Kriminal
Share this on:

Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

  • Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk
  • Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

PATI - Pelaku pembacokan saat konvoi perayaan kelulusan SMA sederajat di Pati ternyata bukan pelajar. Rohman alias Maman ini telah bekerja.

Dia diduga ikut-ikutan konvoi bersama temannya. Namun, tindakan yang dilakukan membahayakan nyawa Ahmad Fatoni, siswa kelas XII MA Miftahul Ulum Kayen.

Sebab, saat konvoi itu, pria kelahiran Pati, 1 Juni 2000 itu membawa senjata tajam. Senjata itu yang diduga disabetkan ke Ahmad Fatoni Kamis (3/5) lalu, sehingga korban mengalami luka di kepala dan tangan kirinya.

Kapolres Pati AKBP Ury Nartanti, melalui Kasatreskrim AKP Ari Sulistiyawan menerangkan, pelaku berusaha melarikan diri. Sebelum pergi jauh, Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Pati meringkusnya.

Warga Desa Srikaton, Kecamatan Kayen ini diringkus di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, Sabtu (5/5) petang. ”Saat itu pelaku hendak ke Jakarta untuk bekerja,” kata AKP Ari Sulistiyawan kemarin.

Selama ini, pelaku bekerja di Jakarta. Karena perbuatannya itu, pelaku berusaha kabur ke Jakarta dan menghilangkan barang bukti. Pelaku juga telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

”Pelaku sebelumnya juga menjadi DPO. Saat diinterogasi, dia mengakui perbuatannya yang melanggar hukum April tahun lalu di Desa Kayen, Kecamatan Kayen,” kata AKP Ari Sulistiyawan.

Saat ditangkap, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebilah pedang yang diduga untuk menganiaya korban. Pakaian pelaku, antara lain celana, baju, dan jaket saat melakukan penganiayaan berujung pembacokan tersebut.

Atas penganiayaan tersebut, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman hingga lima tahun kurungan penjara. Rohman juga melakukan kekerasan. Dia diduga melanggar Pasal 170 KUHP.

”Saat ini pelaku beserta barang bukti yang telah diamankan. Tindakan selanjutnya, pelaku bakal ditahan untuk diperiksa petugas hingga tuntas,” paparnya. (aua/ris/fat)

Berita Sebelumnya

Tim Bawor Gerebek Gudang Miras
Tim Bawor Gerebek Gudang Miras

Berita Sejenis

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).


Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Desrizal, salah seorang pengacara Tomy Winata, ditetapkan polisi sebagai tersangka Kasus pemukulan Hakim PN Jakarta Pusat.


334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

Polri telah menuntaskan berkas perkara ratusan pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Berkasnya sudah dinyatakan lengkap.


75 Pelaku Kerusuhan Mei Segera Disidang

75 Pelaku Kerusuhan Mei Segera Disidang

75 tersangka pelaku kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 segera disidang, setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P21).


Ombudsman Sisir Potensi Maladministrasi Kasus Nuril

Ombudsman Sisir Potensi Maladministrasi Kasus Nuril

Kasus yang menimpa Baiq Nuril Maknun, mantan pegawai tata usaha SMA Negeri 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat menjadi perhatian Ombudsman.


Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan

Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan

Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) menyebut Indonesia sebagai negara tujuan para pelaku penipuan di dunia hiburan AS.


Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tujuh pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking ditangkap aparat Bareskrim Polri.


Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


Vonis Ratna Sepertiga Tuntutan JPU

Vonis Ratna Sepertiga Tuntutan JPU

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhi vonis 2 tahun penjara terhadap Ratna Sarumpaet, Kamis (11/7) lalu.


Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Pemerintah Indonesia mengabulkan pengampunan kepada, Neil Bantleman, guru asal Kanada terpidana pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Jakarta.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!