Kriminal
Share this on:

Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong

  • Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong
  • Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong

DIAMANKAN - Seorang wanita paruh baya diamankan di Mapolsek Pekalongan Barat, setelah tepergok membobol sebuah kios sembako di Pasar Grogolan, Kamis (5/4) lalu. (dok. for radar pekalongan)

PEKALONGAN - K (41), warga Petarukan, Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Sebab, wanita paruh baya tersebut kepergok membobol sebuah kios di Blok G Pasar Grogolan, Kelurahan Sapuro Kebulen, Pekalongan Barat.

Pelaku mencuri beberapa barang dagangan dari dalam kios tersebut, Kamis (5/4) sore. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya sekira pukul 16.30 WIB ada pedagang yang melihat seorang ibu yang mencurigakan di kios kelontong milik Slamet Rozaki.

Padahal kios tersebut masih tutup, karena pemiliknya sedang keluar. Saksi bersama petugas satpam pasar grogolan pun langsung mengamankan wanita tadi ke pos satpam.

Benar saja, begitu pemilik kios datang pada pukul 17.00 WIB untuk membuka kiosnya. Dia kaget melihat kunci kios sudah rusak. Selanjutnya dia mengecek ke dalam, ternyata ada beberapa barang yang hilang.

Pemilik kios pun bergegas menuju ke pos satpam untuk melaporkan kejadian tersebut, ternyata sudah ada pelaku yang telah diamankan di Pos Keamanan Pasar Grogolan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kapolsek Pekalongan Barat Kompol Hanafi Umar mengatakan, kios atau warung yang dibongkar tersangka ialah warung milik Slamet Rozaki (37), warga Kelurahan Kalibeluk Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor, 1 slop rokok, 12 sachet pewangi/pelembut pakaian, 24 susu sachet, 20 sachet kopi, 36 sachet shampoo, 8 sachet deterjen cair, dan sebuah obeng yang digunakan untuk mencongkel gembok kios.

”Tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pekalongan Barat guna proses penyidikan. Yang bersangkutan akan dijerat dengan pasal Pasal 363 ayat (1) huruf 5 e KUHPidana,” ujar Kompol Hanafi Umar. (way/fat/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kompol Fahrizal Kerap Berhalusianasi dan Berilusi

Kompol Fahrizal Kerap Berhalusianasi dan Berilusi

Mantan Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Fahrizal yang menembak mati adik iparnya, Jumingan, saat ini masih menjalani observasi ahli forensik kejiwaan.


Gendeng! Siswi SMP Nyaris Diperkosa Dua Temannya

Gendeng! Siswi SMP Nyaris Diperkosa Dua Temannya

Kejahatan seksual saat ini sudah mulai merambah terhadap anak remaja.


Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya

Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya

Polres Pekalongan menggelar gelar perkara kasus pencurian dengan kekerasan kemarin.


Nyaru Tetangga, Penculik Dua Bocah SD Diringkus

Nyaru Tetangga, Penculik Dua Bocah SD Diringkus

Aksi penculikan kembali terjadi di Jakarta. Kali ini dialami dua bocah Sekolah Dasar (SD) berinisial A, 10 dan EG, 10.


Pembunuh Ibu Kandung Akan Diobservasi Kejiwaannya

Pembunuh Ibu Kandung Akan Diobservasi Kejiwaannya

Polresta Bandarlampung dan Polsekta Tanjungkarang Barat (TkB) akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung.


Ibu Kandung Tega Buang Bayinya

Ibu Kandung Tega Buang Bayinya

Bayi baru lahir ditemukan di belakang toilet Puskesmas Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kamis (1/3) sore.


Curi Laptop, Dua Pemuda Ditangkap

Curi Laptop, Dua Pemuda Ditangkap

Dua pemuda ditangkap massa lantaran kepergok mencuri laptop milik warga Dukuh Kalisalak Desa Jrebeng Kembang Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan.


Mau Selingkuh, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Bawa Sabu

Mau Selingkuh, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Bawa Sabu

Sri Junita (39) diringkus polisi atas kepemilikan 0,04 gram sabu saat menginap di Losmen.


Diduga Hendak Dibawa Kabur, Gadis Ini Loncat dari Sepeda Motor

Diduga Hendak Dibawa Kabur, Gadis Ini Loncat dari Sepeda Motor

Ini menjadi pelajaran bagi warga Gorontalo, utamanya para remaja, agar berhati-hati ketika ada yang menawarkan jasa.


Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Peristiwa yang dialaminya membuat Ra trauma. Siswi sebuah SMA negeri di Bandarlampung ini takut untuk sekolah dan bertemu guru yang dilaporkan melecehkannya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!