Kriminal
Share this on:

Hendak Transaksi Dinihari, Pengedar Ribuan Pil Koplo Disergap

  • Hendak Transaksi Dinihari, Pengedar Ribuan Pil Koplo Disergap
  • Hendak Transaksi Dinihari, Pengedar Ribuan Pil Koplo Disergap

TEGAL - Ribuan obat daftar G berupa pil heximer atau pil syetan kembali diamankan di Kota Tegal. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal Kota menangkap pengedar pil koplo tersebut dari tangan AD, 20, warga Jalan Kapten Ismail, Gang Sawo Kraton, Tegal Barat.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap AD ini bermula dari anggota yang mengendus adanya transaksi obat terlarang tersebut. Berbekal ciri-ciri yang didapat, akhirnya AD diamankan petugas saat berada di sekitar SPBU Tegalsari, Jalan Brigjend Katamso, Tegal Barat, Kamis (21/3), sekitar pukul 23.15 WIB.

Dari tangan pelaku, petugas menyita 4 paket isi 12 butir pil hexymer dan uang Rp 50 ribu, terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah melalui Kasat Narkoba Iptu Bambang Margono, Senin (25/3) kemarin.

Kemudian, lanjut dia, saat dilakukan penggeledahan terhadap pelaku, polisi menemukan barang bukti pil yang jumlahnya mencapai ribuan. Tepatnya di jok motor Yamaha Mio Soul milik pelaku, kami menemukan 2 botol berisikan 1.787 butir pil Hexymer siap edar dan uang Rp320 ribu. Uangtersebut hasil penjualan paket pil hexymer pada hari sebelumnya, bebernya.

Saat dimintai keterangan penyidik, pelaku mengaku bahwa obat tersebut jika dikonsumsi efeknya akan merasa tenang dan rileks. Pelaku juga mengaku telah menjual dan mengedarkan obat-obatan berbahaya jenis pil hexymer sudah hampir 2 bulan lamanya.

Dari keterangan pelaku, dirinya mendapatkan obat hexymer dengan cara belanja langsung ke Jakarta. "Harga beli 1 botol isi 1.000 butir adalah Rp800 ribu, kemudian saya jual kembali di Tegal dengan harga Rp10 ribu tiap 1 paket," ungkapnya.

"Setiap 1 paket, kata dia, isinya 3 butir pil hexymer. Keuntungan bisa mencapai 200 persen jika habis terjual. Uang hasil keuntungan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," akunya lagi.

Atas perbuatannya, AD dijerat dengan pasal 197 jo 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, pada 7 Maret 2019, tiga orang pengedar obat penenang sakit jiawa atau pil syetan juga ditangkap pihak kepolisian. Ketiga pengedar itu yakni, Amar,21, dan Adi Maulana, 20. Keduanya warga Desa Jatirawa, Kecamatan Tarub. Kemudian Teguh alias Wahab, 21, warga Jalan Gembong Kulon, Talang, Kabupaten Tegal.

Mereka sudah mengedarkan obat jenis pil heximer selama sebulan. Berebeda dengan AD, ketiga pelaku ini menjual obat tersebut dengan harga Rp 10 ribu per 1 paket yang isi dua butir. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

2,2 Juta Milenial Terpapar Narkoba
2,2 Juta Milenial Terpapar Narkoba

Berita Berikutnya

6,4 Juta Liter BBM Diselamatkan
6,4 Juta Liter BBM Diselamatkan

Berita Sejenis

Buronan Pajak Fiktif Disergap di Hotel

Buronan Pajak Fiktif Disergap di Hotel

Lukmanul Hakim (54) tak bisa berbuat banyak ketika tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) membekuknya.


PPATK Siap Beberkan Aliran Dana Demo 22 Mei

PPATK Siap Beberkan Aliran Dana Demo 22 Mei

Pusat pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK) siap menelusuri dan akan membeberkan aliran dana aksi demo 22 Mei.


Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek dua tempat berbeda di Bekasi dan berhasil mengamankan sekitar 200 Kg narkoba jenis sabu-sabu, Minggu (12/5) dinihari


Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna

Tangkap Ikan di Indonesia, Tujuh Kapal Tiongkok Disergap di Natuna

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti turun langsung dalam operasi pemberantasan illegal fishing di Laut Natuna Utara Kepulauan Riau, kemarin.


Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu

Polisi Buru Produsen Pestisida Palsu

Setelah berhasil mengamankan dua pelaku pengedar pestisida palsu di wilayah Kabupaten Brebes.


Diduga Hendak Begituan, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Telanjang di Atas Plastik

Diduga Hendak Begituan, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Telanjang di Atas Plastik

Diduga overdosis obat kuat, seorang kakek warga Desa Malasan Kulon Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas, kemarin.


Tiga Pengedar Pil Koplo dan Sabu-sabu Diringkus

Tiga Pengedar Pil Koplo dan Sabu-sabu Diringkus

Satuan Narkoba Polres Brebes berhasil mengamankan tiga pelaku pengedar sabu dan obat-obatan terlarang jenis dextro.


Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu

Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu

Dua pengedar narkoba berhasil ditangkap aparat Polres Magelang Kota.


Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota, belum lama ini menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar dan atau pemakai jenis psikotropika.


Nelayan Temukan Mayat Terbungkus Karung

Nelayan Temukan Mayat Terbungkus Karung

Yusron (42) tak menyangka ketika hendak pulang dari melaut menemukan mayat kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!