Kriminal
Share this on:

Gara-gara Pisang, Dua Warga Nyaris Baku Pukul

  • Gara-gara Pisang, Dua Warga Nyaris Baku Pukul
  • Gara-gara Pisang, Dua Warga Nyaris Baku Pukul

MEDIASI – Dua warga yang berselisih melakukan mediasi yang difasilitasi Bhabinkamtibmas Polsek Mrebet, kemarin. (aditya/radarmas)

PURBALINGGA - Gara-gara buah pisang, dua warga RT 1 RW 4 Desa Bojong Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga nyaris berkelahi. Beruntung sebelum terlibat baku hantam, keduanya berhasil didamaikan Bhabinkamtibmas Polsek Mrebet.

Kapolsek Mrebet AKP Imam Sutiyono mengatakan, perselisihan terjadi antara Kirno, 40, dan Riska, 30. Permasalahan terjadi sesaat setelah transaksi jual beli buah pisang.

”Kirno membeli pisang milik Riska sebanyak dua tundun, yang berada di dua pohon pisang. Namun ternyata Kirno menebang tiga pohon. Hal itu menimbulkan perselisihan,” jelas Kapolsek.

Setelah kedua pihak dipertemukan, kemudian diberi imbauan Bhabinkamtibmas. Selanjutnya, dilakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan. Mediasi juga menghadirkan pihak pemerintahan desa yaitu Kades Bojong Sahudi.

Dari hasil musyawarah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Keduanya saling meminta maaf sepakat mengakhiri perselisihan. ”Langkah yang dilakukan Bhabinkamtibmas, salah satu upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di desa binaanya. Permasalahan warga yang ada di desa, diharapkan bisa analisa dan diselesaikan dengan baik,” kata Kapolsek.

Bhabinkamtibmas Polsek Mrebet Bripka Dwi Harmoko menjadi mediator perselisihan dua warga. Bhabinkamtibmas memimpin musyawarah dan mempertemukan keduanya di rumah salah satu warga. Dari hasil mediasi yang dilakukan, Bhabinkamtibmas berhasil menyelesaikan perselisihan yang terjadi.

Kepala Desa Bojong Sahudi mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan Bhabinkamtibmas. Dengan langkah mediasi yang dilakukan, permasalahan warga di wilayahnya bisa terselesaikan. (tya/sus/fat/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Otoritas Singapura menjatuhkan hukuman denda SG$ 8 ribu (Rp81 juta) kepada seorang warga negara Indonesia (WNI), karena membawa sejumlah besar uang tunai senila


Dua TKI Tewas Tertimpa Beton di Malaysia

Dua TKI Tewas Tertimpa Beton di Malaysia

Dua pekerja konstruksi warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa dinding beton di Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Selasa (20/8).


Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Dua oknum jaksa kembali terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengimbau, seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Bandara Internasional Hong Kong agar tetap tenang.


Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Dua anggota Polri dihadang kelompom kriminal bersenjata di sekitar kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8) kemarin.


Bawa Dua Koper, KPK Geledah Tiga Lokasi

Bawa Dua Koper, KPK Geledah Tiga Lokasi

Bukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) namanya jika tidak bereaksi cepat. Ini setelah mendapatkan beberapa sinyal kuat atas kasus dugaan suap impor bawang.


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.


Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Kepolisian Tawau di Sabah, Malaysia, menangkap seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang kedapatan membawa sejumlah besar uang palsu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!