Kriminal
Share this on:

Geger Pesepeda Nyemplung Kali Bogowonto ternyata Hoax

PURWOREJO - Warga di Kecamatan Purworejo dihebohkan dengan informasi terceburnya seorang pesepeda onthel di Sungai Bogowonto, tepatnya di Jembatan Buh Lewung Tambakrejo, Jumat (5/10) pagi. Namun, setelah ditelusuri diketahui bahwa kabar tersebut adalah hoax atau berita bohong.

Di sejumlah media sosial, khususnya grup WhatsAapp (WA) terpantau kabar itu menyebar sangat cepat. Sejumlah warga bahkan sempat mendatangi langsung lokasi. Yadi (40), warga RT 1 RW 10 Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Purworejo menyebut banyak warga atau pengendara menyimpulkan jatuhnya seseorang tersebut hanya dengan melihat sekilas peristiwanya.

Antara lain dengan melihat tergeletaknya sepeda onthel, krombong atau keranjang (tempat membawa hewan unggas) dan peci dengan posisi tergeletak di tengah jembatan. ”Hingga banyak warga yang bilang tercebur dan tenggelam di sungai. Padahal kabar itu masih simpang siur,” kata Yudi.

Kapolsek Purworejo AKP Markotip saat dikonfirmasi menyatakan bahwa berita terkait jatuhnya seseorang kedalam sungai Bogowonto adalah hoax. ”Tidak benar itu,” ungkapnya.

Dia menceritakan kronologi kejadian yang sebenarnya. Peristiwa berawal saat Eko (20), warga Cangkrep Lor yang mengendarai sepeda onthel berserempetan dengan pengendara sepeda motor, Sulistiani, warga Kelurahan Tambakrejo. Eko membawa kerombong yang di dalamnya berisi dagangan berupa ayam.

Eko terserempet dari arah yang sama, yakni menuju Purworejo. Akibat insiden itu, sepeda Eko terjatuh dan sejumlah ayam dagangannya lepas. Eko yang hanya terjatuh segera bangkit dan mengejar sejumlah unggasnya hingga memasuki bibir sungai.

Tidak lama kemudian, Sulistiani kembali ke tempat kejadian untuk meminta maaf dan menyatakan ingin bertanggung jawab. Peristiwa itu pun berlanjut dengan musyawarah kekeluargaan yang difasilitasi oleh Polsek Purworejo dan Koramil Purworejo.

”Musyawarah menghasilkan kesepakatan. Penyerempet mengganti rugi senilai keranjang yang rusak Rp120.000 dan ayam 1 yang lari tidak tertangkap Rp142.000,” terang AKP Markotip.

Atas kejadian itu, AKP Markotip berharap agar masyarakat dapat selektif dalam menerima kabar yang beredar di media sosial. ”Silakan membagikan informasi yang akurat kebenarannya dari sumber yang kompeten. Jangan membuat prasangka dan praduga yang belum pasti. Pesan dari media sosial jangan mudah dishare dan dipercaya,” tandasnya. (top/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mayat Bayi dalam Kardus, Tubuh Dililit Tali Sepatu

Mayat Bayi dalam Kardus, Tubuh Dililit Tali Sepatu

Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan Pontianak Timur geger.


10 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Didor

10 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Didor

Sepak terjang Andriyanto,31, dalam tindak criminal pencurian kendaraan bermotor (cunranmor) berhasil dihentikan polisi.


Gembok Konter Dirusak, 21 HP Senilai Rp17 juta Raib

Gembok Konter Dirusak, 21 HP Senilai Rp17 juta Raib

Pembobolan konter ponsel terjadi di Ketanggungan. Kali ini, konter Rahma Cell di kompleks ruko Yogya Mall Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan.


Hindari Mobil, Truk Sarat Muatan Ikan Tabrak Pohon

Hindari Mobil, Truk Sarat Muatan Ikan Tabrak Pohon

Kecelakaan di jalur Pantura kembali terjadi, kali ini truk bermuatan ikan nopol H 1438 MY menabrak pohon saat menghindari mobil di depanya.


Kelabui Polisi, Paket Sabu Disembunyikan di Kondom

Kelabui Polisi, Paket Sabu Disembunyikan di Kondom

Polres Kutai Timur (Kutim) kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua orang yang menjadi tangkapan kepolisian.


Ratna Sarumpaet Terancam UU ITE

Ratna Sarumpaet Terancam UU ITE

Polisi menegaskan jika viralnya berita penganiayaan Ratna Sarumpaet di media sosial merupakan berita hoax.


Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Untuk kesekian kali, kasus pengeroyokan kembali terjadi.


Residivis Sabu Disergap, Seorang Lainnya Tengah On

Residivis Sabu Disergap, Seorang Lainnya Tengah On

Dua budak sabu berhasil dicokok Polres Ngawi. Kali pertama, petugas menangkap Habillah Dimas Setiawan (22), asal Magetan.


Panjat Pagar Kelenteng, Tiga Bokor Abu Hio Dibawa Maling

Panjat Pagar Kelenteng, Tiga Bokor Abu Hio Dibawa Maling

Pengurus Kelenteng Talang dan Wihara Dewa Welas Asih geger.


Terlanjur Kirim Foto dan Video Pribadi, Pacarnya Ternyata Polisi Gadungan

Terlanjur Kirim Foto dan Video Pribadi, Pacarnya Ternyata Polisi Gadungan

Iming-iming berstatus pacar polisi nyatanya masih mujarab untuk menggaet hati wanita di Pacitan.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!