Kriminal
Share this on:

Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

  • Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid
  • Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

SLAWI - Menjelang pemilu 2019, Polres Tegal menggelar Safari Subuh ke masjid-masjid untuk memastikan tidak ada kegiatan kampanye di tempat ibadah dan pelaksanaan pemilu 17 April nanti berlangsung damai.

Kasatbinmas Polres Tegal AKP Ahmad Mujahid mengatakan, sejak 17 hari menjelang pilpres dan pileg, pihaknya mengagendakan rutin‎ kegiatan rutin Safari Subuh ke masjid-masjid dengan menggandeng serta TNI.

Kegiatan itu untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat dan memastikan tidak adanya kegiatan politik di masjid yang bisa memecah belah masyarakat.

"Sejak memasuki tahapan kampanye terbuka, kami bersama TNI ingin memastikan bahwa masjid-masjid bebas dan bersih dari agenda politik. Kegiatan ini dilakukan Bhabinkamtibnas dan Babinsa,"‎ kata Mujahid.

Safari Subuh tersebut juga untuk menangkal jika ada isu-isu SARA dan hoax terkait pelaksanaan pilpres dan pileg 2019 yang bisa meresahkan ‎masyarakat. Sehingga pelaksanaan pilpres dan pileg di Kabupaten Tegal bisa berjalan aman dan lancar.

‎"Kami sekaligus memberikan pesan-pesan kamtibmas agar pelaksanaan pilpres dan pileg berjalan dengan damai," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Tegal juga memastikan kesiapan pengamanan pilpres dan pileg 2019 pada 17 April mendatang. Selain kekuatan personel yang dimiliki Polres, pengamanan juga melibatkan TNI, dan unsur dari pemerintah daerah. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kejagung Siapkan Tim Pengacara Negara untuk Upaya PK Karhutla

Kejagung Siapkan Tim Pengacara Negara untuk Upaya PK Karhutla

Penolakan Mahkamah Agung atas kasasi kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat tidur Jaksa Agung Muhammad Prasetyo tak nyenyak.


58 Permohonan Gugatan Caleg Kandas di MK

58 Permohonan Gugatan Caleg Kandas di MK

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) calon legislatif tak semuanya dilanjutkan Mahkamah Konstitusi (MK).


Pimpinan KPK Tidak Harus dari Institusi Tertentu

Pimpinan KPK Tidak Harus dari Institusi Tertentu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak ada ketentuan yang mengatur pimpinan KPK berasal dari unsur perwakilan institusi tertentu.


Pengungkapan Kasus Novel Makin Tidak Jelas

Pengungkapan Kasus Novel Makin Tidak Jelas

Pengungkapan Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan makin tak jelas.


Lalai Serahkan LHKPN Bisa Tak Dilantik sebagai Anggota Dewan

Lalai Serahkan LHKPN Bisa Tak Dilantik sebagai Anggota Dewan

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjadi syarat wajib bagi calon legislatif terpilih. Waktunya tak banyak.


Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Tersangka kasus hoaks, makar, dan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen tak akan memperoleh penangguhan penahanan.


Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Desrizal, salah seorang pengacara Tomy Winata, ditetapkan polisi sebagai tersangka Kasus pemukulan Hakim PN Jakarta Pusat.


Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 diingatkan agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan.


TGPF Kasus Novel Tak Ada Manfaatnya

TGPF Kasus Novel Tak Ada Manfaatnya

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dinilai tak ada manfaatnya.


Kejagung Siap Umumkan Tersangka Baru

Kejagung Siap Umumkan Tersangka Baru

Kejagung tak kunjung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pembelian lahan batubara di Sarolangun, Jambi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!