Kriminal
Share this on:

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

  • Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri
  • Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

KERINCI - Dua dari empat pelaku begal yang berhasil melarikan diri usai beraksi pada Jumat (8/6) di perbatasan Desa Penawar dengan Desa Kemantan Hilir, Kerinci belum tertangkap. Pihak Polres Kerinci masih terus melakukan pencarian dan pengejaran.

Keduanya yakni RS (17) dan DR (17) warga Pendung Hiang. Dalam aksinya mereka menggunakan sepeda motor Scoopy. Dua temannya Herson Saputra (20) dan inisial EA (17) kini diamankan di Polres Kerinci.

Kapolsek Air Hangat Timur, IPTU Iswanto, dikonfirmasi via ponselnya mengatakan, setelah kejadian pihak Kepolisian telah berkoordinasi dengan perangkat Desa Pendung Hiang.

“Kita minta agar dua orang pelaku tersebut untuk menyerahkan diri secara baik-baik ke Mapolres Kerinci,” ujar IPTU Iswanto, kemarin (10/6).

Namun, berdasarkan hasil di lapangan memang kedua pelaku sudah tidak berada di rumah lagi dan telah melarikan diri.

"Dia tetap sembunyi, sudah tidak di rumah lagi. Kita sudah berkoordinasi dengan perangkat Desa, agar mereka menyerahkan diri," jelasnya.

Saat ini sambung Kapolsek, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Kerinci untuk menetapkan Dua pelaku begal tersebut sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk diketahui sebelumnya, korban dalam aksi begal ini yakni dua kakak beradik Satriadi (21) dan Lara (19) mahasiswa AMIK Depati Parbo, warga Kemantan Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci.

Keduanya dibegal saat hendak pulang ke rumahnya setelah membeli takjil di Pasar Kota Sungai Penuh pada Jumat (08/06). Korban mengalami luka-luka karena sabetan senjata tajam pelaku. Dalam hal ini, dua pelaku diamankan dan sepeda motornya dibakar oleh warga yang merasa kesal. (adi/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kecelakaan di Suramadu, Dua Motor Terbakar

Kecelakaan di Suramadu, Dua Motor Terbakar

Pengguna jalan yang melintas menuju Surabaya maupun sebaliknya di Jalur Tol Jembatan Suramadu KM 5200 mendadak heboh Selasa (19/6) sekitar pukul 06.30.


Bocah Dua Tahun Dibunuh Bapaknya, Pelaku Diisolasi

Bocah Dua Tahun Dibunuh Bapaknya, Pelaku Diisolasi

Kusnanto (46), pelaku penganiayaan terhadap anaknya sendiri AN hingga meninggal dunia, masih menjalani perawatan di RSUD RA Kartini Jepara kemarin.


Kebingungan Terlilit Utang, Kenalan pun Dirampok

Kebingungan Terlilit Utang, Kenalan pun Dirampok

Pelaku dan korban saling kenal. Namun, Agus Talim (30), warga Desa Panjang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus tetap nekat.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

RO (17), pelaku pembacokan Ahmad Fatoni, siswa XII MA Miftahul Ulum Kayen dikenai dua pasal pidana.


Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Pelaku pembacokan saat konvoi perayaan kelulusan SMA sederajat di Pati ternyata bukan pelajar. Rohman alias Maman ini telah bekerja.


Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Peristiwa tragis menimpa Pujiono (51) dan Suryati (48).


Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Ahmad Fatoni, korban pembacokan saat konvoi kelulusan SMA sederajat, Jumat (4/5) lalu, semakin membaik.


Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Setelah Ika Dewi Ratnasari (44) ditahan, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota kembali meringkus pelaku lainnya, Novi, 22.


Tenggak Cairan Pembersih lalu Potong Nadi, Ibu Ini Bisa Diselamatkan

Tenggak Cairan Pembersih lalu Potong Nadi, Ibu Ini Bisa Diselamatkan

Nyawa Romiyati, warga Desa Tambaharjo Kecamatan Kota Kabupaten Pati masih tertolong, setelah dua kali melakukan percobaan bunuh diri kemarin dinihari.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!