Kriminal
Share this on:

Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan

  • Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan
  • Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan

SURABAYA - Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Kejawan Gebang Gang Buntu nomor 14 A digerebek, Senin (24/9). Hasilnya polisi mengamankan lima orang pelaku yang asyik berpesta SS.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan pemilik rumah yang kedapatan memiliki belasan sajam di rumahnya. Lima orang yang diamankan saat pesta SS tersebut diantaranya, Fajar Usman,33, Jalan Kejawan Gebang Gang VIII / 9 A, Firman Otavian Zuhri,20, warga Jalan Kejawan Gebang Gang Buntu Nomor 14 A. Agung Yuliadi,29, Jalan Bulak Jaya IX /6, Abdul Halim,27, warga Jalan Kejawan Gebang Gang II / 28 serta Dimas Afandi,19, Jalan Kejawan Gebang Gang Makam, Surabaya.

“Dari lima tersangka yang kami amankan ada dua tersangka yang masing-masing bertugas sebagai pengedar dan kurir. Mereka adalah Fajar dan Firman. Sedangkan tiga tersangka lain positif mengkonsumsi SS,” ungkap Kapolsek Tegalsari, Kamis (27/9).

Tak hanya itu, polisi mengamankan satu tersangka lain yakni Aris Zakaria, warga Jalan Kejawan Gebang nomor 14 A. Aris merupakan pemilik rumah yang digunakan untuk pesta SS. Namun saat dilakukan tes urine dia negatif mengkonsumsi SS.

Hanya saja, Aris tetap diseret lantaran di rumahnya terdapat belasan sajam. Seperti beberapa golok, calok lapar, badik, mandau, pisau penghabisan hingga samurai.

“Tersangka Aris tak bisa menjelaskan untuk apa sajam tersebut,” terangnya.

Hingga saat ini polisi masih mengembangkan penggunaan senjata tajam yang disimpan tersangka tersebut. Sebab polisi menduga, benda berbahaya itu digunakan tersangka untuk berjaga-jaga jika ada penggeledahan, sebab rumah tersebut kerap digunakan pesta SS.

"Bisa jadi sajam itu digunakan untuk melawan polisi," kata David.

David menjelaskan penggerebekan ini bermula dari informasi warga setempat resah lantaran rumah Aris sering dijadikan ajang pesta SS. Setelah mendapatkan informasi itu, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian.

“Kami amati mereka sedang berpesta SS. Kami pun segera melakukan penggerebekan,” imbuh David.

Dari penggerebakan itu, sejumlah barang bukti disita polisi, diantaranya lima poket SS seberat 0,49 gram. Selain itu, polisi juga mendapati alat isap serta uang Rp 50 ribu. Barang-barang tersebut ditemukan saat petugas menggeledah celana Firman.

“Alat isap itu kami temukan di dalam mesin cuci yang berada di rumah itu,” tandasnya.

Sementara itu, Firman mengaku menjadi pengedar baru beberapa bulan yang lalu. Pengedar SS merupakan pekerjaan sampingan selain menjadi penjaga warkop. Hasilnya ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jadi penjaga warkop penghasilannya tak seberapa,” terangnya.

Sementara Aris terus saja bungkam terkait belasan sajam yang baru ia asah itu. (yua/rud/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Karyawan Bobol Toko Majikan
Karyawan Bobol Toko Majikan

Berita Sejenis

Manajer Bobol Kas BRI Rp12 Miliar

Manajer Bobol Kas BRI Rp12 Miliar

Asisten Manager Operasional dan Layanan (AMOL) Kantor Cabang BRI Tambun Kabupaten Bekasi, berinisial ET ditetapkan sebagai tersangka.


Lukman dan Khofifah Kembali Dipanggil

Lukman dan Khofifah Kembali Dipanggil

JPU KPK kembali meminta kehadiran Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.


BNN Tolak Pelegalan Rokok Elektronik

BNN Tolak Pelegalan Rokok Elektronik

Rokok elektronik sangat berpeluang disalahgunakan untuk narkotika dan obat-obatan berbahaya. Sudah ada contoh kasusnya.


29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 perempuan warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban perdagangan orang yang melibatkan sindikat China dan Indonesia.


Dikawal Densus 88 Bersenjata Lengkap, 28 Tahanan Teroris Tiba di Semarang

Dikawal Densus 88 Bersenjata Lengkap, 28 Tahanan Teroris Tiba di Semarang

28 orang penumpang kapal Kapal Pelni Lawit Jakarta yang tiba di Pelabuhan Tanjungmas Semarang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri.


Dalami Penganggaran e-KTP, Dua Anggota DPR Diperiksa KPK

Dalami Penganggaran e-KTP, Dua Anggota DPR Diperiksa KPK

KPK memeriksa seorang mantan dan dua anggota DPR terkait kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).


Polri Jangan Alergi dengan Aksi Massa Dong...

Polri Jangan Alergi dengan Aksi Massa Dong...

Persaudaraan Alumni (PA) 212, GNPF, dan sejumlah organisasi berencana menggelar aksi, Jumat (28/6), di MK.


KPK Mulai Bedah Aset Sjamsul Nursalim

KPK Mulai Bedah Aset Sjamsul Nursalim

Komisi Pemberantasan Korusi (KPK) mengaku telah mengantongi informasi sejumlah aset Sjamsul dan Itjih Nursalim.


Pintu Pabrik Sengaja Dikunci

Pintu Pabrik Sengaja Dikunci

Bos pabrik korek api gas yang meledak di Langkat, Burhan (37) dan manajer pabrik Lismawarini (43) sudah ditetapkan sebagai tersangka.


Terkait Gratifikasi Sunjaya, KPK Geledah Karawang dan Cirebon

Terkait Gratifikasi Sunjaya, KPK Geledah Karawang dan Cirebon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di enam lokasi di Karawang, Kamis (20/6) dan Cirebon, Jumat (21/6).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!