Kriminal
Share this on:

Hilang Misterius, Mbah Mali Terus Dicari

  • Hilang Misterius, Mbah Mali Terus Dicari
  • Hilang Misterius, Mbah Mali Terus Dicari

PENCARIAN - Tim SAR gabungan terus mecari keberadaan Mbah Mali yang dikabarkan hilang sejak 25 Januari 2019 lalu. (istimewa)

BATANG - Kejadian misterius terjadi di Desa Kuripan, RT 05 RW 01, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Seorang kakek uzur bernama Mali, 80, dikabarkan hilang sejak Jumat (25/1) lalu. Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan hingga, Rabu (6/2) kemarin, belum membuahkan hasil.

Mbah Mali, begitu sapaan akrabnya, dikabarkan terakhir kali pamit kepada keluarganya untuk pergi ke kebun dan pergi ke rumah saudaranya di Desa Gondang berjalan kaki. Namun, sejak kepergiannya, hingga kini Mbah Mali belum pulang ke rumah.

Kepala Basarnas Jateng Aris Sofingi mengungkapkan berdasarkan informasi yang didapat dari Batang Rescue, korban keluar dari rumah sejak Jum'at (25/01) dengan alasan pergi ke kebun. Namun hingga Selasa (29/1/18) korban tidak juga kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan berita tersebut ke perangkat desa setempat.

Selama pencarian mandiri, pihak keluarga mendapatkan informasi, bahwa ada saksi (pemburu biawak) yang melihat kakek Mali berada di pinggir sungai sekitar kebun yang juga berbatasan dengan hutan jati.

"Pada Rabu (30/01/18) pukul 10.15 ada saksi melapor kepada keluarga bahwa pernah melihat survivor di silaka/perkebunan. Dengan kesaksian itu, keluarga menuju TKP, namun yang ditemukan hanya sandal dan Slepi (tempat tembakau) milik korban," ungkap Aris.

Basarnas Jateng yang baru menerima info, Sabtu (2/2), langsung menindaklanjuti info tersebut dengan memberangkatkan satu tim Rescuer untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan. Adapun Tim SAR gabungan di antaranya Basarnas, Polsek Subah, Koramil Subah, Batres, Bravo, Bagana Subah, Pemuda Pancasila, Polairud, BPBD, ACT, Banser, RAPI, SAR FAKM, keluarga korban, dan masyarakat sekitar melakukan pencarian dengan metode Explore (ESAR) di area terduga hilangnya survivor. Namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan, hingga kini misi pencarian survivor masih terus dilakukan. Wilayah pencarian pun diperluas. "Kita telah melakukan penyisiran di sekitar hutan jati milik perhutani, lalu menyisir dari Pantai Kuripan ke arah Pantai Celong, dari Pantai Kuripan ke arah muara Kali Urang, dari muara (pantai kuripan) sampai Desa Celong, dari Pantai Kuripan sampai Desa Roban Timur," katanya.

Selain itu, tim juga melakukan penyisiran di Pantai Kuripan dengan mengunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) milik Basarnas dan melakukan penyisiran dari Pantai Celong ke Dukuh Pelabuhan Desa Keranggan, Kecamatan Gringsing.

"Pencarian akan terus dilakukan, namun tim juga terkendala cuaca yang mendung dan hujan. Harapan kami semoga esok cerah dan tim dapat segera menemukan survivor" papar Ulul.

Terpisah dihubungi via telfon, Yanto, satu di antara cucu Mbah Mali mengatakan bahwa survivor memang sering bepergian seorang diri dengan jalan kaki dan tanpa pamit kepada keluarga. Namun, kepergiannya kali ini, kata dia, tidak seperti biasanya.

"Memang Mbah Mali suka bepergian. Tapi biasanya dia berangkat pagi lalu sore harinya sudah pulang lagi ke rumah. Biasanya dia pergi ke kerabat atau saudara di Desa Gondang, Gunung Pring, Sumur Watu dan sekitarnya.

Terkait ditemukannya sandal dan Slepi milik Mbah Mali di dekat sungai, Yanto membenarkan kalau itu milik kakeknya. "Ya, benar itu milik Mbah Mali. Tapi saya rada heran dan sanksi, karena jalan menuju ke tempat pememuan barang milik Mbah Mali itu terjal dan curam, sedang melihat fisik Mbah Mali sendiri sudah tua dan buat jalan pun sudah rada susah," tandasnya. (fel/wan/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Patroli Siber Whatsapp Group Picu Polemik

Patroli Siber Whatsapp Group Picu Polemik

Dibentuknya patroli siber di WhatsApp Group (WAG) oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menimbulkan pro dan kontra.


Giliran Lelang Gula Kemendag Diperiksa

Giliran Lelang Gula Kemendag Diperiksa

KPK terus mengembangkan perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota DPR (nonaktif) Bowo Sidik Pangarso.


Dua Calon Rektor Diperiksa

Dua Calon Rektor Diperiksa

Indikasi adanya aliran uang ke Romahurmuziy alias Romy dalam seleksi pengisian jabatan rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus ditelusuri.


Modus Anyar, Sabu Disimpan di Pulau Tak Berpenghuni

Modus Anyar, Sabu Disimpan di Pulau Tak Berpenghuni

Bandar narkotika terus mencoba berbagai cara menyelundupkan barang haram.


Pelaku Pelanggaran HAM Masih Gelap

Pelaku Pelanggaran HAM Masih Gelap

Pengaduan terkait kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta terus diverifikasi oleh lembaga advokasi dan kemanusiaan.


KPK Terus Kembangkan Dugaan Kasus Suap Kemenag

KPK Terus Kembangkan Dugaan Kasus Suap Kemenag

KPK akan mempelajari fakta-fakta yang muncul dalam surat dakwaan terdakwa kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag.


Idrus Marham Kembali Diperiksa

Idrus Marham Kembali Diperiksa

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama PLTU Riau-1.


Kades Diminta Hati-hati, Dana Desa Dikawal Jaksa

Kades Diminta Hati-hati, Dana Desa Dikawal Jaksa

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menggalakkan sosialisasi program pengawalan dana desa yang setiap tahunnya terus meningkat anggarannya.


Pelajar Indonesia Ditemukan Tewas di China

Pelajar Indonesia Ditemukan Tewas di China

Seorang pelajar asal Indonesia yang hilang di China selama lima hari, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.


Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi pastikan terus mengusut kasus persekusi dan pengeroyokan yang dilakukan belasan orang siswi SMA terhadap Audrey (14) di Pontianak, Kalimantan Barat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!