Kriminal
Share this on:

Hendak Cari Kerja, Pacar Malah Dihabisi

  • Hendak Cari Kerja, Pacar Malah Dihabisi
  • Hendak Cari Kerja, Pacar Malah Dihabisi

KUALA SIMPANG - Warga Dusun Teupah, Desa Matang Teupah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang digegerkan dengan temuan jenazah perempuan di sawah. Saat ditemukan dalam kondisi posisi telentang dan leher dalam keadaan terlilit pohon padi.

Hasil identifikasi polisi diketahui perempuan tersebut bernama Mini Suryani Binti Misdin (21). Dia mahasiswi warga Dusun Peutuah Saleh, Desa Bandar Kalifah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang. Polisi yang curiga dengan kondisi korban langsung melakukan penyelidikan.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian SIK memastikan Mini merupakan korban pembunuhan. Menurutnya pelaku berinisial MI (25), warga Dusun Teupah, Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang.

Dia menjelaskan, hasil identifikasi dan keterangan para saksi-saksi telah diketahui identitas tersangka, selanjutnya Tim Opsnal dipimpin langsung Kasat Reskrim melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga berhasil menangkap tersangka di daerah Kabupaten Pidie Jaya pukul 02.45 WIB, Kamis (20/9).

Interogasi singkat, tersangka mengakui telah membunuh korban. Mini merupakan pacar tersangka. Katanya, pelaku membunuh korban, karena sebelumnya korban hendak berangkat ke Banda Aceh.

"Tujuan untuk mencari pekerjaan, sementara pelaku selaku pacarnya melarang untuk berangkat. Saat itu juga terjadi pertengkaran mulut, hingga pelaku emosi dan membunuh korban," jelasnya.

Kapolres menambahkan, setelah melakukan pembunuhan terhadap korban selanjutnya tersangka melarikan diri ke Kabupaten Pidie Jaya hingga berhasil ditangkap dan dibawa ke Polres Aceh Tamiang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap tersangka dipersangkakan melanggar pasal 338 KUHP. (eno/mai/jpg)

Berita Sebelumnya

Sikat Miras dan Togel
Sikat Miras dan Togel

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menanti Hasil Kerja TGPF Kasus Novel

Menanti Hasil Kerja TGPF Kasus Novel

Mabes Polri segera menyampaikan hasil investigasi dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.


Besok Diumumkan, Kredibilitas Anggota Tim Pakar Kasus Novel Dipertaruhkan

Besok Diumumkan, Kredibilitas Anggota Tim Pakar Kasus Novel Dipertaruhkan

Hasil kerja tim pakar investigasi Kasus Novel Baswedan sangat ditunggu. Pada posisi ini, nyali tim bentukan Kapolri itu diuji.


Bayar Diyat Rp15,2 Miliar, TKI Bebas dari Hukuman Pancung

Bayar Diyat Rp15,2 Miliar, TKI Bebas dari Hukuman Pancung

Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Ety binti Toyib Anwar, berhasil terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi.


Jaksa Terbaik Malah Dibui Empat Tahun

Jaksa Terbaik Malah Dibui Empat Tahun

Majelis hakim Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Chuck Suryosempeno, Rabu (10/7


TGPF Kasus Novel Baswedan Beberkan Temuannya Pekan Depan

TGPF Kasus Novel Baswedan Beberkan Temuannya Pekan Depan

Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Nur Kholis menyatakan segera menyampaikan hasil kerja timnya ke publik.


Tim Satgas Kasus Novel Dinilai Gagal

Tim Satgas Kasus Novel Dinilai Gagal

Minggu (7/7), tepat berakhirnya masa kerja satgas kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK Baswedan.


Tak Ada UU Larang Polri dan Jaksa Ikut Seleksi KPK

Tak Ada UU Larang Polri dan Jaksa Ikut Seleksi KPK

Pansel capim KPK diminta kerja keras untuk melahirkan sosok pimpinan lembaga anti rasuah yang berkualitas.


KPK Ungkit Proses Suap PLTU Riau-1

KPK Ungkit Proses Suap PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengebut penyidikan kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama PLTU Riau-1.


KPK Ungkit Uang di Laci Kerja Menag Lukman

KPK Ungkit Uang di Laci Kerja Menag Lukman

Dua hari berturut-turut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.


Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) diadili dan dibui di oleh pengadilan Singapura.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!