Kriminal
Share this on:

Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

  • Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati
  • Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

JAKARTA - Seorang narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ditembak mati petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. Napi tersebut ternyata seorang pengedar narkotika jenis sabu yang berusaha kabur saat diminta menunjukan gudang penyimpanan barang haramnya.

Inisial napi sekaligus bandar narkotika tersebut adalah JN. Dan tindakan tegas pun terpaksa dilakukan petugas. "Tersangka JN kita lakukan tindakan tegas," kata Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol Tagam Sinaga di Jakarta, Kamis (8/8) kemarin.

Dijelaskan Tagam, tindakan tersebut dilakukan karena terpidana hukuman mati kasus narkotika jenis ganja itu tak menghiraukan peringatan petugas. Sebelum melakukan tindakan tegas dan terukur, penyidik BNNP DKI Jakarta telah melakukan tembakan peringatan terlebih dahulu, namun JN tetap berusaha kabur.

"Anggota kita sudah melakukan peringatan tapi tersangka tetap berusaha melarikan diri," kata dia.

Sebelumnya, BNNP DKI Jakarta menangkap tiga kurir narkoba jenis sabu-sabu di daerah Cijantung, Jakarta Timur, yang dikendalikan narapidana di Lapas Kelas 1 Cipinang, Minggu (4/8) lalu. Ketiga tersangka yang diamankan yaitu AP (32), IS (31) dan NC (27) yang memiliki peran yang berbeda-beda.

Tersangka AP berperan sebagai kurir gudang atas, tersangka IS berperan sebagai kurir biasa dan tersangka NC merupakan pengendali AP dan IS. Selain itu BNNP juga mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 kg juga diamankan 16 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu seberat 7,1 gram serta empat unit telepon selular, satu unit kendaraan roda dua dan dua unit timbangan digital.

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenai Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

258 Napi Lapas Sorong Kabur

258 Napi Lapas Sorong Kabur

Kerusuhan di wilayah Papua Barat, juga terjadi di Lapas Sorong, Senin (19/8). Ratusan napi di Lapas tersebut ikut membuat kerusuhan dengan membakar sejumlah fas


Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ganja kering seberat 500 kg asal Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (


Kepala Briptu Hedar Ditembak Kelompok G

Kepala Briptu Hedar Ditembak Kelompok G

Jenazah Brigadir (Anumerta) Hedar telah diterbangkan ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan.


Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Sedikitnya lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, dilaporkan hilang saat melaut di perairan dekat Pulau Diaoyutai, Taiwan.


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.


Mati Lampu Massal Mulai Diinvestigasi

Mati Lampu Massal Mulai Diinvestigasi

Kasus blackout listrik padam massal di sebagian Pulau Jawa telah menimbulkan kerugian dan penderitaan bagi masyarakat.


Seorang WNI Tewas saat Berkelahi di Malaysia

Seorang WNI Tewas saat Berkelahi di Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) berusia 24 tahun, ditemukan tewas di sebuah lokasi proyek di Malaysia.


Polisi Tembak Polisi, Beban Kerja Berat Penghasilan Minim

Polisi Tembak Polisi, Beban Kerja Berat Penghasilan Minim

Bentuk arogansi polisi sangat kentara dalam kasus polisi tembak mati polisi di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7) malam.


Ideologi Tak Sejalan, FPI Bisa Dilarang

Ideologi Tak Sejalan, FPI Bisa Dilarang

Hingga saat ini, proses pengajuan perpanjangan izin ormas Front Pembela Islam (FPI) belum beres.


Hukuman Mati untuk Tamzil Belum Diputuskan

Hukuman Mati untuk Tamzil Belum Diputuskan

KPK belum memutuskan untuk memperberat hukuman tersangka kasus dugaan suap pengisian perangkat daerah di Pemkab Kudus Muhammad Tamzil.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!