Kriminal
Share this on:

Jual Pil Koplo, Seorang Nelayan Dibekuk

  • Jual Pil Koplo, Seorang Nelayan Dibekuk
  • Jual Pil Koplo, Seorang Nelayan Dibekuk

BARANG BUKTI - Penyidik menunjukan barang bukti 'pil koplo' milik pelaku. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Usai mengungkap kasus narkoba jenis sabu-sabu, Satuan Narkoba Polres Tegal Kota kembali mengamankan seorang nelayan, warga Desa Jatilawang Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Pemuda yang diketahui bernama Kharia atau AKT (23), dibekuk polisi lantaran mengedarkan ratusan 'pil koplo' atau obat yang masuk dalam daftar G.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly melalui Kasat Narkoba AKP Nasoir SH mengatakan, pelaku dibekuk pada pukul 00.30 WIB, malam kemarin di lapangan GOR Wisanggeni. ''Pelaku ditangkap saat bertransaksi dengan pembeli di lapangan GOR Wisanggeni. Yakni menjual obat obatan berbahaya jenis Tramadol dan Trihex,'' terangnya.

Nasoir juga menambahkan, barang bukti yang berhasil disita diantaranya 12 strip isi 120 butir obat tramadol HCL, 1 strip isi 10 butir obat trihexyphenidyl, dan uang hasil penjualan R110 ribu.

''Dalam keterangan kepada penyidik, pelaku membeli obat tersebut secara online melalui FB di akun seseorang di Jakarta, dan barang dikirim lewat paket. Harga beli 1 box isi 5 strip harganya Rp150 ribu. Kemudian, pelaku menjual 1 strip dengan harga Rp50 ribu,'' jelasnya.

Nelayan yang tidak memiliki keahlian atau kewenangan dalam menjual obat-obatan itu, mengaku berjualan karena saat ini sedang menganggur kapalnya tidak berangkat. Dan diakui, dia memperoleh keuntungan Rp100–300 ribu untuk dipergunakan membeli makan, jajan beli rokok.

''Atas perbuatannya itu, nelayan penjual obat daftar G itu kami jerat dengan Pasal 197 jo 196 UU RI no 36 th 2009 tentang kesehatan. Yakni dengan ancaman paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp1,5 miliar. (gus/ela)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mencurigakan, Perempuan Berseragam Polri Diamankan

Mencurigakan, Perempuan Berseragam Polri Diamankan

Anggota piket penjagaan Polda Kalbar mengamankan seorang wanita yang mencurigakan di depan pintu masuk Mapolda, Sabtu (7/7).


Tersinggung, Rekan Sendiri Dianiaya

Tersinggung, Rekan Sendiri Dianiaya

Lantaran tersinggung, seorang buruh harian lepas nekat menganiaya rekannya sendri hingga membuat korban mengalami luka.


Begal ABG Dibekuk Warga

Begal ABG Dibekuk Warga

Komplotan begal yang kerap beraksi di di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi dibekuk kepolisian setempat.


Polisi ‘Kantongi’ Penembak Ibu Hamil

Polisi ‘Kantongi’ Penembak Ibu Hamil

Polrestro Tangerang telah mendapatkan ciri-ciri pelaku curanmor sadis yang menembak mati seorang wanita hamil, Kota Tangerang, Rabu (4/7) malam.


Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Warga Jalan Durian RT 096 RW 036, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, dihebohkan dengan meninggalnya seorang perempuan.


Diduga Hina Nabi Muhammad, Maswan Dibekuk Polisi

Diduga Hina Nabi Muhammad, Maswan Dibekuk Polisi

Seorang pria bernama Maswan Kemit Jaya dibekuk warga dan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Ia diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.


Mayat Berlumpur Diduga Seorang Pria yang Gagal Mudik

Mayat Berlumpur Diduga Seorang Pria yang Gagal Mudik

Warga Jalan Iskandar Kelurahan MB Hilir Kecamatan MB Ketapang digegerkan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir Sungai.


Motor Mogok, Dua Jambret Dimassa Seorang Tewas

Motor Mogok, Dua Jambret Dimassa Seorang Tewas

Meski dalam kondisi babak belur dan mendekam di tahanan, namun Faizal (20) masih bernasib baik.


Maling TV di Kantor, Oknum PNS Diringkus

Maling TV di Kantor, Oknum PNS Diringkus

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Satuan Pamong Praja Provinsi Jambi diringkus.


Petani Ditemukan Tewas Membusuk di Sawah

Petani Ditemukan Tewas Membusuk di Sawah

Malang nasib seorang petani bernama Misran, berusia 70 tahun.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!