Kriminal
Share this on:

ISIS Ancam Ledakan Universitas Pattimura

  • ISIS Ancam Ledakan Universitas Pattimura
  • ISIS Ancam Ledakan Universitas Pattimura

JAKARTA - Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menebar teror di Universitas Pattimura, Kota Ambon, Maluku, Kamis (15/8). Ancaman teror tersebut berupa tulisan yang ditempel di dinding di ruang tunggu Fakultas Ekonomi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo tak menampik kabar ancaman teror yang diduga berasal dari ISIS tersebut. Namun, Dedi mengatakan pihaknya masih belum dapat menyampaikan keterangan secara detail. Sebab, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

"Iya, sampai saat ini masih didalami dulu mas," ucap Dedi singkat saat dihubungi Fajar Indonesia Network, Kamis (15/8).

Berdasarkan informasi, ancaman teror berupa tulisan yang tertempel di dinding salah satu gedung kampus Pattimura itu, berbunyi "KAMI ANGGOTA TERORIS MENGANCAM AKAN BOM UNIVERSITAS PATTIMURA DAN SEMUANYA, ISIS,".

Terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Kombes pol Muhamad Roem Ohoirat membenarkan adanya ancaman teror di kampus tersebut. Dia menyebut pihaknya kini tengah menyelidikinya. "Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa beberapa saksi," katanya.

Roem mengatakan, para saksi yang dimintai keterangan di antaranya petugas kebersihan, keamanan, dan salah satu dekan dari fakultas itu, serta juga mencari alat bukti lainnya. "Hingga kini masih terus diselidiki dan didalami penyidik dari Ditreskrimum Polda sedang menyelidiki," ujar Roem Ohoirat dikonfirmasi.

Roem mengimbau, kepada seluruh masyarakat sekitar agar tetap tenang dan tak terprovokasi dengan hal tersebut. Serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus itu.

"Masyarakat diminta tenang dan tidak terprovokasi karena sudah ditangani Polri. Sebelumnya pernah terjadi ancaman bom juga terhadap beberapa bank swasta di kota Ambon dan sudah tertangkap dimana motifnya adalah pemerasan," pungkasnya. (mhf/zul/gw/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Amunisi Kedaluwarsa Tak Perlu Disimpan

Amunisi Kedaluwarsa Tak Perlu Disimpan

Insiden ledakan gudang amunisi Markas Komando Brimob Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/9) pagi, menyebabkan 44 rumah warga di sekitar rusak.


Mantan Ketua BEM Uncen Tersangka Baru Kerusuhan Papua

Mantan Ketua BEM Uncen Tersangka Baru Kerusuhan Papua

Mantan Ketua BEM Universitas Cendrawasih (Uncen), Feri Kombo (FK) menjadi tersangka baru kasus kerusuhan Papua dan Papua Barat.


MNLF Menyerah, ISIS Lancarkan Teror

MNLF Menyerah, ISIS Lancarkan Teror

Kelompok ekstremis Islamic State alias (ISIS) menyatakan bertanggung jawab atas ledakan di sebuah pasar umum di Filipina Selatan yang melukai tujuh orang kemari


Berpotensi Ancam Kebebasan Pers, Pasal 281 RKUHP Tak Dicabut

Berpotensi Ancam Kebebasan Pers, Pasal 281 RKUHP Tak Dicabut

Pemerintah dan DPR akan mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) pada akhir September mendatang.


10 Pasal RUU KUHP Berpotensi Ancam Kebebasan Pers

10 Pasal RUU KUHP Berpotensi Ancam Kebebasan Pers

DPR RI berencana akan mengesahkan RUU KUHP pada 24 September mendatang. Salah satu alasannya, KUHP yang ada sekarang merupakan peninggalan Belanda.


Sejumlah Guru Besar Kompak Dukung KPK Tolak Capim Bermasalah

Sejumlah Guru Besar Kompak Dukung KPK Tolak Capim Bermasalah

Sejumlah Guru Besar Universitas di Indonesia menyuarakan dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Jokowi Ancam Copot Pejabat yang Gagal Atasi Kebakaran Hutan

Jokowi Ancam Copot Pejabat yang Gagal Atasi Kebakaran Hutan

Presiden Joko Widodo memberikan arahan tegas terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


WNI Pengikut ISIS Tewas di Kamp Pengungsi Suriah

WNI Pengikut ISIS Tewas di Kamp Pengungsi Suriah

Seorang perempuan petempur ISIS berkebangsaan Indonesia ditemukan tewas di dalam tenda kamp pengungsi Al-Hol, Suriah Barat Laut.,


Perempuan WNI Dihukum 15 Tahun Penjara di Irak

Perempuan WNI Dihukum 15 Tahun Penjara di Irak

Perempuan WNI dijatuhi hukuman 15 tahun oleh Mahkamah Agung Irak, karena bergabung ISIS.


Petugas KPPS Meninggal Tak ada yang Diracun

Petugas KPPS Meninggal Tak ada yang Diracun

Peneliti asal Universitas Gadjah Mada (UGM) memaparkan penyebab banyaknya petugas KPPS yang meninggal pada Pemilu 2019.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!