Kriminal
Share this on:

Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

  • Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur
  • Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

LOKASI KEJADIAN - Anggota Polsek bersama Koramil Bojong dan petugas Puskesmas mendatangi lokasi kejadian. (riyono/rapek)

BOJONG - Nasib naas dialami seorang manula Wusriah (73) warga Dusun Bojonglor, 3 RT 10 RW 03, Desa Bojonglor, Kecamatan Bojong, Senin (3/12). Pasalnya, korban ditemukan tewas terjebur ke dalam sumur saat hendak manimba air di rumhanya. Peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 10.00.

Bermula ketika korban hendak menimba air di sumur tepatnya yang terletak di belakang rumah. Namun naas, disaat hendak menimba korban terpeleset hingga akhirnya terjatuh ke sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter.

Diduga saat terjebur tidak ada anggota keluarga yang melihat, korban tenggelam hingga meninggal. Sementara korban pertama kali diketahui oleh anggota keluarga yang hendak menimba air, namun melihat korban di dalam sumur.

Adanya kejadian itu, anggota keluarga meminta pertolongan warga sekitar untuk selanjutnya dievakuasi. Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan.

Menurutnya, dari pemeriksaan sakai, Wusriah terpeleset dan jatuh masuk ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter. Kemudian korban lalu diangkat pakai tambang oleh warga, kemudian dibawa ke Puskesmas Bojong 1 sekitar 10.30.

"Jenazah korban sempat dilakukan pemeriksaan di UGD, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. Diketahui korban juga mempunyai riwayat penyakit darah tinggi yang belum sembuh Dan rencana korban akan dimakamkan jam 16.00 WIB di Dusun 2, Desa Bojong Lor, Kecamatan Bojong," terangnya.

Dengan kejadian itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati hati ketika hendak menimba air di dalam sumur. Apalagi ada anggota keluarga yang masih balita. (yon/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hasil Kinerja TPF Novel Melempem

Hasil Kinerja TPF Novel Melempem

Tim advokasi penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku kecewa dengan paparan hasil investigasi TPF kasus penyiraman air keras.


Hasil Investigasi TGPF, Bentuk Tim Baru

Hasil Investigasi TGPF, Bentuk Tim Baru

Hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dibeberkan ke publik.


Diumumkan Hari Ini, Temuan TGPF Hanya Dijadikan Rekomendasi Polri

Diumumkan Hari Ini, Temuan TGPF Hanya Dijadikan Rekomendasi Polri

Hasil temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan akan diumumkan hari ini, Rabu (17/7).


Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

Kepolisian Malaysia menemukan sepasang jenazah (Pria dan Wanita) yang diyakini sebagai warga negara asing (WNA), di sebuah rumah di wilayah Banting.


Novel Kembali Tagih Hasil TPGF

Novel Kembali Tagih Hasil TPGF

Novel Baswedan mengingatkan tim satuan tugas (satgas) pengungkapan kasus penyiraman air keras untuk fokus mengungkap eksekutor lapangan.


Jika Ada Keinginan Kasus Novel Bisa Terungkap

Jika Ada Keinginan Kasus Novel Bisa Terungkap

Amnesty Internasional Indonesia menyebut pihak kepolisian kesulitan mengusut dan menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.


Tim Satgas Kasus Novel Dinilai Gagal

Tim Satgas Kasus Novel Dinilai Gagal

Minggu (7/7), tepat berakhirnya masa kerja satgas kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK Baswedan.


Jangan Ada Prasangka Polisi Terlibat di Kasus Novel

Jangan Ada Prasangka Polisi Terlibat di Kasus Novel

Masyarakat diminta untuk tidak berasumsi polisi terlibat dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.


Novel Dicecar Tentang Barang Bukti dan Kasus

Novel Dicecar Tentang Barang Bukti dan Kasus

Babak baru pengungkapan kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan dimulai, Kamis (20/6) kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!