Kriminal
Share this on:

Idap Kanker Otak, Pria Ini Jadi Bandar Narkoba

  • Idap Kanker Otak, Pria Ini Jadi Bandar Narkoba
  • Idap Kanker Otak, Pria Ini Jadi Bandar Narkoba

BALIKPAPAN - Sedang mengidap sakit kanker otak, UF (45) bukannya bertobat. Dalam kondisi susah berdiri, bahkan dibantu saat buang hajat, pria Samarinda itu masih mampu menjalankan profesinya sebagai bandar narkoba. Termasuk menjalankan operasinya dibantu sejumlah anak buahnya dari dalam kamar indekos.

“Makannya saja disuapi lewat selang. Hanya bisa makanan cair seperti susu,” kata Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kaltim, AKBP Musliadi Mustafa, Senin (23/7).

UF sebelumnya adalah residivis dalam kasus serupa. Dia baru dibebaskan dari lembaga pemasyarakatan (lapas) Teluk Bayur. Dia berhasil membangun jaringan lantaran sebelumnya dikenal sebagai preman besar di kawasan tempat tinggalnya di Jalan Pemuda, Samarinda Utara. Sebelumnya penyidik bisa mengungkap kasus ini setelah menangkap salah satu kurir UF.

“Ini pengembangan kasus Novha (26) yang kami tangkap di Jalan Gelatik. Pelaku saat itu mau melakukan transaksi sabu. Dari situ, tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kaltim datang menangkapnya,” sebut Musliadi.

UF diringkus bersama dua kurirnya, Robi dan Ardiansyah, Sabtu (21/7). Dari tangan tersangka, 23 gram sabu dalam bentuk paketan disita. Namun, karena kondisi kesehatan, UF tak dibawa ke sel tahanan Polda Kaltim di Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan, karena tak ada peralatan yang mendukung untuk merawat UF.

“Dokter juga menyarankan agar tak ditahan. Makanya tadi pagi (kemarin) dibawa pulang ke Samarinda dan menjalani tahanan rumah. Karena kami tidak bisa menahan demi hak kemanusiaan. Tetapi proses hukumnya tetap jalan,” beber Musliadi. (rdh/one/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Awal Tahun, Tiga Pengedar Sabu Diamankan

Awal Tahun, Tiga Pengedar Sabu Diamankan

Sejak awal tahun ini tiga pengedar sabu diringkus jajaran Polres Jepara.


Putus Cinta, Remaja di Pekalongan Rekam Aksi Bunuh Dirinya

Putus Cinta, Remaja di Pekalongan Rekam Aksi Bunuh Dirinya

Aksi Wahono (20), benar-benar nekat. Gara-gara putus cinta, pemuda Dukuh Gandu Kidul Desa Tengeng Wetan Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan ini nekat bunuh


Sekap Pacar , Korban Diperkosa dan Dianiaya

Sekap Pacar , Korban Diperkosa dan Dianiaya

Kondisi M. Imron Ali Rodisi,23, diselimuti emosi. Dia menuding pacarnya IS,20, warga Jalan Jeruk memiliki pria idaman lain (PIL).


THL Diskes Positif Narkoba Lagi

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak akan diperpanjang.


Jadi Mucikari Online, Mahasiswi Dijebak lalu Ditangkap

Jadi Mucikari Online, Mahasiswi Dijebak lalu Ditangkap

Jemari lentik menelusuri kontak-kontak di ponsel. GD, perempuan berstatus mahasiswi punya pekerjaan sampingan.


Oknum Polisi Ditetapkan Pengguna Narkoba

Oknum Polisi Ditetapkan Pengguna Narkoba

Oknum polisi yang digerebek mengonsumsi sabu-sabu Budi Setyawan ditetapkan sebagai pengguna narkoba. Bukan penjual.


Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam Tiga Tahun Penjara

Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam Tiga Tahun Penjara

Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34 tahun tersebut tertangkap basah polisi saat mengepul BBM jenis premium


Pria Tak Ber-KTP Dilibas KA

Pria Tak Ber-KTP Dilibas KA

Seorang pria tanpa identitas, Rabu (2/1) kemarin, tewas mengenaskan akibat tertabrak kereta api (KA) di perlintasan Dukuh Kendayakan.


Pelaku Penganiayaan Mahasiswi Masih Sangat Normal

Pelaku Penganiayaan Mahasiswi Masih Sangat Normal

Juhairi, pria 45 tahun yang bermukim di Sangasanga, Kukar, mengundang perhatian.


Positif Zat Narkoba Saat Dites Urine

Positif Zat Narkoba Saat Dites Urine

Tim gabungan dari TNI, Polri, dan BNNP merazia tiga kafe di kawasan Batulayar, Lombok Barat (Lobar), Sabtu malam (29/12).



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!