedua pelaku dan mengejar pemasoknya.

"Pengakuannya makai sabu, supaya lebih tenang dan konsentrasi main game," jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti, 1 poket SS 0, 32 gram, 1 pipet kaca, 1 buah scrop plastik, 1 buah tutup bong yang masih terpasang sedotan, 1 korek gas warna ungu dan 1 buah Handphone (HP) merk Oppo warna hitam. (rus/rud/jpg)

Berita Sebelumnya

Gara-gara Iseng, Ponpes Terbakar
Gara-gara Iseng, Ponpes Terbakar

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua TKI Tewas Tertimpa Beton di Malaysia

Dua TKI Tewas Tertimpa Beton di Malaysia

Dua pekerja konstruksi warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa dinding beton di Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Selasa (20/8).


Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Dua oknum jaksa kembali terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Dua anggota Polri dihadang kelompom kriminal bersenjata di sekitar kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8) kemarin.


Bawa Dua Koper, KPK Geledah Tiga Lokasi

Bawa Dua Koper, KPK Geledah Tiga Lokasi

Bukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) namanya jika tidak bereaksi cepat. Ini setelah mendapatkan beberapa sinyal kuat atas kasus dugaan suap impor bawang.


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

Tim jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mulai meneliti berkas kasus sabu Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat dan suaminya.


Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

PT INTI membantah dua orang yang terjaring OTT KPK, Rabu (31/7) dan Kamis (1/8) lalu, bukan pegawai perusahaan.


Amankan Dua Tersangka Suap, KPK Sita Dolar Singapura Hampir Semiliar

Amankan Dua Tersangka Suap, KPK Sita Dolar Singapura Hampir Semiliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo (APP).


Dua Tersangka Baru Kasus Meikarta JAKARTA -

Dua Tersangka Baru Kasus Meikarta JAKARTA -

KPK menetapkan Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto dalam dua perkara yang berbeda.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!