Kriminal
Share this on:

Gara-gara Uang Receh, IRT Terancam 10 Tahun Bui

  • Gara-gara Uang Receh, IRT Terancam 10 Tahun Bui
  • Gara-gara Uang Receh, IRT Terancam 10 Tahun Bui

BALIKPAPAN - Kebiasaan berjudi masih ramai di masyarakat. Dari kupon putih sampai kartu remi. Namun, banyak dari mereka yang tidak sadar jika perbuatan tersebut melawan hukum.

Seperti yang dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Nurhaya (41). Warga Jalan Wolter Monginsidi RT 30, Baru Ulu, Balikpapan Barat itu tidak menyangka, taruhan uang receh di tengah lembaran remi membuatnya masuk bui.

“Iseng saja kok sampai seperti ini. Uangnya juga kecil,” kilahnya saat ditangkap, Kamis (2/11) malam.

Dia tidak sendiri. Ada tiga tetangganya yang ikut diciduk. Dari tangan empat tersangka, polisi menyita empat set kartu remi dan uang Rp181 ribu.

Polisi berhasil mengamankan keempat pejudi itu berkat adanya laporan masyarakat yang masuk ke command center Polres Balikpapan. Dari laporan tersebut, petugas kemudian melakukan pengecekan ke lapangan. Terbukti, laporan tersebut benar.

“Semua kami tahan. Mereka terancam dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian. Ancamannya kurungan 10 tahun penjara,” tegas Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol I Putu Yasa, kemarin.

Selain menangkap pejudi, di lokasi yang sama polisi juga menangkap Jupri (51). Pria yang kesehariannya jadi bandar kupon putih. Di tangannya, petugas menyita buku tafsir mimpi. Biasa digunakan pelanggannya untuk minta petunjuk. Selain itu, disita uang Rp117 ribu yang dikumpulkan dari pemasang kupon putih.

“Perjudian akan selalu jadi atensi kami. Kami mengimbau masyarakat, meski kecil (judinya), kami tetap akan proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Selain itu, di Jalan PJHI Batakan, Manggar, Balikpapan Timur, kepolisian juga menangkap Baharuddin (44). Tersangka pengedar kupon putih itu juga saban hari menjaja judi lewat ponsel. (rdh/rsh/k15/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Darah Tinggi Kambuh, Sopir Pajero Tewas Tabrak Dua Mobil Parkir

Darah Tinggi Kambuh, Sopir Pajero Tewas Tabrak Dua Mobil Parkir

Gara-gara diduga darah tinggi kambuh, Karmadi (57), pengemudi Mitsubishi Pajero L 1091 FG tewas seketika.


Gendeng! Sabu Sekilogram Dibawa Masuk Hotel

Gendeng! Sabu Sekilogram Dibawa Masuk Hotel

Salah seorang pria berumur 53 tahun terpaksa diamankan kepolisian lantaran diduga membawa narkotika golongan satu jenis sabu dengan berat total 1 kilogram.


Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak

Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak

Nekat mencuri kotak amal milik Masjid Nurul Muhajirin yang beralamat di Jalan A Yani Km 30,5, Kelurahan Guntung Payung, Landasan Ulin, Senin (6/8) tadi.


Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Sepasang ibu dan anak, warga Dusun Kendalduwur Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang ternyata sudah lima kali mengantarkan Uang Palsu kepada pemesan.


Belajar Berenang, Remaja 16 Tahun Meninggal Tenggelam

Belajar Berenang, Remaja 16 Tahun Meninggal Tenggelam

Remaja 16 tahun ditemukan tak bernyawa setelah terbawa arus sungai, Sabtu (28/7) pagi.


Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

HYM (22), perempuan muda warga Desa Losari Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

Tidak dipinjami uang dan motor menjadi alasan Frans Aditiya (29), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara, Panjang, menganiaya rekannya.


Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menjerat Sutrisna, 33, dan Anwaruddin, 37, dengan pasal pembunuhan berencana ancamannya hukuman mati.


Toko Sosis Kemalingan, Uang Ratusan Juta Raib

Toko Sosis Kemalingan, Uang Ratusan Juta Raib

Toko sosis di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota, kemalingan. Aksi pencurian terekam kamera CCTV dan beredar di media sosial (medsos) kemarin.


Terganggu Tangisan, Anak Tiri Dihabisi

Terganggu Tangisan, Anak Tiri Dihabisi

Gara-gara jengkel dan terganggu anak tirinya menangis tak kunjung henti, Wahyu Cokro Buono, bertindak diluar kewajaran.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!