Kriminal
Share this on:

Hendak Kabur, ABG Pelaku Curas Didor

  • Hendak Kabur, ABG Pelaku Curas Didor
  • Hendak Kabur, ABG Pelaku Curas Didor

JOMBANG - Timah panas bersarang di betis kaki kanan Diki Yudha Pratama alias Beluk. Dia merupakan otak pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah hukum Ponorogo. Pemuda asal Desa Karangjoho, Badegan, itu diamankan di sebuah warung bakso di Mojoagung, Jombang, Kamis malam (21/6).

Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terhadap pemuda 20 tahun tersebut. Sebab, Beluk sempat mencoba kabur saat akan ditangkap. Selanjutnya polisi melakukan pengembangan. Dari keterangan Beluk, petugas turut mengamankan Riski Mardari Eka alias Gendon. Dia dibekuk di rumahnya di Desa Karangan, Badegan, tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Darmawan mengungkapkan, penangkapan kedua pelaku itu bermula dari laporan Muhammad Vito. Dia telah menjadi korban curas oleh para pelaku pada 9 Juni lalu.

Modusnya, kedua pelaku yang berboncengan naik sepeda motor pura-pura meminta bantuan kepada korban untuk diantarkan ke suatu alamat karena mengaku tidak tahu wilayah Ponorogo. Saat itu kedua pelaku bertemu dengan korban di sebuah minimarket di dekat pertigaan Jenes.

‘’Pelaku mengaku orang Wonogiri,’’ kata Rudi kepada Radar Ponorogo (Jawa Pos Group).

Selanjutnya, tanpa curiga korban akhirnya mengantarkan ke alamat tujuan. Namun, sesampainya di Jalan Veteran atau persisnya di belakang Makodim 0802 Ponorogo masuk Kelurahan Surodikraman, Beluk dan Gendon memberhentikan paksa korban.

Beluk lantas mengeluarkan sebilah golok yang disembunyikan di balik bajunya. Dia mengancam

korban untuk menyerahkan sepeda motornya. Namun, korban menolak. Sebagai gantinya korban menyerahkan kamera DSLR dan telepon genggam miliknya kepada Beluk dan Gendon.

Setelah itu kedua pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian. Mereka lantas kabur untuk menghilangkan jejak. Beluk kabur di tempat persembunyiannya di Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Sedangkan Gendon di Badegan. ’’Berdasarkan keterangan pelaku, barang curian itu dijual kepada seseorang kenalannya di Mojokerto dengan harga total sekitar Rp 2,7 juta,’’ terang Rudi.

Lebih lanjut, Rudi mengungkapkan kedua pelaku bukan kali pertama melakukan tindak pidana curas tersebut. Sebelumnya, mereka pernah beraksi di sekitar Alas Sukun. Tepatnya masuk Desa Sidoharjo, Pulung, pada 12 Juni lalu. Dari aksi tersebut mereka berhasil menyita handphone milik korban.

’’Hasil penjualan barang curian itu kemudian mereka bagi,’’ ujarnya.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Meliputi sebilah golok, kaus pelaku yang dibeli dari hasil penjualan curas, satu unit handphone, sepeda motor Honda Vario yang digunakan pelaku beraksi, dan tas berisi sejumlah pakaian.

Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku disangkakan melanggar pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (her/c1/ota/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gelapkan Motor, Warga Medayu Nyaris Dimassa

Gelapkan Motor, Warga Medayu Nyaris Dimassa

Diduga hendak menggelapkan sepeda motor milik tetangganya, Aziz (30), warga Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemlang nyaris dimassa.


Ajak Reuni Teman SD, Mobil Dibawa Kabur

Ajak Reuni Teman SD, Mobil Dibawa Kabur

Imam Adhi Fathony,23, meringis kesakitan saat dikeler polisi.


Sedang Transaksi di Banyuwangi, Dua Maling Spesialis Angkot Didor

Sedang Transaksi di Banyuwangi, Dua Maling Spesialis Angkot Didor

Timah panas bersarang di kaki spesialis pencuri mobil angkutan.


Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polres Pekalongan memanggil lima pelaku dari 7 siswa yang melakukan pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni, kemarin.


Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Pelaku teror bakar mobil dan motor di Kota Semarang semakin nekat. Kali ini, dilakukan di tengah permukiman warga.


ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

Mengawali tahun 2019, kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kabupaten Tapin.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.


Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62 tahun asal wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan itu tega mencabuli Bunga.


Ditembak Dua Kali, Perampok Alfamart ternyata Oknum Mahasiswa

Ditembak Dua Kali, Perampok Alfamart ternyata Oknum Mahasiswa

Tim Gabungan Polres Batanghari dan Polsek Muara Tembesi, berhasil menangkap satu dari dua pelaku perampokan Alfamart yang berada di Pall V.


Dua Pelaku Pelajar SMA Rampas HP, Kabur, lalu Tabrak Motor

Dua Pelaku Pelajar SMA Rampas HP, Kabur, lalu Tabrak Motor

Dua jambret belia ndlosor usai menabrak motor pengendara yang ada di depannya. Kejadian ini terjadi di Jalan Kutisari Selatan.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!