Kriminal
Share this on:

Jual Motor Kreditan, Warga Brebes Dibui

  • Jual Motor Kreditan, Warga Brebes Dibui
  • Jual Motor Kreditan, Warga Brebes Dibui

TEGAL - Nekad menjual motor kreditan, Amrun Khaerudin, warga Jalan Kompol B Suprapto No 11 RT 1 RW 18 Brebes, akhirnya harus mendekam di bui. Bahkan, pria berusia 33 tahun itu divonis oleh majelis hakim dengan putusan 10 bulan dan denda Rp5 juta.

Peristiwa ini sendiri bermula ketika Amrun Khaerudin sebagai pemohon kredit, dan mengambil motor jenis Honda CB 150 melalui PT FIF Group. Awalnya, dari bulan pertama hingga bulan ke tujuh, angsuran dibayar lancar. Hingga memasuki bulan ke delapan, Amrun tak memenuhi kewajibannya untuk bisa membayar angsuran.

Pihak PT FIF pun berusaha melakukan konfirmasi kepada kreditur. Namun, hingga 3 bulan berturut-turut, Amrun juga tidak memberikan kabar. Meski somasi sudah dilakukan oleh pemberi kredit. Hingga saat dilakukan penyelidikan, ternyata motor CB 150 CC sudah tak ditangan oleh Amrun.

Dan diketahui motor kredit itu malah sudah dijual dengan harga Rp5 juta. Padahal, harga motor CB 150 CC itu sendiri Rp20 juta. Tak pelak, pihak PT FIF pun langsung melaporkan konsumennya ke polisi.

''Pada saat kami melakukan penagihan, ternyata unit motor tersebut sudah tidak ada. Dan dari informasi yang kami dapat, motor malah sudah dijual,'' kata Wahyu, Karyawan FIF Group.

Karena perbuatan konsumenya sudah melakukan tindak kriminalitas, dan tidak ada itikad baik. Maka, pihaknya secara lembaga akhirnya melaporkan kejadianya ke polisi. Dan polisi langsung menahan Amrun yang sudah menjual motor kreditan.

Hingga akhirnya dia pun menjalani proses persidangan. Dalam persidangan, terdakwa Amrun juga oleh Jaksa dituntut 2 tahun penjara. Namun, majelis hakim dalam pertimbangannya memberikan putusan berbeda.

Sebab, dari hasil putusan majelis hakim yang diketuai oleh Tri Mulyanto SH, memberikan vonis hanya 10 bulan penjara. Namun terdakwa juga wajib membayar denda sebanyak Rp5 juta dengan subsider 2 bulan penjara.

''Menyatakan terdakwa Amrun Khaerudin telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana pemberi fidusia yang mengalihkan benda yang menjadi obyek jaminan fidusia yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penerima fidusia,'' tegas hakim.

Menjatuhkan pidana, tambah hakim, 10 bulan dan denda sebanyak Rp5 juta. Apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 2 bulan. (gus/adi/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Gudang Pabrik Kopi Ludes Terbakar
Gudang Pabrik Kopi Ludes Terbakar

Berita Sejenis

Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri

Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri

Diduga mengalami persoalan asmara, MR warga Dusun Sungai Lalau, Desa Nanga Kelapan, Kecamatan Ketungau Tengah gantung diri, pada Sabtu (12/1).


Diduga Frustasi Digugat Cerai, Suami Gantung Diri

Diduga Frustasi Digugat Cerai, Suami Gantung Diri

Warga Dusun Sungai Asam, Desa Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir dikejutkan dengan penemuan jazad Rino yang tergantung di dapur rumahnya, Selasa (8/1).


Diduga Sakit, Pedagang Susu Tewas di Lapaknya

Diduga Sakit, Pedagang Susu Tewas di Lapaknya

Seorang pedagang susu kambing, Sugiarto, 40, warga Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, ditemukan tewas di lapak dagangannya.


Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Diduga karena over dosis miras oplosan, seorang pemuda, DH (22), warga Desa Pasirkratonkramat Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan meninggal dunia.


Hiii... Dikira Ikan, Ternyata Kail Pemancing Nyangkut di Tubuh Mayat ABG

Hiii... Dikira Ikan, Ternyata Kail Pemancing Nyangkut di Tubuh Mayat ABG

Setelah penemuan mayat di Sungai Desa Penggarit Kecamatan Taman, warga Kabupaten Pemalang kembali digegerkan penemuan yang sama.


Hendak Macul, Warga Temukan Mayat Tersangkut di Pintu Air

Hendak Macul, Warga Temukan Mayat Tersangkut di Pintu Air

Warga Dusun Sikuwang Desa Kendalsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Rusdiyanto, ditemukan sudah tak bernyawa.


Mabuk, Pemuda Acung-acungkan Celurit ke Warga

Mabuk, Pemuda Acung-acungkan Celurit ke Warga

Imbauan agar tak merayakan malam tahun baru berlebihan ada benarnya. Jika kebablasan akan mengalami nasib seperti Wahyu Handoko (30).


Tukang Angon Bebek Tewas Seketika Tersambar Petir

Tukang Angon Bebek Tewas Seketika Tersambar Petir

Naas kembali menimpa warga Kota Santri. Kali ini dialami seorang warga Dukuh Kaibahan Desa Kiabahan Kecamaran Kesesi, Warsono (65).


Karyawan Salon Kecantikan Dirampok

Karyawan Salon Kecantikan Dirampok

Muhammad Khoirul Rizal, 21, warga Kauman Kecamatan Wiradesa nekad melakukan perampokan di sebuah salon kecantikan di Desa Delek Tukang, Wiradesa.


Warga Malaysia Tertangkap Selundupkan 2,8 Kg Sabu-sabu

Warga Malaysia Tertangkap Selundupkan 2,8 Kg Sabu-sabu

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur bersama pihak bea cukai Bandara Internasional Juanda berhasil membekuk kurir narkoba berkebangaan M



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!