Kriminal
Share this on:

Gendeng Tempat Ibadah Dipakai Transaksi Narkoba

  • Gendeng Tempat Ibadah Dipakai Transaksi Narkoba
  • Gendeng Tempat Ibadah Dipakai Transaksi Narkoba

BALIKPAPAN - Upaya mengelabui aparat hukum terus dilakukan para pengedar narkoba. Media penyimpanan dan lokasi transaksi selalu berkembang. Bahkan tempat ibadah pun jadi lokasi menjanjikan meloloskan barang haram. Seperti yang dilakukan sindikat narkoba Balikpapan, Senin (12/3) lalu.

Seorang pria bernama Bambang Witono (32) tertangkap Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan sedang mengambil paket di sebuah rumah ibadah di Jalan MT Haryono, Batu Ampar, Balikpapan Utara. Bambang sebelumnya sudah masuk target operasi BNNK.

Sekira pukul 16.30 Wita setelah tiga hari dilakukan pembuntutan, warga Balikpapan Barat itu muncul di rumah ibadah. Lantas mengambil bungkusan plastik hitam. Karena yakin plastik tersebut berisi narkoba, petugas BNNK langsung meringkusnya.

"Di dalam plastik itu, kami temukan lima kaleng cat kayu. Karena curiga, kami bongkar. Masih ada catnya baru seolah dibeli dari toko bangunan," terang Kepala BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud dalam rilisnya, Rabu (14/3) siang.

Setelah satu kaleng cat ditumpah, ditemukan bungkusan berupa balon. Kembali dibongkar ternyata berisi 50 butir narkoba jenis amfetamina atau ekstasi. Total ada 250 butir ekstasi yang berhasil digagalkan untuk diedarkan di Balikpapan.

"Tersangka ini pada 2016 keluar dari panti rehabilitasi. Sementara orangtuanya saat ini masih dipenjara karena kasus narkoba," ungkap Daud.

Daud menyebut, Bambang masuk jaringan pengedar narkoba Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU). Pemasoknya berinisial AK yang masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO). "Masih kami lakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pemasok ini," lanjutnya.

Sementara itu, Bambang mengaku pada pukul 14.00 Wita mendapat telepon dari AK. Diminta mengambil paket sabu di samping tempat ibadah. Dirinya menyebut akan diberi imbalan. Yang sebagian akan digunakan untuk mengonsumsi barang haram. "Baru sekali, Pak. Diminta mengantar ke PPU," ucapnya pelan.

Karena perbuatannya, Bambang dikenakan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Untuk ancamannya pidana penjara 20 tahun hingga seumur hidup. Bahkan maksimal hukuman mati. (aim/rdh/rsh/k15/jpg)


Berita Sejenis

Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Dua pemuda berinisial FR, dan MRE, harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota.


Berebut Pemberian Nama Anak, Suami Dipolisikan sang Istri

Berebut Pemberian Nama Anak, Suami Dipolisikan sang Istri

Tuhug tahun bahtera rumah tangga antara Muhammad Sugiyanto dan Melya Agustina, kini di ambang perpisahan. Sementara, keduanya harus terpisah tempat.


Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Malang nasib Bunga (bukan nama sebenarnya, red). Gadis berusia 16 tahun ini harus menjadi koran pencabulan. Pelaku tidak lain orangtua angkatnya sendiri.


Menikah di Tahanan, Tersangka Narkoba Hanya Bisa Ngobrol dengan Istrinya

Menikah di Tahanan, Tersangka Narkoba Hanya Bisa Ngobrol dengan Istrinya

Senin (26/11) menjadi hari sakral bagi Vijay (22) dan Aliya (20) yang melangsungkan pernikahannya di Masjid Baitul Muttaqin Mapolres Brebes.


Delapan Tahanan Pesta Sabu di Sel Polrestabes Semarang

Delapan Tahanan Pesta Sabu di Sel Polrestabes Semarang

Para tahanan kasus narkoba semakin nekat. Mereka semakin berani dan terang-terangan mengonsumsi sabu.


Bawa Ratusan Butir Pil Koplo, Pelajar di Pekalongan Ditangkap Polisi

Bawa Ratusan Butir Pil Koplo, Pelajar di Pekalongan Ditangkap Polisi

Seorang pelajar SMK asal Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, MFR, diamankan Sat Res Narkoba Polres Pekalongan.


Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menyita puluhan ribu pil ekstasi dan puluhan kilogram sabu, dari tangan bandar di perairan Langsa Aceh.


Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, Sopir Ekspedisi Disergap BNN

Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, Sopir Ekspedisi Disergap BNN

Dua pengguna narkoba jenis Methampethamine atau sabu ditangkap jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga.


Gendeng, Pelajar Digilir Tujuh Pria di Pondok Sawah

Gendeng, Pelajar Digilir Tujuh Pria di Pondok Sawah

Malang nasib Bunga (nama samaran,red). Pelajar di salah satu sekolah di Kota Jambi yang masih berusia 13 tahun ini digilir 7 pria.


Usai Kulakan Sabu-sabu, Mahasiswa Ditangkap

Usai Kulakan Sabu-sabu, Mahasiswa Ditangkap

Pendatang baru dari berbagai latar belakang, silih berganti terjun ke dunia narkoba. Mereka pun seolah menunggu giliran untuk dibekuk aparat berwajib.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!