Kriminal
Share this on:

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

  • Ibu dan Anak Ditemukan Tewas
  • Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

GEGER – Seorang warga sedang melihat petugas polisi yang sedang mengevakuasi mayat ibu dan anak, kemarin. (achmad ulil albab/radar kudus)

PATI - Penemuan mayat menggegerkan warga Dukuh Saliyan Kelurahan Pati Lor siang kemarin. Ibu-anak ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di dalam rumahnya sendiri di Jalan Panglima Sudirman RT 1 RW 2 Kelurahan Pati Lor, Kota.

Korban adalah Soebijoto alias Embo, 52, dan ibunya Soedji Tanti, 78. Keduanya memang tinggal serumah dengan berpagar tinggi yang dilengkapi kawat berduri tersebut. Kejadian penemuan mayat tersebut bermula dari pihak Nojorono Kudus yang mencari keberadaan korban, Soebijoto. Korban adalah karyawan perusahaan tersebut.

Diketahui, Soebijoto sudah tidak masuk kerja sejak 12 November lalu. Pihak perusahaan tempat Soebijoto bekerja lantas mendatangi pihak RT untuk mendapatkan info keberadaan korban. Sebab korban tidak bisa dihubungi, pagar rumah korban pun terkunci.

”Saya kemudian mendatangi kediamannya. Saya melompat pagar, kemudian mengintip dari jendela rumahnya dan terlihat korban Soebijoto dalam keadaan terduduk di kursi ruang tamu. Saya ketuk-ketuk pintunya tidak direspon,” kata Agung Busono, 39, warga setempat.

Agung, kemudian melaporkan temuannya tersebut kepada ketua RT dan karyawan Nojorono. ”Bersama pak RT saya kembali lagi dan mengintip dari ventilasi. Korban Soebijoto sudah tidak bernyawa dan aroma tak sedap langsung tercium. Dari luar rumah, di terasnya memang tidak tercium. Namun dari ventilasi baunya cukup menyengat, saya kemudian melapor kepada satpam di sebelah rumah untuk diteruskan ke polisi,” papar Agung kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Tidak lama, datang polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP berjalan cukup lama. Sekitar empat jam polisi yang dibantu Puskesmas Pati 1 melakukan pemeriksaan kedua korban di rumahnya tersebut.

Kasatreskrim Polres Pati AKP Yusi Ari mengungkapkan, dalam kejadian penemuan mayat tersebut identifikasi melibatkan tim dari puskesmas, dokpol Polres Pati, dan tim inafis, serta dibantu dari Polsek Pati dan juga Kodim 0718/Pati.

Hasil identifikasi, atas korban Soebijoto, korban ditemukan di ruang tamunya. Korban terduduk di kursi plastik warna hijau. Dia terlihat masih mengenakan kacamata, degan memakai busana terakhir yakni baju hitam, celana pendek putih, dan memakai sandal.

Kulitnya sudah menghitam, terdapat cairan yang sudah kering, tulang tengkoraknya terlihat, bola matanya rusak. Dari pemeriksaan korban tersebut menderita penyakit radang sendi. Di samping korban petugas mendapati alat bantu jalan atau krek letter U.

Sementara korban Soedji Tanti, ditemukan petugas di sela antara kamar mandi dan tembok. Korban ditemukan dalam keadaan telentang tanpa busana. Kakinya terlipat. Ditemukan baju, celana dalam handuk yang tergantung di kamar mandi.

Kulit korban sudah mengering. Dari pemeriksaan korban memiliki riwayat penyakit stroke serangan kedua. Di samping itu, petugas juga menemukan uang sejumlah Rp2 jutaan, dua unit ponsel, obat-obatan, charger ponsel, kontak sepeda motor dan mobil di dalam rumah korban.

”Dari semua pemeriksaan, di kedua tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Dugaan awal bukan pembunuhan. Dugaan secara medis ibunya yang meninggal terlebih dulu. Penyebab pastinya menunggu otopsi nanti. Namun sementara karena sakitnya itu,” paparnya usai melakukan identifikasi di TKP sekitar pukul 15.30 WIB.

Usai dilakukan identifikasi, kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Soewondo untuk dilakukan pemulasaran setelah itu akan dibawa ke Yayasan Gotong Royong untuk dilakukan pemakaman. (aua/him/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dibunuh, Mayat Pengusaha Laundry Dimasukkan Tong Plastik

Dibunuh, Mayat Pengusaha Laundry Dimasukkan Tong Plastik

Ester Lilik Wahyuni,51, warga Simpang DPS XIII /03, Sambikerep Surabaya tewas mengenaskan.


Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa.


Sekap Pacar , Korban Diperkosa dan Dianiaya

Sekap Pacar , Korban Diperkosa dan Dianiaya

Kondisi M. Imron Ali Rodisi,23, diselimuti emosi. Dia menuding pacarnya IS,20, warga Jalan Jeruk memiliki pria idaman lain (PIL).


Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

Seorang pemuda tega membakar rumah milik orang tuanya sendiri Sabtu (12/1) lalu.


Delapan Pasang Bukan Suami Istri Dicidukk

Delapan Pasang Bukan Suami Istri Dicidukk

Delapan pasang bukan suami istri diciduk Polsek Purwodadi dalam Operasi Pekat Cipta Kondisi di kos-kosan dan hotel kemarin.


Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam Tiga Tahun Penjara

Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam Tiga Tahun Penjara

Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34 tahun tersebut tertangkap basah polisi saat mengepul BBM jenis premium


Dua Pemeras Diringkus, Seorang Dibuat Pincang

Dua Pemeras Diringkus, Seorang Dibuat Pincang

Anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontiak meringkus dua pelaku pemerasan dan penggelapan.


Empat Bulan Buron, Penusuk Polhut Akhirnya Bertekuk Lutut

Empat Bulan Buron, Penusuk Polhut Akhirnya Bertekuk Lutut

Setalah kabur selama empat bulan, pelaku pencurian kayu dan penusukan polisi hutan di KPH Cepu akhirnya diringkus.


2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

Selama 2018 lalu, 41 nyawa melayang sia-sia di jalan raya Kota Tegal. Sementara untuk luka berat 0 orang dan luka ringan 248 orang.


Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Disalip mobil, truk tronton Nopol H 1819 ES menabrak bengkel tambal ban dan terguling di Jalan Raya Ajibarang-Pekuncen, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, kema



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!