Kriminal
Share this on:

Duh, Aksi “Tukar Pasangan Kencan” Mulai Marak

  • Duh, Aksi “Tukar Pasangan Kencan” Mulai Marak
  • Duh, Aksi “Tukar Pasangan Kencan” Mulai Marak

Ilustrasi,

SERANG - Aksi tukar menukar pasangan untuk berhubungan intim atau yang kerap disebut swinger mulai merambah ke wilayah Banten. Bahkan, aksi sejumlah pasangan berlainan jenis dalam mencari pasangan untuk melakukan swinger ini dapat kita temui secara bebas melalui dunia maya.

Menurut informasi yang diterima indopos (jawa Pos Group), kegiatan tukar-menukar pasangan (swinger) di wilayah Banten ini sudah dilakukan pasangan berlainan jenis tersebut sejak beberapa tahun lalu. Mereka biasanya mencari pasangan lain yang akan diajak kencan ganda (double date) melalui media sosial seperti twitter, facebook atau Instagram.

“Para pelaku biasa menggunakan sejumlah hotel atau villa di kawasan-kawasan wisata, seperti pantai Carita, Anyer ,Tanjung Lesung, Pantai Sawarna, bahkan ada yang menyeberang hingga ke Lampung agar permainan mereka tidak kentara. Mereka memanfaatkan twitter atau media sosial lainnya untuk mencari pasangan yang mau diajak saling bertukar,” kata sumber indopos yang tak mau disebutkan namanya, kemarin.

Sumber indopos itu mengatakan, bahwa para pasangan swinger yang mencari patner untuk kencan ganda ini hampir ada di semua wilayah. Ada yang dari Kota atau Kabupaten Tangerang, ada yang dari Kota Tangerang Selatan, ada juga yang dari Cilegon atau Serang.

“Hampir setiap kota di Banten itu ada, ada yang dari Serang, Tangerang,Pandeglang atau Cilegon. Kalau tidak percaya, coba abang cek di situs milik mereka,” ujar sumber itu sambil memberitahukan alamat sebuah website kepada indopos.

Ketika Indopos mencoba masuk ke dalam situs swinger di wilayah Banten ini, indopos memang menemui sejumlah iklan pasangan swinger yang mengajak pasangan lain untuk melakukan double date tersebut. Dalam iklan mereka, biasanya akan dilampirkan alamat email, lokasi kota mereka serta nomor kontak yang dapat dihubungi oleh pasangan lain.

Jika ada pasangan yang berminat, pastinya bisa langsung menghubungi nomor-nomor atau alamat email yang tertera dan selanjutnya dibuat janji untuk ketemuan dan bertukar pasangan dalam berhubungan intim.

DN, misalnya menyatakan bahwa dia yang berusia 26 dan pasangannya yang berusia 24 siap melakukan swinger dengan pasangan lain yang ada di wilayah Banten. “Saya mencari pasangan yang siap diajak swinger. Peminat bisa menghubungi di nomor 082312334xxx,” tulis DN di website mereka.

Ada lagi JB yang mengaku sebagai swinger dari daerah Cilegon. Dia menyatakan berusia 40 tahun dan isterinya berusia 35 tahun. Dalam biodata yang diberikan, dia menuliskan bahwa dia ingin mencoba melakukan swinger dengan pasangan lain yang ada di wilayah Cilegon.

Untuk itu dia menyertakan nomor Whatsapp 082246444xxx sebagai kontak bagi yang berminat melakukan swinger bersamanya. Ada juga DK yang bersama pasangan UL dengan usia 27 dan 26.

Mengaku merupakan swinger asal Kota Serang yang juga ingin berfantasi untuk melakukan tukar pasangan dengan mereka yang berdomisili di Kota Serang atau kebetulan berada di kota itu. Untuk yang berminat, dia member nomor kontak di 08224024xxx dan alamat emailnya.

