Kriminal
Share this on:

Duit Bantuan Masjid Terdampak Bencana Ditilap

  • Duit Bantuan Masjid Terdampak Bencana Ditilap
  • Duit Bantuan Masjid Terdampak Bencana Ditilap

MATARAM - Staf KUA Gunungsari, Lombok Barat berinisial LBR alias Basuki terjaring operasi tangkap tangan (OTT), yang dilakukan Polres Mataram. LBR diduga melakukan pemotongan dana rehabilitasi untuk masjid.

Penangkapan dilakukan usai dia menerima uang sebesar Rp 10 juta. Uang ditaruh di dalam amplop putih berisikan masing-masing Rp 5 juta. Uang yang kini menjadi barang bukti, diakui Basuki diperoleh dari seorang pengurus masjid yang mendapatkan dana bantuan rehabilitasi pascagempa.

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, LBR telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan guna mencari keterlibatan pihak lain dalam OTT yang dilakukan jajarannya.

”Sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Alam, kemarin (15/1).

Basuki diduga kuat meminta fee dan memotong dana rehabilitasi masjid. Kapolres menjelaskan, pelaku meminta uang kepada pengurus masjid yang mendapat bantuan. Apabila tidak diberikan, LBR mengancam akan memberhentikan bantuan lain untuk masjid tersebut.

Tindakan pelaku membuat pengurus masjid mau tak mau menuruti permintaan tersebut. LBR diketahui meminta bagian sebesar 20 persen dari dana rehabilitasyang diterima setiap masjid.

”Satu masjid itu nilai bantuannya bervariasi. Ada yang Rp 50 juta, ada Rp 200 juta, kisaran bantuannya segitu. Tersangka meminta 20 persen dari jumlah tersebut,” terang kapolres.

Aksi LBR dimulai sekitar Desember 2018. Tersangka diduga telah memungut total Rp 105 juta dari empat masjid. Salah satu masjid yang dana bantuan rehabilitasinya dipotong adalah Masjid Baiturrahman di Gunungsari.

”Penindakan kita lakukan berdasarkan laporan yang masuk. (Sudah) memotong dari Desember,” ujar dia.

Kasatreskrim Polres Mataram AKP Joko Tamtomo mengatakan, ada Rp 6 miliar yang diberikan pusat kepada Kanwil Kemenag NTB untuk rehabilitasi masjid. Jumlah tersebut sudah digunakan untuk 58 masjid se-NTB yang telah diverifikasi.

”Itu Rp 6 miliar untuk tahap pertama. Ada sekitar 2000 masjid yang diusulkan untuk menerima bantuan rehabilitasi,” kata Joko.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag NTB Nasrudin mengaku kaget dan malu dengan OTT yang dilakukan Satreskrim Polres Mataram. Apalagi objek OTT terkait dana rehabilitasi masjid pascagempa.

”Malu dan miris sekali. Sangat terpukul ada oknum yang memotong bantuan masjid itu,” kata Nasrudin.

Disinggung mengenai alur bantuan, Nasrudin menyebut dana ditransfer langsung ke rekening masing-masing pengurus masjid. Tidak melalui bendahara kantor. Masjid yang menerima transfer dana bantuan, sebelumnya telah diverifikasi.

Langkah verifikasi dilakukan langsung Kanwil Kemenag NTB. Berdasarkan usulan dari pengurus masjid dan rekomendasi Kemenag di tingkat kabupaten/kota.

”Nilai bantuan bervariasi. Sesuai dengan tingkat kerusakan. Ada yang menerima Rp 50 juta sampai Rp 300 juta,” tutur dia.

Verifikasi yang dilakukan Kanwil Kemenag, terlihat kontradiktif dengan hasil OTT Polres Mataram. Apalagi jika melihat peran Basuki yang hanya merupakan staf KUA di Gunungsari, namun bisa melakukan pemotongan hingga menentukan suatu masjid mendapat bantuan atau tidak.

Mengenai itu, Nasrudin menegaskan bahwa staf KUA sama sekali tidak berwenang menentukan bantuan. Untuk proses verifikasi dan pengesahan masjid yang menerima bantuan, sepenuhnya dilakukan Bidang Binmas Islam Kanwil Kemenang NTB.

”Staf KUA tidak bersinggungan langsung dengan verifikasi. Yang verifikasi itu Kanwil,” tegas dia. "Peran staf KUA tidak ada (dalam proses verifikasi),” tambahnya.

Sementara itu, setelah melakukan OTT terhadap LBR, Satreskrim Polres Mataram melakukan penggeledahan di Kantor Kanwil Kemenag NTB. Mereka mengambil sejumlah dokumen dari ruang Bidang Binmas Islam. (dit/r2/jpg)

Berita Sebelumnya

Penjual Jus Edarkan Sabu-sabu
Penjual Jus Edarkan Sabu-sabu

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tes Kejiwaan Serahkan Kepolisian

Tes Kejiwaan Serahkan Kepolisian

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya angkat bicara tentang kasus masuknya anjing ke Masjid Al Munawaroh, Sentul, Bogor.


Penuntasan Kasus BLBI Tak Tentu Arahnya

Penuntasan Kasus BLBI Tak Tentu Arahnya

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).


Bupati Solok Selatan Diduga Korupsi Pembangunan Masjid

Bupati Solok Selatan Diduga Korupsi Pembangunan Masjid

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria kini jadi perbincangan, terkait dugaan sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang menjeratnya..


Tiga Tersangka Suap Dana Hibah KONI Segera Disidang

Tiga Tersangka Suap Dana Hibah KONI Segera Disidang

Penyidikan kasus penyaluran bantuan Kemenpora ke KONI untuk tiga tersangka penerima suap telah selesai.


Penculikan Balita di masjid Terekam CCTV

Penculikan Balita di masjid Terekam CCTV

Anisa Suci Andriwibowo (3), putri pasangan suami istri (Pasutri) Ardiwibowo (29) dan Aprilina Lestari (20) menjadi korban penculikan.


Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Menjelang pemilu 2019, Polres Tegal menggelar Safari Subuh ke masjid-masjid.


Nyolong di Masjid, Maling Motor Didor

Nyolong di Masjid, Maling Motor Didor

Nekad mencuri sepeda motor di depan Masjid Darul Faizin di lingkungan Aspol Jalan KS Tubun, Hari Pramono, ditembak kakinya oleh Tim Resmob Polres Tegal.


Kakek Meninggal di Teras Masjid

Kakek Meninggal di Teras Masjid

Seorang kakek ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Teras Masjid At Taqwa Jalan A. Yani Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa, kemarin.


Plasenta Bayi Disembunyikan di Kolong Masjid

Plasenta Bayi Disembunyikan di Kolong Masjid

Warga sekitar Masjid Al Maarif dihebohkan dengan penemuan plasenta bayi atau tembuni.


Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana rehabilitasi untuk masjid yang rusak akibat gempa di NTB jadi bancakan korupsi.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!