Kriminal
Share this on:

Jual Sepeda Motor Pakai Situs Online, Dibayar Uang Mainan

  • Jual Sepeda Motor Pakai Situs Online, Dibayar Uang Mainan
  • Jual Sepeda Motor Pakai Situs Online, Dibayar Uang Mainan

DENPASAR - Peredaran uang palsu (upal) rupanya masih marah terjadi. Kali ini, seorang lelaki, Muhammad Rohim, 30, diciduk oleh aparat Polrest Denpasar pada Rabu (24/1) sekitar pukul 13.15 di kamar Nomor 19 Hotel Sekarwangi Jalan Tegal Dukuh VIII Denpasar Barat. Saat itu, dia tengah bersama istri sirinya. Kedatangan pengedar upal ini ke Bali terpantau sejak pertengahan Januari lalu.

"Memang sengaja datang ke Bali untuk melakukan aksinya. Dan transaksinya dipilihnya malam hari. Uang palsu itu dari rekannya Nanang di Banyuwangi. Jadi uang asli Rp 10 juta ditukar menjadi uang palsu senilai Rp 20,6 juta," terang Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo kemarin sore (25/1).

Kasus tersebut berawal dari niat korban Husein menjual motornya melalui aplikasi OLX. Yang kemudian mempertemukan tersangka dan korban pada Senin (15/1) sekitar pukul 19.00 di Jalan Kusuma Bangsa VI / 2 Denpasar Barat.

Saat itu antara tersangka dan korban melakukan transaksi jual beli sepeda motor Yamaha Vixion merah DK 8301 CX yang disepakati harga Rp 14 juta. Namun transaksi baru dilakukan menjelang tengah malam. Uang palsu ini sudah beredar di Bali.

"Korban jual kendaraannya Yamaha Vixion seharga Rp 14 juta dibayar Rp 13,3 juta dengan uang palsu tersebut malam-malam. Setelah BPKB dan semuanya diserahkan kepada tersangka tersangka langsung kabur," jelasnya.

Lantaran bahagia sepeda motornya laku, korban saat itu tidak menyangka jika setumpuk uang yang diterimanya kurang jumlahnya. Dan lebih parah lagi palsu. Korban baru menyadari setelah sampai di tempat tinggalnya dan menghitung uang tersebut.

Sebanyak 166 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribuan mirip uang keluaran baru diterimanya. "Uang ini tidak ada benang pengamannya, dicetak menggunakan kertas HVS. Dibuatnya di Banyuwangi," imbuhnya.

Lebih parah lagi pada uang palsu tersebut jelas tertera tulisan "suvenir" di sisi satunya. Sisi lainnya bertuliskan "uang mainan" Beberapa lembar sobek dan tercetak dan terpotong tidak sempurna. Namun karena lihainya pelaku menata rapi tumpukan uang tersebut, sehingga membuat korbannnya terkecoh.

Esok harinya usai transaksi korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Denpasar. Kemudian pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa tersangka sempat melintas di Jalan Gunung Andakasa Denpasar Barat. Kemudian setelah ditindaklanjuti tersangka diamankan di kamar nomor 19 Hotel Sekarwangi Jalan Tegal Dukuh VIII Denpasar Barat saat tengah bersama istri sirinya.

"Tersangka mengakui melakukan penipuan membeli sepeda motor tersebut dengan pembayaran memakai uang palsu. Bahkan sepeda motor tersebut sudah berpindah tangan kepada orang lain," jelasnya.

Uang hasil penjualan sepeda motor tersebut sebanyak Rp 8 juta dipakai untuk membayar utang dan foya-foya. Sementara sisanya sekitar Rp 4 juta masih dikantongi tersangka.

Saat dilakukan penangkapan ditemukan uang palsu dari tangan pelaku pecahan Rp 100 ribu sebanyak 66 lembar. Sementara dari pihak korban sebanyak 133 lembar. Selain itu uang asli sebanyak Rp 4 juta yang merupakan uang hasil penjualan motor korban.

"Kami masih tindaklanjuti kasus ini. Kami lakukan cek labfor dan berkoordinasi dengan pihak bank. Tersangka sendiri kami kenakan Pasal 378 KUHP untuk penipuannya. Dan UU Upal Pasal 244 subsider 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara," terangnya. (afi/aim/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Cabuli Penumpangnya, Sopir Taksi Online Ditembak

Cabuli Penumpangnya, Sopir Taksi Online Ditembak

Angrizal Noviandi alias Rizal (30), terpaksa ditembak polisi. Pasalnya, dia berusaha kabur saat dilakukan pengembangan penyidikan.


Empat Bulan Kredit, Motor Dibawa Kabur Janda Muda

Empat Bulan Kredit, Motor Dibawa Kabur Janda Muda

Baru empat bulan dibeli dengan cara kredit, motor milik Ansori dibawa kabur oleh seorang perempuan.


Keluar Salon, Motor Berubah Jadi Helm

Keluar Salon, Motor Berubah Jadi Helm

Ires Sandia (28), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Gedongair, Tanjungkarang Barat, kaget saat keluar dari salon.


Jual Sabu Dibungkus Permen

Jual Sabu Dibungkus Permen

Seribu cara dilakukan para sindikat narkoba dalam mengedarkan sabu-sabu.


Keroyok Korbannya sampai Kritis, 7 Anggota Geng Motor Ditahan

Keroyok Korbannya sampai Kritis, 7 Anggota Geng Motor Ditahan

Setelah 24 jam melakukan penyelidikan, akhirnya Polres Metro Bekasi Kota menetapkan tersangka pengeroyokan terhadap Muhamad Jafar Sofya Ali asal Kota Bekasi.


Sakit Hati, Teman Dihabisi Pakai Pisau Pinjaman

Sakit Hati, Teman Dihabisi Pakai Pisau Pinjaman

Rasa sakit hati menjadi alasan Rian Saputra (22) menghabisi Erik Handoko, Minggu (28/1).


Jual Ribuan Pil Koplo, Rumah Nenek 63 Tahun Digerebek

Jual Ribuan Pil Koplo, Rumah Nenek 63 Tahun Digerebek

Aparat Satresnarkoba Polresta Banjarmasin menggerebek rumah penjual obat jenis daftar G, Rabu (24/1) siang sekira pukul 12.10 Wita.


Penggorok Sopir Taksi Online ternyata Dua Siswa SMK

Penggorok Sopir Taksi Online ternyata Dua Siswa SMK

Dua pelaku pembunuhan sopir taksi online yang ditemukan tewas, diketahui masih tercatat sebagai siswa di salah satu SMK Negeri di Semarang.


Sopir Grab Diduga Dibantai Dua Orang

Sopir Grab Diduga Dibantai Dua Orang

Pelaku pembunuhan terhadap driver taksi online Grab Car, Deny Setiawan, warga Semarang Timur, diduga berjumlah dua orang.


Jual Sabu Rp2 Juta Per Paket, Kurir Sabu Diringkus

Jual Sabu Rp2 Juta Per Paket, Kurir Sabu Diringkus

Tamat sudah sepak terjang Cecep Saefudin (35), warga Jalan Rawa Bebek Kelurahan Pulo Gebang RT 8 RW 1 Kecamatan Cakung, Jakarta Timur ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!