Menanggapi maraknya aksi swinger di wilayah Banten, Ketua Majelis Ulama Banten HKH Romli mengaku terkejut dan baru mendengar adanya saling tukar menukar pasangan dalam berhubungan susmi istri. ”Astagfirullah, saya baru mendengar ini ada yang perilaku seperti binatang seperti itu,” kata Kartua MUI Banten ini.

Menurut Romli, pasangan suami istri bukanlah barang yang bisa tukar menukar saat akan digunakan. ”Pasangan suami istri itu bukanlah sandal yang bisa ditukar saat akan digunakan.Untuk itu, kembailah kepada agama yang melarang perbuatan iblis seperti itu,” terangnya.

Romli berpesan kepada pelaku swinger agar kembali kepada jalan Allah dan menjauhkan diri dari praktik terkutuk tersebut. ”Sebagaimana pesan moral, agar mereka yang sudah terjerumus itu kembali kepada jalan Allah,” cetusnya.

Ketua MUI juga meminta kepada aparat kepolisian untuk menelusuri adanya praktik tukar menukar pasangan tersebut untuk diproses secara hukum. ”Agama manapun melarang praktik seperti itu, makanya saya minta kepada polisi untuk menelusuri adanya praktik tukar menukar pasangan itu agar diproses secara hukum,” tegasnya. (yas/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Gagal Rampas Tas, Dua ABG Dimassa

Gagal Rampas Tas, Dua ABG Dimassa

Aksi perampasan dengan melibatkan pelaku remaja kembali terjadi.


Pakai Berlian Palsu, Pasutri Tipu Pengusaha

Pakai Berlian Palsu, Pasutri Tipu Pengusaha

Sepasang pasangan suami istri (pasutri) ditangkap aparat Polsek Semarang Timur terkait kasus kejahatan penipuan.


Dalang Tawuran yang Tewaskan Seorang ABG Diburu Polisi

Dalang Tawuran yang Tewaskan Seorang ABG Diburu Polisi

Tim Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Tegal Kota tengah memburu pelaku yang diduga sebagai dalang aksi tawuran.


Dugaan Aksi Koboi Petugas Transjakarta Dikecam

Dugaan Aksi Koboi Petugas Transjakarta Dikecam

Dugaan aksi koboi petugas terhadap penumpang bus Transjakarta yang diduga melakukan tindak kriminal menuai kecaman dari banyak pihak.


Baru Foreplay Keburu Digerebek

Baru Foreplay Keburu Digerebek

Pasangan bukan suami istri, Yopi dan Ice, tak tuntas menyalurkan hasrat seksnya di warung remang-remang.


Ngaku Keturunan Cucu Keraton, Dua Orang Keruk Rp1,3 Miliar

Ngaku Keturunan Cucu Keraton, Dua Orang Keruk Rp1,3 Miliar

Banyak modus para pelaku kejahatan dalam menjalankan aksi kejahatanya.


Ditinggal ke Bali, Rumah Bos Koveksi Dirampok

Ditinggal ke Bali, Rumah Bos Koveksi Dirampok

Aksi perampokan terjadi Perum Prapen Indah. Korbannya, Reza Teguh (40), warga Jalan Prapen Indah Blok F nomor 43, Surabaya.


Garong Toko Sembako, Komplotan Lampung Digulung

Garong Toko Sembako, Komplotan Lampung Digulung

Usai sudah aksi kejahatan kawanan perampok spesialis toko sembako.


Aksi Nyeleneh Siswa SMP, Gores Tangan supaya Viral

Aksi Nyeleneh Siswa SMP, Gores Tangan supaya Viral

Puluhan pelajar SMP Negeri 1 Sekadau Hilir menggores tangan sendiri beberapa hari terakhir membuat heboh masyarakat.


Saat Salat Berjamaah, Tas Dicuri

Saat Salat Berjamaah, Tas Dicuri

Aksi pencurian sebuah tas milik Hartoyo, 42, asal Kandeman Batang yang sedang menunaikan ibadah salat berhasil digagalkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!