Kriminal
Share this on:

Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

  • Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap
  • Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

DITANGKAP - Polres Pekalongan Kota menggelar konferensi pers penangkapan empat tersangka pengedar dan atau pemakai obat-obatan. (wahyu hidayat/radar pekalongan)

PEKALONGAN - Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota, belum lama ini menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar dan atau pemakai obat-obatan jenis psikotropika di Kota Pekalongan. Keempat tersangka ditangkap di empat lokasi berbeda, hanya dalam selang waktu kurang dari empat jam.

Dalam gelar perkara di aula Mapolres Pekalongan Kota, kemarin, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu didampingi Kabag Ops Kompol Suharsono dan Kasat Narkoba AKP Rohmat Ashari, menjelaskan selain menangkap para tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 193 butir obat-obatan psikotropika yang terdiri dari 97 butir Riklona dan 96 butir Alprazolam.

Kapolres AKBP Ferry menuturkan, pengungkapan peredaran obat-obatan jenis psikotropika ini berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota dengan melakukan penyelidikan. Petugas mendapat informasi tentang dugaan kalau di TKP diduga sering ada transaksi obat-obatan terlarang.

"Informasi dari masyarakat ditindaklanjuti, kemudian anggota berhasil menangkap tersangka pertama. Dari penangkapan tersangka pertama ini kemudian dikembangkan lagi. Anggota kami bergerak cepat, takut bocor. Akhirnya dalam waktu cepat, kurang dari 24 jam keempat tersangka berhasil ditangkap," ungkapnya.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka FAH, 21, warga Jl Urip Sumoharjo, Medono, Pekalongan Barat. Tersangka ditangkap pada Kamis (28/2) pukul 23.00 WIB di Jl WR Supratman, Pekalongan Utara. Dari FAH, polisi mengamankan barang bukti berupa 10 butir Alprazolam.

Tersangka FAH kemudian diinterogasi petugas. Akhirnya mengarah ke tersangka lain. Selanjutnya, Kamis (28/2) pukul 23.45, anggota Sat Narkoba menangkap tersangka kedua. Tersangka berinisial ABD alias Sidul, 22, warga Kradenan Gg 1, Pekalongan Selatan. ABD ditangkap di depan Grosir Setono, Pekalongan Timur. Dari ABD, polisi mengamankan barang bukti berupa 5 butir Alprazolam.

Tak berhenti di situ, pada Jumat (1/3) pukul 00.30 WIB, tim dari Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota menangkap tersangka ketiga, berinisial ESR, 19, warga Jl Karya Bhakti, Medono, Pekalongan Barat. Tersangka ditangkap di Jalan Urip Sumoharjo (depan Masjid Jami') Kelurahan Pringrejo, Pekalongan Barat. Dari ESR, polisi mengamankan barang bukti berupa 5 butir Alprazolam yang disimpan dalam bungkus rokok Sampoerna Mild.

Selanjutnya, satu jam berikutnya, tepatnya pada Jumat (1/3) pukul 01.30 WIB, petugas menangkap tersangka keempat. Tersangka keempat ini yakni NI, 25, warga Buaran Kradenan Gg 1, Pekalongan Selatan. Tersangka NI ini ditangkap di rumahnya. Dari NI, polisi mengamankan barang bukti berupa 97 butir riklona dan 76 butir alprazolam yang disimpan dalam bungkus parfum dan disembunyikan di almari kamar serta uang tunai Rp400 ribu.

Kapolres menambahkan bahwa kasus ini masih akan dikembangkan lagi. Berdasar pemeriksaan terhadap tersangka, obat-obatan golongan psikotropika itu didapat dari seseorang berinisial A yang saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Adapun obat-obatan tersebut diduga dikirim dari luar kota.

"Sementara A masih melarikan diri dan sedang dalam pencarian petugas. Informasi dari tersangka, obat-obatan tersebut dikirim dari kota B. Tetapi masih akan kita dalami lagi. Sebelum terbukti kita belum bisa memastikan," jelas Kapolres.

AKBP Ferry menambahkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka saat ini sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Pekalongan Kota. Mereka akan dijerat dengan Pasal 62 UURI No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta. (way/wan/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Giliran Empat Pejabat PT Antam Diperiksa

Giliran Empat Pejabat PT Antam Diperiksa

Penyidik Pidsus Kejagung mulai memburu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan batubara seluas 400 hektare di Sarolangun, Jambi.


Suplai Sabu lewat Amrik, Dua WNA Tiongkok Ditangkap

Suplai Sabu lewat Amrik, Dua WNA Tiongkok Ditangkap

Polres Metro Jakarta Barat menggagalkan penyelundupan 28 Kg sabu dari jaringan Internasional.


Empat TKI Ilegal Ditangkap di Taiwan

Empat TKI Ilegal Ditangkap di Taiwan

Anggota kepolisian sekitar Zhonghe, Taipei, Taiwan menangkap empat wanita tenaga kerja Indonesia yang sedang belanja di pasar malam setempat.


Direktur WKE Dituntut Empat Tahun Penjara

Direktur WKE Dituntut Empat Tahun Penjara

Direktur Utama PT Wijaya Kusuma (WKE) Emindo Budi Suharto bersama-sama dengan istri, anak dan kerabatnya dituntut 4 tahun penjara


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


14 Nelayan Indonesia Ditangkap Australia

14 Nelayan Indonesia Ditangkap Australia

Kapal nelayan asal Indonesia ditangkap oleh Kapal patroli Australia HMAS Armidale, karena memasuki batas perairan di sekitar 170 mil laut sebelah utara Gove di


Satu Gadis Tasik Rp25 Juta

Satu Gadis Tasik Rp25 Juta

Empat Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok diketahui telah memberikan uang Rp25 Juta kepada empat gadis asal Karangnunggal, Tasikmalaya.


11 Tahun Buron, Ditangkap saat Sarapan

11 Tahun Buron, Ditangkap saat Sarapan

Tim Intelijen Kejati Sumatra Utara berhasil menangkap Henry Panjaitan saat sedang sarapan di Jalan Sei Silau, Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa (23/4) pagi.


Direvitalisasi, Lapas Akan Dibagi Empat Kelas

Direvitalisasi, Lapas Akan Dibagi Empat Kelas

Revitalisasi lembaga pemasyarakatan (lapas) mulai dikebut Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusian (Kemenku HAM).


Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman gantung empat orang anggota kelompok militan ISIS (Daesh) yang terlibat dalam kejahatan-kejahatan teroris di Irak dan Suriah



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!