Kriminal
Share this on:

Jamu Pengantin Diduga Diracik dengan Insektisida

  • Jamu Pengantin Diduga Diracik dengan Insektisida
  • Jamu Pengantin Diduga Diracik dengan Insektisida

KOSONG – Pelaminan menjadi saksi sepinya acara perayaan pengantin di Desa Lau Kecamatan Dawe kabupaten Kudus. (radar kudus for radar tegal)

KUDUS - Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah kiranya yang dapat menggambar nasib Umi Saadah (19), warga Desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Berharap menambah stamina saat malam pertama, Umi ketiban apes.

Siapa sangka saat meracik jamu, Umi diduga salah memasukkan bubuk insektisida ke jamu racikannya. Jamu itu diminumnya dan bibinya, Manisih. Bibinya meninggal. Sedangkan, Umi masih dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

Berdasar informasi, awalnya Umi Saadah disarankan membeli jamu pengantin. Sesuai tradisi di keluarganya, pengantin disarankan meminum jamu untuk menjaga stamina. Dia dan keluarga membeli jamu berbentuk cair dan bubuk di Pasar Piji, Minggu lalu (1/4).

Usai membeli, jamu itu diletakkan di meja makan rumah Umi. Malamnya, Umi dan keluarga meracik jamu itu. Pertama Umi memasukkan jamu berbentuk cair ke gelas centel berukuran besar.

Menyusul berikutnya bubuk jamu lainnya. Terakhir Umi menambahkan bubuk yang diduga insektisida. Dia kira bubuk jamu.

Setelah itu, Umi mencicipi jamu itu. Hanya sedikit. Sebab Umi merasa aneh dan pahit. Tiba-tiba Manisih meraih gelas itu dan meminumnya. Manisih pingsan dan mengeluarkan busa. Sedangkan Umi muntah dan pusing. Keduanya lantas dilarikan ke RSUD dr Loekmono Hadi.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasatreskrim AKP Ongkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, telah melakukan olah tempat kejadian Perkara (TKP). Pihaknya tidak menemukan unsur kesengajaan.

”Ini murni kelalain korban dan keluarga,” ungkapnya.

Korban tak sengaja memasukkan bubuk yang diduga insektisida yang kebetulan tak jauh dari jamu pengantin. ”Mereka mungkin tidak membaca tulisan bungkus, tetapi langsung memasukkan bubuk (insektisida, Red) ke dalam gelas,” jelasnya.

Hingga saat ini pihaknya meminta keterangan korban Umi Saadah. Meski bisa menjawab pertanyaan, korban masih sulit berkomunikasi. Karenanya, pihaknya masih meminta saksi lain di TKP. ”Masih periksa saksi-saksi,” paparnya.

Sementara itu, pengantin yang nyaris tewas usai menenggak jamu pengantin hingga kemarin enggan ditemui. Meski sudah membaik, Umi Saadah masih diinjeksi. Selain itu, perempuan berusia 19 tahun ini masih intens diawasi dokter.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus melalui Humas Saiful Anas mengatakan, Umi tidak mengalami koma seperti Manisih. Namun, mengalami pusing yang mengganggu. Hal itu dibuktikan absennya saat pernikahan.

”Tidak ada pernikahan di RSUD. Namun, sempat dijenguk keluarga,” jelasnya.

H-1 sebelum menjadi pengantin, Umi sempat meminta agar pesta pernikahan mengenakan tiga gaun pengantin. Gaun itu rencananya dikenakan seharian. Karena tragedi jamu itu, semua dibatalkan. Bahkan pesta pernikahan ditiadakan.

”Adik saya sudah pesan tiga gaun pengantin. Setelah kejadian itu akhirnya rias dan baju pengantin dibatalkan,” ungkap Sumarni, kakak Umi. (mal/ris/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Begini Jika Kapolres Adu Kuat dengan Anggotanya

Begini Jika Kapolres Adu Kuat dengan Anggotanya

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menggelar kompetisi bertajuk Strong Man Kapolres Cup Tahun 2018, pada 29 April mendatang.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.


Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Diduga karena dibius dengan obat tidur oleh pelaku, truk milik Sudaryanto, 38, warga Magelang raib dibawa kabur, Selasa (9/4).


Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

Seorang penjual jamu ilegal di Kabupaten Tegal berhasil diringkus oleh petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang.


Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong

Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong

K (41), warga Petarukan, Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan aparat penegak hukum.


Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya

Sadis, Begal Remaja Ini Tak Segan-segan Lukai Korbannya

Polres Pekalongan menggelar gelar perkara kasus pencurian dengan kekerasan kemarin.


Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Panggung pernikahan masih tertata rapi di rumah Umi Saadah, 16, Desa Lau, Kecamatan Dawe. Beberapa meja dan kursi dibiarkan tergeletak Senin lalu (2/4).


Pria Tewas Overdosis di Diskotek

Pria Tewas Overdosis di Diskotek

Seorang pria berinisial S (47), warga H. Kelik RT 04/08, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tewas setelah diduga overdosis narkoba.


Diotopsi, Makam Bayi Malang Dibongkar

Diotopsi, Makam Bayi Malang Dibongkar

Identitas laki-laki yang diduga turut bertanggung jawab atas pembuangan bayi di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso terus dicari.


Edan, Mayat Bayi Dibuang di Tempat Sampah

Edan, Mayat Bayi Dibuang di Tempat Sampah

Warga Desa Kajen digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki kemarin siang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!