Kriminal
Share this on:

Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

  • Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal
  • Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

KAJEN - Sepasang ibu dan anak, Sri Yimawati (47) dan Deo Stevanus (25), warga Dusun Kendalduwur Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang ternyata sudah lima kali mengantarkan Uang Palsu kepada pemesan. Adapun aksi yang sudah berlangsung dua bulan itu pelaku hanya mendapatkan imbalan Rp400 ribu sekali transaksi.

Adapun dalam gelar perkara di Aula Mapolres Pekalongan, Senin (30/7), Sri Yimawati mengaku mendapatkan uang dari seorang warga Semarang berinisial Y bertemu Terminal Kedungwuni. Kemudian setelah bertemu pelaku diminta mengantarkan ke pemesan beinisial Ms.

"Saya hanya diminta untuk mengirimkan uang kepada pemesan. Sekali mengantar saya dapat imbalan Rp 200 ribu dari pemesan dan Rp 200 ribu dari orangnya," terang Sti Yimawati.

Diakui, untuk mendapatkan uang tersebut biasanya uang asli Rp 1 juta bisa ditukar dengan uang palsu Rp2, 5 juta. "Saya sudah lima kali ini mengantarkan uang kepada pemesan dan biasanya tidak apa apa," lanjutnya.

Adapun dalam gelar perkara itu, tersangka nyaris pingsan. Namun dari pihak penyidik langsung mendatangkan Dokpol untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan menegaskan bahwa penangkapan terhadap pembawa Upal bermula adanya informasi masyarakat di area Terminal Kedungwuni akan adanya transaksi Upal. Kemudian anggota langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

"Ibu S ini mendapat uang dari daudara Y dari Kota Semarang dan ini dalam proses pengejaran. Ibu S ini diberi upah dengan mengantarkan ke pemesan imbalan senilai Rp200 ribu pemesan dan Rp200 dari pemberi. Adapun rata rata yang dibawa 150 sampai 200 lembar dan ini merupakan yang ke lima kita berhasil diringkus," terangnya.

Sedangkan untuk kualitas, lanjut dia, dari uang yang beredar sangat berbeda. Diantaranya blur, tidak jelas, kemudian kalau diraba dengan jari kertasnya halus sekali. Dengan ultraviolet juga tintanya tak jelas dan yang tak bisa dibohongi nomor seri sama semua.

Kedua tersangka diamankan bersama barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 184 lembar. Atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal 36 (3) UU no 7 tahun 2011 yo pasal pasal 55 (1) ke 1 KUHP subsider pasal 36 (2) UU no 7 tahun 2011 jo pasal 55 (1) ke 1 KUHP ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda paling banyak 50.000.000.000. (yon/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Begini Detik-detik Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Begini Detik-detik Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Senin 12 November 2018 sekira pukul 21.00, Haris Simamora (pelaku) mendatangi rumah korban dan menginap di rumah korban.


Baru Foreplay Keburu Digerebek

Baru Foreplay Keburu Digerebek

Pasangan bukan suami istri, Yopi dan Ice, tak tuntas menyalurkan hasrat seksnya di warung remang-remang.


Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menyita puluhan ribu pil ekstasi dan puluhan kilogram sabu, dari tangan bandar di perairan Langsa Aceh.


Biadab! Tiga Paman Nodai Tiga Keponakannya

Biadab! Tiga Paman Nodai Tiga Keponakannya

Malang nian nasib tiga anak perempuan di bawah umur di Kecamatan Pontianak Utara ini.


Edarkan Pil Koplo, Mahasiswa Disergap Polisi

Edarkan Pil Koplo, Mahasiswa Disergap Polisi

MA (18), warga Desa Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan.


Sebulan, Enam Pengguna dan Pengedar Narkoba Ditangkap

Sebulan, Enam Pengguna dan Pengedar Narkoba Ditangkap

Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tegal menangkap enam pelaku penyalahgunaan narkoba di sejumlah tempat sepanjang Oktober.


Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan

Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan

Proyek pembangunan puskesmas desa pengurukan lapangan dan penjualan kayu jati di Desa Bibrik, Jiwan, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Mejayan.


Mobil Rombongan Pengajian Terjun ke Jurang

Mobil Rombongan Pengajian Terjun ke Jurang

Sebuah mobil bak terbuka yang mengangkut rombongan ibu-ibu pengajian di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan terjun ke jurang.


Tak Mau Diajak Balikan, Suami Siram Istri dan Mertua dengan Air Keras

Tak Mau Diajak Balikan, Suami Siram Istri dan Mertua dengan Air Keras

Desi (29) dan ibunya Zainab (52) mengalami lukas bakar di sekujur tubuhnya.


Bawa Kabur Motor Temannya, ABG Diamankan Polisi

Bawa Kabur Motor Temannya, ABG Diamankan Polisi

Nekad membawa kabur motor, seorang anak baru gede (ABG), LA (17) harus berurusan dengan polisi.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!