Kriminal
Share this on:

Gadaikan Mobil Orang Lain, Oknum Guru Diringkus

  • Gadaikan Mobil Orang Lain, Oknum Guru Diringkus
  • Gadaikan Mobil Orang Lain, Oknum Guru Diringkus

DIRINGKUS – Edi Witoyo (35), warga Jalan Bangkirai nomor 10 Kaplingan Kridosono, Kelurahan Tempelan, Blora saat dimintai keterangan penyidik, kemarin. (nur sholikhin for radar kudus)

BLORA - Polres Blora meringkus oknum guru PNS di SDN Ngaringan, Grobogan kemarin. Dia adalah Edi Witoyo (35), warga Jalan Bangkirai Nomor 10 Kaplingan Kridosono, Kelurahan Tempelan, Blora.

Dia diringkus atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. Atas perbuatan pelaku, korban Moh Khadirin menderita kerugian sekitar Rp35 juta.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kaatreskrim AKP Hery Dwi Utomo membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini masih dalam pemeriksaan. “Masih pendalaman,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Sholikin, kuasa hukum korban Moh Khadirin mengaku, oknum guru ini telah menjadi buron sekitar dua bulan. ”Saya kemarin mendapat informasi tertangkapnya pelaku dari penyidik Blora. Pelaku telah melakukan penipuan sebesar Rp35 juta dengan modus menggadaikan mobil kepada korban. Ternyata mobil yang digadaikan bukan milik pelaku, justru milik orang lain,” terangnya.

Dia menambahkan, pelaku tergolong licin. “Kami sebagai kuasa hukum korban mengapresiasi Polres Blora yang berhasil menangkap pelaku. Sehingga dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Kejadian ini berawal Februari 2018 lalu. Pelaku Edi Wiyoto menawarkan mobil Toyota Avanza bernopol K 8780 FN kepada korban. Mobil itu boleh digunakan asal memberikan titipan Rp35 juta.

Setelah dipertimbangkan, korban menerima tawaran tersebut. Akhirnya 19 Februari 2018 uang diserahkan kepada pelaku. Begitu juga sebaliknya, mobil diserahkan kepada korban.

Setelah dua minggu berjalan, mobil tersebut diminta pelaku dan diganti mobil lain. Yaitu Toyota Avanza hitam 2011. Setelah dua hari dipakai, mobil sering rewel. Korban mengubungi pelaku untuk mengembalikan mobil tersebut.

Setelah satu minggu, mobil tersebut diganti pelaku dengan Daihatsu Xenia Nopol K 9307 FN. Belum satu minggu digunakan, dia dihubungi Samsuri dan mengaku mobil tersebut itu miliknya.

Selanjutnya, 23 Maret korban bersama Samsuri pergi ke rumah mertua pelaku. Mobil itu memang milik Samsuri. Hal itu dibuktikan surat-surat kendaraan.

Karena pelaku tidak dapat dihubungi, selanjutnya mobil diserahkan kepada pemiliknya. Merasa ditipu, korban melaporkan kasus tersebut kasus tersebut pada 19 April. (sub/ris/jpg)


Berita Sejenis

Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tujuh pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking ditangkap aparat Bareskrim Polri.


Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta berbenah. Menjadi lembaga antirasuah bukan berarti tak ada pengawasan dari instansi lain.


Wakil Ketua DPR Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara

Wakil Ketua DPR Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara

KPK berharap vonis yang dijatuhkan kepada Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan dapat menjadi pembelajaran bagi politisi lain.


Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Pemerintah Indonesia mengabulkan pengampunan kepada, Neil Bantleman, guru asal Kanada terpidana pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Jakarta.


ASN Dominasi 192 Kandidat yang Lolos Seleksi Capim KPK

ASN Dominasi 192 Kandidat yang Lolos Seleksi Capim KPK

Sebanyak 192 orang dari 376 orang yang mengikuti seleksi calon pimpinan KPK dinyatakan lolos seleksi tahap I administrasi.


OTT di Kepri, KPK Amankan Kepala Daerah dan Bawahannya

OTT di Kepri, KPK Amankan Kepala Daerah dan Bawahannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku berhasil mengamankan enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kepulauan Riau.


WNI Cabuli Siswi SMP di Singapura

WNI Cabuli Siswi SMP di Singapura

Seorang guru les matematika asal Indonesia, terbukti telah mencabuli muridnya sebanyak lima kali di Singapura, Selasa (9/7).


Perkembangan Kasus Pelanggaran HAM Brimob Dipertanyakan

Perkembangan Kasus Pelanggaran HAM Brimob Dipertanyakan

Kelanjutan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan oknum Brimob saat menangani kerusuhan 21-22 Mei dipertanyakan Amnesty Internasional Indonesi


Jaksa Agung Beber Ada Upaya Pembusukan

Jaksa Agung Beber Ada Upaya Pembusukan

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap dua oknum jaksa Kejati DKI Jakarta sempat menjadi bola liar di lingkungan korps Adhyaksa.


Kemenlu Dalami Dugaan WNI Pelaku Bom di Filipina

Kemenlu Dalami Dugaan WNI Pelaku Bom di Filipina

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, bahwa adanya laporan yang menduga orang Indonesia melakukan serangan bom bunuh diri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!