Kriminal
Share this on:

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

  • Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya
  • Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

BATANGHARI - Malang nasib Bunga (bukan nama sebenarnya, red). Gadis berusia 16 tahun ini harus menjadi koran pencabulan. Pelaku tidak lain orangtua angkatnya sendiri.

Dia adalah MN (69) warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari. Kasus ini terungkap berkat laporan keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Dhadhag Anindito saat jumpa pers di ruang kerjanya, kemarin (6/12) mengatakan, kasus ini berhasil diungkap setelah melakukan penyelidikan.

“Tersangka sekarang sudah diproses,” ujar AKP Dhadhag Anindito, kepada wartawan, kemarin.

Dijelaskan Dhadhag, orangtua angkatnya membesarkannya sejak Bunga masih berusia 3 tahun. Namun semenjak korban sudah menginjak remaja, tersangka tertarik dengan kemolekan tubuh anak angkatnya tersebut.

"Kejadian itu bermula pada Kamis tanggal 27 Oktober 2016 sekitar pukul 15.00 WIB di rumahnya. Bunga dicabuli dalam kurun waktu 3 tahun,” jelasnya.

informasi yang diperoleh, sambungnya, sebelumnya Bunga dijemput pulang sekolah oleh pelaku. Sampai di rumah korban dan pelaku hanya berdua. Sementara istri pelaku sedang bekerja serabutan.

Sambung Dhadhag setelah makan siang, Bunga berbaring sambil menonton TV. Tergiur dengan kemolekan tubuh korban, pria berusia 69 tahun itu langsung berbaring di samping korban. Saat itulah Dia mulai aksinya.

"Bunga sempat berontak melihat ulah orangtua angkatnya itu. Namun karena di rumah hanya tinggal berdua, pelaku lebih leluasa melampiaskan nafsu bejatnya," beber Kasat.

Kemudian saat berontak, pelaku langsung menutup mulut Bunga agar tidak teriak. Pelaku langsung melampiaskan nafsu bejatnya . Sementara Bunga, hanya terdiam tanpa berani melakukan perlawanan.

Hubungan terlarang keduanya terus berlanjut setiap istri pelaku kerja. Bunga terus disetubuhi pelaku layaknya suami istri. Hingga akhirnya terungkap dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Berbekal laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melalukan penyelidikan dan mengamankan pelaku," tegas Dhadhag.

Saat ini pelaku sudah diamankan. Sementara kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejari Muarabulian. Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 dan 2 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (rza/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

11 Tahun Buron, Ditangkap saat Sarapan

11 Tahun Buron, Ditangkap saat Sarapan

Tim Intelijen Kejati Sumatra Utara berhasil menangkap Henry Panjaitan saat sedang sarapan di Jalan Sei Silau, Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa (23/4) pagi.


Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Tiga belas orang tewas dan 16 lainnya luka-luka, tertimpa tembok gereja yang tiba-tiba runtuh.


Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai pelaksanaan pemilu serentak tahun ini berjalan aman.


Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPPA Yohana Yembise tak kuasa menahan air matanya saat bertemu dengan tiga tersangka kasus bullying Audrey di Ruang Kerja Pemkot, kemarin.


Tiga Tersangka Suap Dana Hibah KONI Segera Disidang

Tiga Tersangka Suap Dana Hibah KONI Segera Disidang

Penyidikan kasus penyaluran bantuan Kemenpora ke KONI untuk tiga tersangka penerima suap telah selesai.


Usai Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi, Akun Twitter Dahlan Iskan Dihack

Usai Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi, Akun Twitter Dahlan Iskan Dihack

Akun Twitter, @Iskan_Dahlan, milik Dahlan Iskan diretas. Puluhan ribu twitter yang ditulisnya sejak tahun 2012 menghilang.


Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi pastikan terus mengusut kasus persekusi dan pengeroyokan yang dilakukan belasan orang siswi SMA terhadap Audrey (14) di Pontianak, Kalimantan Barat.


Jumlah Hukuman Mati di 2018 Cenderung Turun

Jumlah Hukuman Mati di 2018 Cenderung Turun

Amnesty International mencatat setidaknya 690 eksekusi mati telah dilaksanakan di 20 negara pada tahun 2018.


Tiga WNI Tewas Kecelakaan Bus di Malaysia

Tiga WNI Tewas Kecelakaan Bus di Malaysia

Tiga WNI dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan bus di Selangor, Malaysia.


Janda Dua Anak Tewas di Dalam Warung

Janda Dua Anak Tewas di Dalam Warung

Sudarti (45), janda asal Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes ditemukan tewas di dalam warung miliknya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!