Kriminal
Share this on:

Empat Terdakwa Narkoba Divonis Mati

  • Empat Terdakwa Narkoba Divonis Mati
  • Empat Terdakwa Narkoba Divonis Mati

BANDARLAMPUNG - Empat terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba terus berjuang agar terhindar dari hukuman mati. Melalui pengacaranya, Ridho Yudiantara (27), Satria Aji Andika (20), Haryono (22), dan Hendrik Saputra (24) akan melakukan upaya kasasi.

Ini menindaklanjuti putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang yang menguatkan vonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang dalam kasus kepemilikan 134 kilogram ganja tersebut.

Pengacara Haryono dan Hendrik Saputra, Budiono, mengatakan sudah mendapat informasi putusan hakim PT Tanjungkarang. Karena itu, pihaknya mengajukan kasasi.

”Untuk Ridho dan Satria Aji, saya tidak tahu, apakah menerima putusan atau ikut mengajukan kasasi. Keduanya memilih tidak kita dampingi lagi,” kata Budiono.

Dilanjutkan, terdakwa lain yang didampingi dirinya, yakni Agus Purnomo juga menyatakan kasasi. Dalam tingkat banding, hakim PT Tanjungkarang menghukum 20 tahun penjara.

”Agus juga mengajukan kasasi. Jadi ada tiga (terdakwa) yang kita dampingi mengajukan upaya tersebut. Saat ini kita sedang menyusun memori kasasi,” ujarnya.

Terkait putusan tersebut, Humas Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Jessaya Tarigan mengatakan, awalnya majelis hakim mengeluarkan putusan untuk terdakwa Haryono dan Hendrik Saputra. ”Putusannya Senin (12/3) lalu dengan ketua majelis hakim Sugeng Budiyanto serta hakim anggota Martius Bala dan Made Sweda," kata Jessaya.

Kemudian putusan terhadap Satria Aji dan Ridho Yudiantara ditetapkan Selasa (20/3) silam dengan majelis hakim yang berbeda. Keempat terdakwa tetap dijatuhi hukuman mati.

Jessaya menjelaskan, dengan dikuatkannya putusan itu, maka tidak ada pertimbangan lain yang diberikan majelis hakim tinggi. Semua pertimbangan hakim tingkat pertama dikuatkan dan tak ada yang diperbaiki.

Dalam pertimbangan hakim, memori banding yang disampaikan pengacara keempat terdakwa hanya pengulangan dari pleidoi sebelumnya. ”Karena tidak ada hal baru yang dapat membuktikan keempatnya tidak bersalah, maka majelis hakim (pengadilan tinggi) menilai putusan PN Tanjungkarang sudah tepat,” urainya.

Pada bagian lain, keluarga Ridho Yudiantara menyatakan keberatan dengan putusan hakim Pengadilan Tinggi Tanjungkarang. Kakak kandung Ridho, Reza Andika mengungkapkan, pihaknya terpukul dengan putusan tersebut.

”Kami menyayangkan putusan itu. Sebab jelas tidak sesuai dengan fakta persidangan di pengadilan negeri,” kata Reza. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengacara Ridho untuk melakukan upaya hukum.

Terpisah, pengacara Ridho dan Satria Aji, Handry Martadinyata menyatakan akan mengajukan kasasi. Dalam memori banding, pihaknya sudah menyerahkan bukti yang dianggap tidak sesuai yakni pengiriman resi.

Diketahui, dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, majelis hakim memvonis Ridho Yudiantara, Satria Aji, Haryono, dan Hendrik Saputra dengan hukuman mati. Dua terdakwa lain, yaitu Agus Purnomo, divonis 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar serta Risqi Ari Jumato (24) divonis pidana seumur hidup. Para terdakwa tersangkut perkara ganja seberat 134 kilogram. (nca/c1/ais/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Asyik Mangkal, Empat PSK Terjaring Razia

Asyik Mangkal, Empat PSK Terjaring Razia

Petugas Satpol PP Kabupaten Pekalongan kembali berhasil menjaring empat PSK yang menjajakan bisnis syahwat di siang bolong, kemarin (12/12).


Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Dua pemuda berinisial FR, dan MRE, harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota.


Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Sidotopo Sekolahan IV berhasil dibubarkan Unit Reskrim Polsek Semampir. Empat orang ditangkap dalam penyergapan ini.


Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Keuntungan yang menjanjikan membuat Arifin, 24, dan tiga rekannya ketagihan berjualan minuman keras (miras).


Menikah di Tahanan, Tersangka Narkoba Hanya Bisa Ngobrol dengan Istrinya

Menikah di Tahanan, Tersangka Narkoba Hanya Bisa Ngobrol dengan Istrinya

Senin (26/11) menjadi hari sakral bagi Vijay (22) dan Aliya (20) yang melangsungkan pernikahannya di Masjid Baitul Muttaqin Mapolres Brebes.


Delapan Tahanan Pesta Sabu di Sel Polrestabes Semarang

Delapan Tahanan Pesta Sabu di Sel Polrestabes Semarang

Para tahanan kasus narkoba semakin nekat. Mereka semakin berani dan terang-terangan mengonsumsi sabu.


Bawa Ratusan Butir Pil Koplo, Pelajar di Pekalongan Ditangkap Polisi

Bawa Ratusan Butir Pil Koplo, Pelajar di Pekalongan Ditangkap Polisi

Seorang pelajar SMK asal Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, MFR, diamankan Sat Res Narkoba Polres Pekalongan.


Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menyita puluhan ribu pil ekstasi dan puluhan kilogram sabu, dari tangan bandar di perairan Langsa Aceh.


Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, Sopir Ekspedisi Disergap BNN

Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, Sopir Ekspedisi Disergap BNN

Dua pengguna narkoba jenis Methampethamine atau sabu ditangkap jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga.


Usai Kulakan Sabu-sabu, Mahasiswa Ditangkap

Usai Kulakan Sabu-sabu, Mahasiswa Ditangkap

Pendatang baru dari berbagai latar belakang, silih berganti terjun ke dunia narkoba. Mereka pun seolah menunggu giliran untuk dibekuk aparat berwajib.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!