Kriminal
Share this on:

Gelapkan Motor, Warga Medayu Nyaris Dimassa

  • Gelapkan Motor, Warga Medayu Nyaris Dimassa
  • Gelapkan Motor, Warga Medayu Nyaris Dimassa

DIAMANKAN - Aziz diamankan di Balai Desa Medayu untuk menghindari amukan massa, kemarin. (m. ridwan/radar pemalang)

WATUKUMPUL - Diduga hendak menggelapkan sepeda motor milik tetangganya, Aziz (30), warga Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemlang nyaris dimassa. Beruntung petugas kepolisian segera tiba, sehingga pria yang berhasil ditangkap di Comal oleh pemilik sepeda motor selamat dari amukan warga.

Pemilik sepeda motor Beat, Supendi (34), mengungkapkan, Aziz datang ke rumahnya di Desa Luragung (desa istrinya) Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, untuk meminjam motor karena kendaraan yang dinaikinya kehabisan bensin.

"Aziz datang ke rumah saya Minggu (17/2) sekitar pukul 21.30 sambil membawa sebotol bensin dan pinjam motor ke saya," tuturnya, Senin (18/2).

Alasannya, lanjut Supendi, kendaraan yang dinaiki pelaku kehabisan bensin. Karena satu desa dengannya di Desa Medayu, tanpa curiga dia pun meminjamkan sepeda motornya. Setelah motor dibawa Aziz, ternyata tidak kembali sampai keesokan harinya, sehingga dia curiga dan selanjutnya mengajak teman-teman dari Desa Medayu untuk mencari Aziz ke berbagai tempat.

Begitu sampai di Comal, Supendi dan temannya mendapati Aziz dengan sepeda motor yang dicarinya. "Tanpa pikir panjang kami sergap, tapi yang bersangkutan berusaha lari. Untung motor yang dikendarai menabrak, sehingga kami berhasil meringkus dan membawanya ke Balai Desa Medayu," papar Supendi.

Melihat situasi Balai Desa Medayu semakin ramai dengan kedatangan warga dan khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan, Ruslan Abdul Ghani, perangkat desa, langsung menelpon Polsek Watukumpul. Selang beberapa lama petugas Polsek Watukumpul mengamankan Aziz.

"TKP berada di Desa Luragung, karena itu saya sarankan saudara Supendi untuk membuat laporan ke Polsek Kandangserang dan untuk sementara tersangka berserta barang bukti kami amankan di Polsek Watukumpul," kata Kanit Reskrim Polsek Watukumpul Bripka Arief.

Informasi yang berhasil dihimpun, Aziz melakukan hal tersebut lantaran mendapat imbalan sebesar Rp500 ribu per unit, dan targetnya adalah kendaraan yang masih baru. (rid/adi/zul)

Berita Sebelumnya

Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu
Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengimbau, seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Bandara Internasional Hong Kong agar tetap tenang.


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.


Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Tenteng Miliaran Uang Palsu, WNI Ditangkap di Malaysia

Kepolisian Tawau di Sabah, Malaysia, menangkap seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang kedapatan membawa sejumlah besar uang palsu.


Seorang WNI Tewas saat Berkelahi di Malaysia

Seorang WNI Tewas saat Berkelahi di Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) berusia 24 tahun, ditemukan tewas di sebuah lokasi proyek di Malaysia.


Perbuatannya Terekam CCTV, TKI di Malaysia Terancam 20 Tahun Penjara

Perbuatannya Terekam CCTV, TKI di Malaysia Terancam 20 Tahun Penjara

Pengadilan Malaysia mengadili seorang pria warga negara Indonesia (WNI) atas dakwaan mencabuli bocah perempuan di sebuah toko serba ada.


Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Pemerintah Cina mengklaim, sudah membebaskan sebagian besar orang dari kamp-kamp di Xinjiang.


WNI Diduga Diperas Polisi Antiteroris Malaysia

WNI Diduga Diperas Polisi Antiteroris Malaysia

Sedikitnya tiga anggota unit antiteroris Kepolisian Malaysia ditangkap, atas kasus pemerasan kepada salah satu warga negara Indonesia (WNI).


Puluhan Warga Turki Tewas Akibat Miras Oplosan

Puluhan Warga Turki Tewas Akibat Miras Oplosan

Akibat mengkonsumsi minuman alkohol oplosan, lebih dari 20 orang meninggal dunia di Turki selama satu bulan terakhir.


 Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Polri menyatakan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jolo, Filipina, 27 Januari lalu, adalah warga negara Indonesia (WNI).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!