Kriminal
Share this on:

Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

  • Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang
  • Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

AMANKAN BB – Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti (kanan) didampingi Kasatreskrim AKP Ari Sulistyawan (putih) menunjukkan pedang yang digunakan pelaku pembacokan, kemarin. (sri putjiwati/radar kudus)

PATI - RO (17), pelaku pembacokan Ahmad Fatoni, siswa XII MA Miftahul Ulum Kayen dikenai dua pasal pidana. Selain harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, DPO Polres Pati ini, juga harus bertanggungjawab atas kasus pengeroyokan secara bersama-sama yang dilakukan dengan teman-temannya setahun silam.

Sebelumnya, Ahmad Fatoni, siswa kelas XII MA Miftahul Ulum Kayen harus menerima perawatan intensif di RSUD Kayen, kemudian dirujuk ke RSUD Soewondo. Dia mengalami luka di kepala dan tangan kiri akibat terkena benda tajam saat menghindari konvoi kelulusan sekolah Kamis (3/5) lalu.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati saat gelar kasus kemarin menyatakan, pelaku bukanlah pelajar. Motif pelaku ikut konvoi ini, hanya dimintai tolong menjaga temannya untuk ikut-ikutan konvoi supaya tak diganggu kelompok lain.

”Pelaku itu anak putus sekolah, sedianya lulus tahun ini,” ujarnya.

Dia menuturkan, sejauh ini tak ada dendam atau permasalahan dengan siswa dari sekolah lain. ”Mereka hanya gagah-gagahan konvoi untuk merayakan kelulusan. Saat berpapasan dengan siswa lain, dia (RO, Red) mengacungkan parang dan mengenai siswa lain hingga mengakibatkan luka,” jelasnya.

Penangkapan pelaku berawal dari keterangan kuat dari korban yang mengarah pada pelaku. Polisi sempat memburu pelaku karena berusaha kabur.

Hingga akhirnya diamankan di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, dalam perjalanan menuju ke Jakarta untuk bekerja. Pelaku juga sempat membuang senjata yang digunakan untuk membacok. Namun berhasil diamankan petugas sebagai barang bukti.

Uri menjelaskan, pelaku juga masuk dalam DPO selama setahun ini. Dia juga pernah melakukan pengeroyokan bersama teman-temannya satu tahun yang lalu. Untuk mempertanggungjaabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 351 tentang Penganiayaan. Polisi juga menjerat pelaku dengan Pasal 170.

”Pelaku dijerat dua kasus yang berbeda. Namun karena usianya masih 17 tahun atau statusnya masih anak-anak, kami mempedomani undang-undang peradilan anak,” imbuhnya. (put/lin/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Suap Gubernur Kepri Pakai Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

Suap Gubernur Kepri Pakai Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

Tim KPK berhasil mengungkap sandi transaksi dugaan suap yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.


Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Indonesia Bebaskan Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Siswa JIS

Pemerintah Indonesia mengabulkan pengampunan kepada, Neil Bantleman, guru asal Kanada terpidana pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Jakarta.


Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Pistol Glock 42 yang Tewaskan Korban Kerusuhan

Penyelidikan kasus penembakan saat kerusuhan 21-22 Mei makin terang. Polisi mengklaim telah mengetahui identitas pelaku.


Tak Ada UU Larang Polri dan Jaksa Ikut Seleksi KPK

Tak Ada UU Larang Polri dan Jaksa Ikut Seleksi KPK

Pansel capim KPK diminta kerja keras untuk melahirkan sosok pimpinan lembaga anti rasuah yang berkualitas.


IPW: Coret Petahana Komisioner KPK

IPW: Coret Petahana Komisioner KPK

Dua komisioner KPK saat ini diketahui ikut dalam proses seleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023.


LPSK Apresiasi Vonis MA Bebaskan Anak Korban Pemerkosaan

LPSK Apresiasi Vonis MA Bebaskan Anak Korban Pemerkosaan

Keputusan Mahkamah Agung (MA) membebaskan anak korban perkosaan dari tudingan melakukan menggugurkan anak (aborsi), diapresiasi LPSK.


Bapak-Anak Terduga Teroris di Magetan Ditangkap Densus 88

Bapak-Anak Terduga Teroris di Magetan Ditangkap Densus 88

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Magetan, Jawa Timur, Selasa (2/7) lalu.


Ike Edwin Lengkapi 10 Pati Polri yang Daftar Capim KPK

Ike Edwin Lengkapi 10 Pati Polri yang Daftar Capim KPK

Memang tidak ada larangan bagi anggota kepolisian untuk ikut melamar jadi pimpinan KPK.


CCTV Terbaru Bisa Rekam Pengemudi Pakai HP di Dalam Mobil

CCTV Terbaru Bisa Rekam Pengemudi Pakai HP di Dalam Mobil

Program tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai diperluas di Ibukota Jakarta, Senin (1/7).


Anak Terpapar Narkoba Tak Diproses Pidana, Lapor IPWL

Anak Terpapar Narkoba Tak Diproses Pidana, Lapor IPWL

Para orangtua jangan takut untuk melaporkan anak atau keluarga yang terpapar narkoba ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!