Kriminal
Share this on:

Hati-hati, Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

  • Hati-hati, Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
  • Hati-hati, Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melihat, bahwa pernikahan kini menjadi modus terbaru yang dilakukan kelompok sindikat internasional perdagangan manusia. Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan, modus tersebut digunakan oleh kelompok internasional untuk menjaring banyak perempuan.

Ia mengungkap, bahwha hal itu dilakukan oleh kelompok di Tiongkok, dengan modus pernikahan, kemudian di bawa ke negerinya. "Mereka di sana bisa jadi apa pun, pekerja rumah tangga dan pekerja-pekerja lainnya. Diberbagai negara ada ribuan perempuan yang menjadi korban, seperti di Korea Utara, termasuk juga di Pakistan." kata Edwin di Jakarta, Rabu (7/8) kemarin.

LPSK, dalam kasus serupa, berhasil menggagalkan penerbangan dua orang dari Pontianak, Kalimantan Barat, yang akan diterbangkan ke China melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia menuturkan, sudah ada beberapa orang yang terjerat modus pernikahan dan dikirim ke China.

Di sana mereka dijadikan pekerja kasar bahkan pekerja seks komersial (PSK) yang terkadang tidak mendapatkan upah sepeser pun karena dikatakan sudah terikat pernikahan. "Orang dijanjikan dinikahkan, dengan mimpi akan mengubah hidupnya, mengubah nasib keluarganya. Tapi kenyataannya, dia bisa dijadikan apa saja, jadi PRT, jadi pekerja seksual dan keluarganya tidak tahu apa-apa. Tahunya, sudah jadi istri orang," ungkapnya.

Berdasarkan data LPSK, lembaga itu dalam periode 2015-2019 sudah menangani 318 korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan data korban berasal dari lima daerah teratas yaitu Jawa Barat 118 korban, Nusa Tenggara Barat 42 korban, Jawa Tengah 32 korban, Nusa Tenggara Timur 27 korban, dan Banten 16 korban.

Para korban itu kemudian dikirim ke dalam dan luar negeri dengan tujuan DKI Jakarta, Maluku, Bali, Jawa Timur dan Sumatera Utara untuk tujuan domestik. Sementara itu untuk target internasional, selain China terdapat juga tujuan Malaysia, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Turki. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diselundupkan, Lobster Lampung Dibandrol Rp8 Miliar, Batam Rp13 Miliar

Diselundupkan, Lobster Lampung Dibandrol Rp8 Miliar, Batam Rp13 Miliar

Mafia perdagangan bibit lobster di sejumlah daerah bukannya kapok tapi kian menggurita. Ini dibuktikan dengan sederet pengungkapan yang dilakukan aparat kepolis


Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ganja kering seberat 500 kg asal Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (


Ingatkan Penipuan Agen Properti, Polda Metro Sediakan Hotline

Ingatkan Penipuan Agen Properti, Polda Metro Sediakan Hotline

Kejahatan yang dilakukan agen properti harus diwaspadai. Sebab, mereka bisa mengambil alih kepimilikan properti dengan modus meminjam sertifikat.


Raja Salman Undang 200 Korban Selamat Teror Christchurch

Raja Salman Undang 200 Korban Selamat Teror Christchurch

Sedikitnya 200 orang yang menjadi korban selamat tragedi penembakan masjid di Selandia Baru, diundang berhaji tahun ini oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaz


Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Sembilan Orang Digantung di Tengah Kota

Polisi Meksiko menemukan sembilan mayat dalam kondisi tergantung di jembatan layang Kota Uruapan, Negara Bagian Michoacan, Kamis (8/8).


Indonesia Jadi Target Empuk Penipuan Iklan Digital

Indonesia Jadi Target Empuk Penipuan Iklan Digital

Belanja iklan digital di Indonesia ternyata cukup tinggi. Tak heran bila negara menjadi target penipuan.


Jadi Tersangka TPPU, Mantan Bos Garuda Ditahan

Jadi Tersangka TPPU, Mantan Bos Garuda Ditahan

Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd. Soetikno Soedarjo sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

Taswin Nur Orang Kepercayaan Pejabat PT INTI

PT INTI membantah dua orang yang terjaring OTT KPK, Rabu (31/7) dan Kamis (1/8) lalu, bukan pegawai perusahaan.


Saldo Kosong, Kuras Rekening Orang Rp1,7 Miliar Pakai ATM

Saldo Kosong, Kuras Rekening Orang Rp1,7 Miliar Pakai ATM

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang hacker yang menguras rekening milik orang lain sebanyak Rp 1,77 miliar.


Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Cina Klaim Bebaskan Sebagian Warga Muslim dari Kamp Xinjiang

Pemerintah Cina mengklaim, sudah membebaskan sebagian besar orang dari kamp-kamp di Xinjiang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!