Kriminal
Share this on:

Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan

  • Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan
  • Indonesia Jadi Tujuan Penipuan Industri Hiburan

**SAN DIEGO ** - Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) menyebut Indonesia sebagai negara tujuan para pelaku penipuan di dunia hiburan AS. Pelaku mencatut, nama-nama besar di industri hiburan Hollywood lalu menghubungi para korban, yakni kalangan profesional AS, seperti penulis, pemeran pengganti, penata rias, dan lainnya, melalui sambungan telepon atau email untuk menawarkan proyek pekerjaan di Indonesia.

Namun, mereka harus mengeluarkan kocek terlebih dahulu sebagai uang muka dan biaya operasional dan dijanjikan akan dikembalikan setelah proyek selesai. Beberapa orang disebut, sudah menjadi korban penipuan dengan modus ini. Korban terbang ke Indonesia dan menghabiskan ribuan dolar AS untuk tiket pesawat, biaya transportasi, dan layanan lainnya. Namun, biaya yang mereka keluarkan menguap begitu saja.

"Harap diperhatikan, bahwa ini merupakan penipuan yang sedang berlangsung, dan orang-orang yang punya rencana bepergian ke Indonesia untuk mendapatkan kesempatan bekerja di industri hiburan harus lebih teliti dan berhati-hati," bunyi pernyataan FBI, dikutip dari The New York Times, Selasa (16/7) kemarin.

Kasus penipuan ini pertama kali diungkap The Hollywood Reporter pada tahun lalu. Laporan itu menyebut, pelaku sebagai 'Ratu Penipuan Hollywood'. Beberapa nama terkenal di industri hiburan yang namanya dicatut adalah Presiden Lucasfilm Kathleen Kennedy, produser Marvel, Victoria Alonso, mantan bos Sony Pictzures, Amy Pascal, pengusaha dan produser film, Wendi Deng Murdoch, dan sutradara Sarah Finn.

Asisten agen khusus FBI yang menangani kasus ini, Todd Hemmen meminta, kepada profesional di dunia hiburan berhati-hati jika mendapat tawaran pekerjaan di Indonesia. Menurutnya, sejauh ini, Indonesia merupakan satu-satunya tujuan para pelaku, namun tak dijelaskan alasannya. Biasanya, pelaku meminta uang muka terlebih dulu untuk mengatur segala keperluan.

"Para penipu itu tampak melakukan pekerjaan dengan sangat teliti, memeriksa latar belakang identitas fiktif mereka, mempelajari banyak hal tentang individu yang mereka catut, sampai soal pekerjaan yang dilakukan oleh para korban," kata Hemmen.

FBI tidak menyebut berapa banyak orang yang telah menjadi korban. Namun, perusahaan investigasi K2 yang juga mengikuti perkembangan kasus ini mengaku telah berbicara kepada sekitar 100 korban.

Beberapa di antara mereka mengalami kerugian setidaknya USD3.000 dolar, yang biasanya digunakan sebagai tiket pesawat dan biaya transportasi selama di Indonesia. Ada pula yang mengalami kerugian USD150.000 dolar, yakni mereka yang melakukan beberapa kali perjalanan ke Indonesia.

Namun jika dirata-rata, para korban kehilangan 15.000 hingga 20.000 dolar. (der/zul/afp/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa


Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri bakal bekerja ekstra memantau dan mengawasi pelaksanaan liga sepakbola Indonesia yang berlangsung tahun ini agar bersih dari match f


Indonesia Geram, Vanatu Libatkan Benny Wenda pada Forum PIF

Indonesia Geram, Vanatu Libatkan Benny Wenda pada Forum PIF

Vanuatu yang mengikutkan salah satu tokoh Papua Merdeka Benny Wenda sebagai peserta Forum Kepulauan Pasifik (PIF) di Tuvalu, 13-16 Agustus mendatang.


WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengimbau, seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Bandara Internasional Hong Kong agar tetap tenang.


Cina Tahan Tiga Pelaut Indonesia

Cina Tahan Tiga Pelaut Indonesia

Aparat penegak hukum Cina menahan 11 pelaut asal Indonesia, atas dugaan penyelundupan barang biasa.


Indonesia Darurat Siber

Indonesia Darurat Siber

Kebutuhan UU Keamanan dan Ketahanan Siber bagi Indonesia sangat dibutuhkan. Semua alat dan perangkat yang terhubung dengan internet, memiliki kelemahan dalam si


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.


Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Sedikitnya lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, dilaporkan hilang saat melaut di perairan dekat Pulau Diaoyutai, Taiwan.


Ingatkan Penipuan Agen Properti, Polda Metro Sediakan Hotline

Ingatkan Penipuan Agen Properti, Polda Metro Sediakan Hotline

Kejahatan yang dilakukan agen properti harus diwaspadai. Sebab, mereka bisa mengambil alih kepimilikan properti dengan modus meminjam sertifikat.


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!